Hindari 5 Titik Macet Ini Saat Ada Demo Di Makassar

Vote Us

Kota Makassar kini sudah menjadi salah satu kota pilihan destinasi terfavorit di Indonesia, maka tidak ada salahnya jika kamu menjatuhkan pilihan liburanmu disini. Kota yang dikenal akan Pantai Losari-nya yang begitu indah memiliki daya tarik tersendiri bagi para traveler. Dan seperti pada kota besar lainnya, Kota Makassar kini sudah menjadi kota metropolitan yang cukup padat. Tak ayal, jika kamu bepergian mengelilingi Kota Makassar maka akan menemui beberapa titik macet di Makassar.Pantai Losari selalu memberi kehangatan. Baca kisahnya di sini

Titik macet di Makassar normalnya terjadi karena arus lalu lintas yang begitu padat, tapi dalam beberapa waktu ada kalanya macetnya akan mengular begitu panjang hingga tidak bisa bergerak lagi. Nah dalam kejadian ini biasanya diakibatkan karena adanya demonstrasi di jalan yang menutup sebagian atau seluruh akses jalan. Nah dari pada terjebak, ada baiknya kamu harus waspada jika melewati jalan berikut dan mencari jalur alternatif lainnya.

1. Jalan Sultan Alauddin

titik macet di Makassar

Suasana Jalan Sultan Alauddin di Pagi Hari

Jalan yang merupakan penghubung antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa terbilang cukup padat dilalui oleh kendaraan mulai dari pagi hingga malam sehingga hampir tiap waktu jalanan ini selalu terkena macet. Berbicara soal kemacetan di Jalan Sulan Alauddin, di jalan ini terdapat dua kampus ternama serta merupakan kawasan perdagangan yang tak ayal kemacetan pun sudah menjadi hal normal bagi pengemudi dan masyarakat sekitar. Jalan ini memang terkenal sebagai salah satu titik macet di Makassar.

Tapi lain ceritanya jika jalanan ini dijadikan panggung aksi demo oleh mahasiswa. Alih-alih kemacetan teratasi, malah jalanan seperti buntu atau tidak bisa bergerak. Nah untuk kamu yang ke Makassar dan tidak mau terjebak kemacetan panjang di sini, kamu bisa mengambil jalur alternatif melewati Jalan Malengkeri terus hingga mendapati Jalan Kumala yang akan mengantarmu menuju ke Jalan Veteran Selatan.

2. Jalan A.P. Pettarani

Mungkin Kelihatannya Renggang Tapi Lihat di Ujung Jalannya

Jalan A.P. Pettarani yang merupakan salah satu ruas jalan poros dan protokol Kota Makassar juga terkenal sangat padat, bahkan termasuk salah satu titik macet di Makassar. Walaupun termasuk jalan protokol, jalan ini tak jarang juga dijadikan panggung aksi demonstrasi bagi mahasiswa. Biasanya titik kemacetan akan dimulai dari pertigaan Jalan A.P. Pettarani bagian selatan (Dekat Sekolah MAN 2 Model) hingga ke kantor DPRD Kota Makassar.

Nah untuk jalur alternatif sendiri ada banyak, tapi yang umum dilalui oleh pengendara beroda empat adalah Jalan Landak Baru, Jalan Sungai Saddang Baru, Jalan Hertasning Raya, Jalan Pengayoman, Jalan Boulevard dan Jalan Abd Daeng Sirua.

3. Jalan Rappocini Raya

Jalan Rappocini sebenarnya adalah jalanan yang menghubungkan antara Jalan Veteran Selatan dan Jalan A.P. Pettarani. Jalan ini sebenarnya bisa dijadikan jalur alternatif jika terjadi kemacetan di Jalan A.P. Pettarani, tapi sayangnya justru jalan ini tingkat kemacetannya lebih parah. Lebar jalan yang hanya 6 meter dan dikelilingi oleh ruko-ruko di pinggir jalan menjadikan jalan ini sebagai titik macet di Makassar urutan kedua setelah Jalan Sultan Alauddin.

Hal diatas masih tergolong normal kok, tapi jika sudah terjadi aksi demonstrasi oleh mahasiswa maka sebaiknya kamu harus berubah haluan mencari jalan lain. Sebagai jalur alternatif, kamu bisa melalui jalan Landak Baru ataupun Jalan Sungai Saddang Baru.

4. Jalan Urip Sumohardjo

Padatnya Jalan Urip Sumohardjo Dilihat Dari Jalan Flyover

Selain jalan A.P. Pettarani yang merupakan jalan protokol di Kota Makassar, Jalan Urip Sumohardjo juga merupakan jalan besar atau jalan poros di Sulawesi Selatan. Jalan ini cukup dikenal oleh warga Makassar karena hanya dijalan ini terdapat sebuah jalan layang yang melintasi antara Jalan A.P. Pettarani dengan Jalan Tol Reformasi. Selain itu, jalan ini terkenal sebagai panggung utama ketika aksi turun jalan mahasiswa berlangsung.

Titik kemacetannya adalah dibawah jalan layang hingga depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Kalau sudah terjebak disini maka jalur alternatif yang tersedia hanya adalah melalui Jalan Racing Centre dan Jalan Taman Makam Pahlawan yang tembus ke Jalan Abd. Daeng Sirua.

5. Jalan Perintis Kemerdekaan

Kemacten Di Jalan Perintis Kemerdekaan Setelah Dari Jembatan Tello

Dari keempat jalan yang disebutkan di atas, mungkin inilah satu-satunya jalan yang jika macet akibat aksi damai mahasiswa akan sulit mencari jalur alternatif. Soalnya Jalan Perintis Kemerdekaan ini merupakan urat nadi yang menghubungkan Kota Makassar bagian timur dengan bagian barat dan selatan yang dipisahkan oleh sungai Tallo.

Sebenarnya ada satu jalur alternatif yang bisa dilalui tapi jarak yang ditempuh cukup jauh karena harus melewati Perumahan BTP menembus Jalan Poros Daya hingga masuk ke Perumnas Antang di bagian belakang. Jika dihitung kurang lebih 12 Km perjalanan atau dengan estimasi waktu 40 menit. Jalan yang dilalui tergolong kecil dan sunyi utamanya jika masuk di jalan Poros Daya.

Temukan berbagai penawaran wisata menarik di sini Tiket murah dari Jakarta ke Makassar , Hotel murah di Makassar, dan Beragam paket wisata

Itulah deretan 5 titik macet di Kota Makassar jika terjadi demonstrasi. Perlu dingat bahwa beberapa jalur alternatif mungkin terjadi kemacetan juga karena arus perpindahan kendaraan, tapi setidaknya dapat membantu waktu kamu menempuh perjalanan daripada harus terjebak macet di jalan yang disebutkan diatas. Semoga perjalananmu di Makassar menyenangkan dan selamat sampai tujuan.

(Visited 126 times, 1 visits today)


About

Reinventing Teamwork


'Hindari 5 Titik Macet Ini Saat Ada Demo Di Makassar' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool