Karts Rammang-Rammang

Surga Batu Karts Rammang-Rammang

Surga Batu Karts Rammang-Rammang
5 (100%) 1 vote

Obyek wisata Rammang-Rammang berada di Gugusan Pegunungan Kapur (Karts) Maros-Pangkep, tepatnya berada di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kabupaten yang juga sering dikenal dengan istilah Butta Salewangang ini berjarak 40 km arah utara kota Makassar, dan dapat ditempuh melalui jalur darat dengan menggunakan kendaraan bermotor dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam perjalanan dari kota Makassar. Objek wisata ini berupa objek wisata alam dan sangat mudah dijangkau karena hanya beberapa meter dari jalan raya lintas provinsi.

Arti kata Rammang-Rammang sendiri berasal dari bahasa daerah setempat yaitu Bahasa Makassar, dimana kata rammang yang bisa diartikan sebagai awan atau kabut sehingga dapat disimpulkan bahwa arti kata Rammang-Rammang adalah sekumpulan awan atau kabut.

Menurut cerita penduduk setempat, tempat ini diberi nama Rammang-Rammang dikarenakan awan atau kabut yang selalu turun terutama di pagi hari atau ketika hujan.

Ada beberapa objek wisata alam yang bisa ditemukan di tempat ini. Yaitu Taman Hutan Batu Kapur, Telaga Bidadari, Gua Bulu’ Barakka’, Gua Telapak Tangan, Gua Pasaung, dan wisata Sungai Pute beserta Kampung Berua.

Gugusan karst atau batuan kapur kawasan Rammang-rammang menjulang tinggi di antara aliran sungai yang mengelilinginya. Bentuknya unik, bak pahatan alam di atas sungai dan memberi pemandangan yang sangat eksotis. Indahnya panorama pebukitan karst dengan warna batuan dominan hitam dikelilingi sungai dapat dinikmati bila melalui jalur sungai menuju objek wisata Rammang-rammang.

Dermaga Rammang-Rammang

Dermaga Rammang-Rammang

Pohon bakau dan Nipa tumbuh di sisi kiri dan kanan sungai daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Singkapan batu kapur tersebar di sepanjang alur sungai dan menyembul dari dasar sungai. Bila mengunjungi kawasan karst Rammang-rammang melalui jalur darat, gugusan batu terlihat menyerupai menara dan biasa disebut hutan batu. Sekelilingnya bukan lagi alur sungai, melainkan areal persawahan tadah hujan dengan banyak pematang sawah.

Panorama alam saat melewati jalan ini tak kalah menariknya. Di sepanjang jalur menuju jembatan ditemui hamparan sawah dengan gugusan batu-batu hitam dibelakangnya. Gugusan batu-batu hitam ini dinamakan Taman Batu. Berada di kawasan ini seakan berada di Halong Bay Vietnam. Hamparan batu karts berwarna hitam dengan tinggi yang bervariasi menjadi pemandangan yang luar biasa.

Taman Batu Rammang-Rammang

Taman Batu Rammang-Rammang

Taman Batu Rammang-Rammang

Taman Batu Rammang-Rammang

Memang, kawasan ini merupakan miniature dari kawasan karts yang berada di Cina Selatan dan Vietnam dan hanya ada 3 tempat di dunia yang menawarkan panorama seperti ini, salah satunya di Hutan Batu ini. Jalur darat ini hanya ditumpuh hingga kawasan Taman Batu, sebab setelahnya perjalanan menggunakan perahu.

Sungai Pute

Perahu yang dipakai menyusuri Sungai Pute

Kebanyakan wisatawan memilih menyusuri sungai pute, jalur sungai ini dapat ditempuh dari dermaga kecil di bawah jembatan arah Semen Bosowa. Tempat ini menjadi patokan karena para warga Salenrang memarkir perahu di sini jika hendak ke luar kampung. Jalur sungai ditempuh dengan menggunakan perahu motor jenis jolloro’ untuk menyusuri sungai Pute. Tarif perahu sampan bermesin ini pun tak mahal, berkisar Rp. 200.000 – Rp. 300.000.

Sungai Pute

Perjalanan menyusuri Sungai Pute

Sungai Pute

Pemandangan saat melintasi Sungai Pute

Deretan gunung karst menjulang tinggi yang mengitari sungai Pute menjadikan sungai Pute indah dipandang. Hutan pohon nipa yang berada di sisi kiri dan kanan sungai menjadi daya tarik tersendiri. Rumah-rumah warga di tepi sungai juga menjadi pemandangan yang tak kalah menariknya, diiringi suara burung dan bebek hutan yang kadang bersautan di balik hutan nipa menambah seru perjalanan.

Selain gugusan batu kapur, Rammang-rammang memang menyimpan banyak gua yang terbentuk dari gugusan pegunungan gamping dengan ketinggian antara 10-300 meter di atas permukaan laut. Bentang alamnya bervariasi dari kawasan landai hingga terjal. Vegetasi yang hidup di kawasan ini mulai dari tumbuhan khas pegunungan gamping, rawa-rawa, dan beberapa jenis tanaman yang tumbuh pada dataran alluvial yang sekarang menjadi lahan pertanian masyarakat setempat.

Di sekitar kawasan ini juga terdapat telaga biru yang merupakan sebuah telaga diantara celah-celah karst dengan air yang berwarna biru jernih yang disebut taman bidadari. Rammang-rammang sudah mulai dikenal sejak lima tahun terakhir. Pengunjungnya didominasi turis asing atau wisatawan mancanegara.

Telaga Bidadari

Telaga Bidadari

(Visited 1,096 times, 1 visits today)


About

Penikmat Hutan, Gunung & Lautan | Penyuka Ketenangan | Pencinta warna Orange | Suami dari perempuan berdarah Bugis | Senang menulis, lagi belajar pegang kamera, suka jalan-jalan dan olahraga menantang adrenalin


'Surga Batu Karts Rammang-Rammang' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool