wisata kuliner makassar

24 Jam Kulineran di Makassar (II)

24 Jam Kulineran di Makassar (II)
Vote Us

Kalian sudah membaca pedoman wisata kuliner Makassar selama 24 jam di tautan ini? Kita lanjutkan ya wisata kuliner Makassar kita.

wisata kuliner makassar

Pisang Epe

 

Menanti Sunset Bersama Pisang Epe.

Apa yang harus kamu lakukan di sore hari jika sedang berada di Makassar? Jawabannya adalah menikmati matahari terbenam di kawasan Anjungan Losari. Banyak yang bilang, sunset Losari adalah salah satu sunset terindah yang ada di Indonesia. Sembari menikmati senja yang indah, jangan lupa untuk menyantap salah satu jagoan wisata kuliner Makassar yaitu Pisang Epe’.

Pisang Epe’ ini merupakan salah satu warisan resep tradisonal asli dari Makasar. Sesuai namanya, bahan utama dari Pisang Epe’ ini adalah buah pisang yang dibakar dan dijepit. Bahan pisang dipilih dari pisang gepok yang setengah tua dan dibakar setengah matang. Setelah cukup lembek, pisang lalu dijepit dengan alat khusus yang terbuat dari kayu. Setelah itu, proses pembakaran diulang dengan menggunakan bara apa agar pisangnya lebih empuk dan renyah.

Bagaimana menghabiskan senja di Pantai Losari? Ada di sini koq

Pisang yang telah dibakar matang kemudian disajikan di atas piring lalu disiram dengan lelehan gula arena tau gula merah. Lelehan gula merah ini adalah rasa orisinal Pisang Epe’, namun kini tersedia beberapa pilihan rasa antara lain; rasa keju, durian dan cokelat. Untuk rasa cokelat, maka pisang diberi siraman susu cokelat, begitu pun untuk rasa keju, pisang diberi taburan parutan keju dan rasa durian, dimana pisang disiram vla durian sebagai kuahnya.

Menikmati matahari terbenam dengan sepiring pisang epe’ sambil dibuai angin pantai adalah pengalaman yang menyenangkan. Tidak percaya? Ayo coba saja!

 

wisata kuliner makassar

Sea food khas Makassar

 

Makan Malam dengan Sea Food.

Sebagai kota yang berada di pesisir pantai, olahan hasil laut jadi salah satu jagoan wisata kuliner Makassar. Ada banyak pilihan sea food di kota ini, mulai dari warung sederhana pinggiran jalan sampai warung dengan bangunan permanen.

Jenis olahan laut yang paling mudah ditemui adalah ikan, cumi dan kepiting. Olahannyapun tidak terlalu rumit, hanya dibakar atau digoreng biasa dengan bumbu yang sederhana. Karena bahan dasar yang memang masih alami dan belum tercemar maka kuliner sea food a la Makassar memang tidak terlalu perlu menggunakan aneka bumbu. Memberi banyak bumbu tambahan justru akan membuat rasa asli ikannya jadi tesamarkan. Jadi jangan heran kalau sebagian besar olahan sea food di kota ini tidak menggunakan banyak bumbu. Plain saja, tapi justru rasa ikannya yang jadi kekuatan utama.

Beberapa warung makan olahan laut yang terkenal adalah Warung Paotere yang sudah buka cabang di beberapa tempat serta Warung Lae-Lae di Jl. Datu Museng dekat pantai Losari.

 

wisata kuliner makassar

Songkolo bagadang

 

Menutup Malam dengan Songkolo Atau Mie Kering.

Apakah wisata kuliner Makassar kita sudah selesai? Jangan khawatir! Ada Songkolo Bagadang yang bisa kamu santap. Songkolo Bagadang adalah makanan khas Bugis – Makassar yang terbuat dari beras ketan (hitam atau putih) yang disajikan bersama serutan kepala, ikan teri dan telur itik asin. Biasanya disajikan saat tengah malam sehingga disebut Songkolo Bagadang, dari kata ‘Begadang’.Seporsi songkolo biasanya dibungkus dengan menggunakan daun pisang yang diikat dengan gelang karet.

Jika ingin mencicipi Songkolo Bagadang, datanglah ke Warung Alhamdulillah di JL. Antang Raya Pannara, No.19, Makassar, arah timur kota Makassar. Tak susah menemukan warung yang terletak di belakang masjid ini karena sangat ramai di malam hari. Selain di Warung Alhamdulillah, penjual Songkolo Bagadang juga bisa kamu temukan di Jl. Pongtiku, Jl. Landak, Jl. AP Pettarani dan sejumlah tempat lain di Makassar. Harga satu porsi Songkolo Bagadang ini biasanya berkisar Rp. 8.000, –

Atau mau pilihan makanan berat lainnya? Kamu bisa bertandang ke beberapa warung mie kering yang biasanya buka sampai dini hari. Ada Mie Titi, ada Mie Awa, ada Mie Anto. Banyak pilihan dan cabangnya. Tinggal pilih yang mana yang terdekat atau yang mana yang sesuai dengan seleramu.

Dahulu, mie kering khas orang Tionghoa Makassar itu memang kebanyakan buka di malam hari. Mereka biasanya baru beroperasi selepas Maghrib sampai dini hari. Namun sejak kira-kira 10 tahun lalu perlahan-lahan mereka sudah mulai beroperasi di siang hari sampai dini hari. Bisalah jadi pilihan makanan berat di tengah malam.

Nah, itu dia saran dari saya kalau kalian mau menghabiskan waktu 24 jam di kota Makassar dengan beragam kulinernya yang khas dan bercita rasa unik itu. Dari pagi sampai pagi lagi, kita bisa menikmatinya dengan dua resiko: kekenyangan dan mungkin kolesterol tinggi, hahaha.

 

Temukan berbagai penawaran wisata menarik di sini Booking tiket online, Bikin tiket passport online, dan Beragam paket wisata

Tapi sekali-kali menyerah pada godaan lemak dan kolesterol tak mengapa kan? Toh nanti bisa dibakar lagi dengan olahraga. Sayang kalau sudah di Makassar tapi tidak sempat menikmati kulinernya. Bukan begitu?

(Visited 1,576 times, 1 visits today)


About

anbhar.net | AngingMammiri.Org | AC Milan | PSM | Sobatpadi | Suka Dunia Militer & Penerbangan | Berenang & Snorkeling | Ngemil | Jalan2 | | AB+


'24 Jam Kulineran di Makassar (II)' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool