Tempat Wisata di Bone

Tanjung Palette, Tempat Pembuangan Nan Indah

Vote Us

Pulau Sulawesi, utamanya Sulawesi Selatan, memiliki wilayah pesisir pantai yang panjang. Anugerah alam itu menjadikan provinsi ini memiliki banyak potensi wisata. Salah satunya adalah di Kabupaten Bone yang berjarak sekira 174 km arah timur Makassar.

Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah yang berada di pesisir timur Sulawesi Selatan memiliki panjang pantai 130,45 km yang berbatasan langsung dengan Teluk Bone. Salah satu potensi wisata yang berada di pesisir pantai Bone adalah kawasan wisata Tanjung Palette.

Pada akhir bulan Juli lalu, saya berkesempatan mengunjungi salah satu objek wisata di kabupaten terluas di Sulawesi Selatan ini. Berbeda dengan wilayah pantai yang berada di bagian selatan pulau Sulawesi yang menawarkan keindahan pantai pasir putih, kawasan wisata Tanjung Palette ini menyajikan keindahan pemandangan bukit karang, deburan ombak  serta hembusan angin pantai.

Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati aktivitas nelayan, petani rumput laut bahkan dari tempat ini bisa melihat dari jauh pelabuhan Bajoe yang panjangnya 3 (tiga) km menjorok ke laut. Kawasan wisata ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, antara lain dermaga, kolam renang, penginapan, lapangan tenis, area memancing dan rumah makan.

tempat wisata di bone

Kolam Renang Tanjung Palette yang menghadap langsung pada laut Teluk Bone

Kolam renang yang berukuran cukup luas terletak atas bukit dengan pemandangan langsung mengarah ke laut. Pengunjung bisa berenang atau bermain air sepuasnya sambil menikmati pemandangan laut yang ada di depan. Sayang, kami tak membawa pakaian ganti saat berkunjung sehingga tidak bisa menikmati kolam renang ini.

Ada pula dermaga dan gazebo yang memungkinkan pengunjung untuk sekadar duduk menikmati pemandangan bukit karang dan hembusan angin laut. Untuk menuju dermaga hanya perlu menuruni tangga batu setinggi kira-kira lima meter. Sementara gazebo terletak di atas bukit. Sangat cocok bagi pecinta laut biru yang suka mengenang masa lalunya, uppss..

Bagi yang ingin menginap, kawasan wisata Tanjung Palette dilengkapi dengan penginapan sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan alam sekitar seharian penuh, sejak matahari terbit hingga terbenam. Ada tiga tipe jenis penginapan dengan harga berbeda yang ditawarkan di Tanjung Palette yaitu tipe eksekutif dengan tarif Rp 400 ribu (4 kamar), tipe deluxe dengan tarif Rp 375 ribu (4 kamar) dan tipe standar, perkamarnya hanya disewakan Rp 200 ribu.

Sebaiknya, jika ingin menginap, pilihlah salah satu vila. Posisi vila-vila ini berada sekitar 20 meter di atas permukaan air laut dan menghadap langsung ke arah Laut Teluk Bone. Meski tarifnya lebih mahal dibanding tipe lain, namun yang didapatkan juga lebih dari tipe lain. Bayangkan bangun pagi di sebuah vila seluas enam kali enam dan mata langsung disuguhi pemandangan laut biru.

Tanjung Pallete Bone

Sebuah patung yang menyambut pengunjung Tanjung Palette

Objek wisata Tanjung Pallette ini terletak di Kelurahan Pallette, 12 km dari kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan Indonesia. Perjalanan ke tempat wisata di Bone ini sekitar 30 menit jam dari kota Watampone. Sepanjang jalan kita bisa menikmati aktifitas masyarakat dan juga hamparan sawah para penduduk. Dari Makassar, Tanjung Palette dapat ditempuh sekitar 5 – 6 jam dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Saat kami berkunjung, biaya masuk ke Tanjung Palette sebesar Rp. 5.000,- per orang. Karena kami berlima, jumlah yang kami bayarkan sebesar Rp. 25.000,- Hitungannya benar, kan? Biaya itu sudah termasuk biaya parkir mobil kami loh. Harga yang murah untuk sebuah kawasan wisata dengan berbagai fasilitas yang ada di dalamnya.

Oh iya, dibalik keindahan pemandangan yang dimilikinya, menurut cerita rakyat yang turun temurun, Tanjung Palette Bone sejatinya adalah tempat mallabu tau, yang dalam bahasa Bugis berarti tempat menenggelamkan orang. Pada masa kerajaan Bone, Tanjung Palette ini menjadi lokasi untuk menenggelamkan orang-orang yang melakukan pelanggaran yang berat yaitu melakukan perselingkuhan. Mereka yang telah berkeluarga namun berselingkuh akan diikat bersama lalu dibuang di sana. Cerita itu saya dapatkan dari seorang teman setelah kami berkunjung.

Cerita ini tentu menambah daya pikat tempat wisata Tanjung Palette, selain sajian keindahan panorama bukit karang nan terjal, Tanjung Palette juga menyimpan cerita masa lalu. Tak ada salahnya memasukkan tempat wisata di Bone ini sebagai salah satu destinasi jika sedang berkunjung ke negeri Arung Palakka ini. Oh iya, jangan lupa tanyakan kebenaran cerita itu yah jika sedang mengunjungi Tanjung Palette.

Mau liburan ke Makassar dan sekitarnya? Cari di sini: tiket pesawat dan hotel
(Visited 919 times, 1 visits today)


About

sharing is caring | bebas merdeka 100% | writer and traveller wannabe | peneliti paruh waktu | social media enthusiast |


'Tanjung Palette, Tempat Pembuangan Nan Indah' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool