Spot Dive Pulau Tarupa Taman Nasional Takabonerate Selayar

Spot Dive Pulau Tarupa Taman Nasional Takabonerate Selayar
5 (100%) 1 vote

Taman Nasional Taka Bonerate merupakan kawasan atol terbesar di Asia Tenggara dan juga kawasan atol terbesar ke 3 (tiga) di dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa. Kawasan Takabonerate memiliki luas 530.765 dengan kawasan atol seluas 220.000 hektare. Kawasan ini memiliki sebaran terumbu karang mencapai 500 km² yang kaya akan keanekaragaman hayati yang menjadi surga bagi pecinta bawah laut utamanya para penyelam.

Salah satu pulau dalam kawasan ini adalah Pulau Tarupa yang memiliki spot dive atau penyelaman yang melimpah di perairannya. Beberapa spot dive itu antara lain;

Spot Haemulidae

Spot Haemulidae Taman Nasional Taka Bonerate

Foto Taman Nasional Taka Bonerate

Spot ini berada di Perairan Pulau Tarupa Kecil dengan topografi berupa wall reef. Kedalaman spot dive ini berkisar antara 5 – 32 meter dengan visibility atau daya pandang mencapai 12 meter. Keadaan terumbu karang cukup sehat dengan kerapatan sekitar 60%. Karang yang umum dijumpai adalah hard coral dari jenis Acrofora sp. Di daerah tubir kemiringan lokasi 85 derajat, sampai dengan kedalaman 31 meter, kontur bawah laut agak landai dengan kemiringan 10 meter. Sepanjang patahan terumbu tersebut ditumbuhi karang dari jenis foliose, encuristing, dan acropora.

Beberapa biota yang bisa ditemui adalah nudibranch jenis Phyllidiella pustulosa. Beberapa penyelam ada yang beruntung melihat penyu sisik yang sedang beristirahat di spot ini. Haemulidae atau ikan Bibir Tebal menjadi maskot di lokasi ini karena banyak sekali dijumpai ikan family Haemulidae spesies Plectrohinchus sp dengan ekor dan sirip berwarna kuning, sedangkan dibagian badannya terdapat beberapa garis horizontal dengan kombinasi beberapa warna. Kemungkinan di lokasi ini adalah lokasi SPAG’s (Spawning, Agression Spesies) bagi ikan tersebut.

Spot Hantu Ceria

Foto Taman Nasional Taka Bonerate

Foto Taman Nasional Taka Bonerate

Spot ini juga berada di perairan Pulau Tarupa Kecil dengan topografi Wall reef.  Suhu di spot ini  29° C dengan kecepatan arus 0,19 m/s. Kedalaman lokasi penyelaman ini berkisar antara 10 – 30 meter dengan jarak pandang mencapai 15 meter. Terumbu yang mendominasi adalah hard coral jenis Acropora dengan hamparan terumbu karang dengan kerapatan yang sangat tinggi.

Berada pada patahan terumbu karang dengan kedalaman sekitar 35 meter dengan tingkat kemiringan mencapai 90 derajat, spot ini membawa penyelam seakan berada di dunia lain. Spot ini juga menawarkan sensasi menyelami heningnya lautan. Jika memandang lebih dalam maka yang terlihat hanyalah birunya air laut seakan tidak ada dasarnya. Yang nampak hanya warna biru gelap dengan segala misteri.

Terumbu karang yang tumbuh di titik penyelaman ini umumnya menggantung pada dinding karang dan menjuntai ke bawah. Karang tersebut akan bergerak dan melamba mengikuti arah gerak arus laut. Pada waktu-waktu tertentu akan ditemukan celah batu dan cekungan yang menjorok ke dalam, membentuk seperti gua bawah laut dan cukup memuat badan penyelam untuk berdiri di dalamnya.

Di spot Hantu Ceria ini kita bisa menjumpai Kima, Bintang Laut, Lili Laut, Teripang dan ikan hias famili Chaetodontidae atau Butterflyfishes atau Ikan Kupu – Kupu. Pada dinding tebing banyak dijumpai ikan family Balistidae spesies odonus sp atau yang lebih dikenal sebagai Ikan Belah Ketupat (Trigger Fishes). Jenis ikan lainnya di antaranya Ikan Kembung dan Cakalang.

Spot Kaldera

Foto Taman Nasional Taka Bonerate

Foto Taman Nasional Taka Bonerate

Masih di perairan Pulau Tarupa Kecil, spot ini memiliki topografi Reef flat dengan paparan terumbu relatif datar dan membentuk kubangan karang di tengahnya sehingga nampak seperti kaldera atau kawah gunung. Kedalaman penyelaman antara 5 – 20 meter dengan jarak pandang mencapai 14 meter.

Spot  dive ini sangat cocok untuk penyelam lanjutan dan merupakan wisata selam dengan fokus edukasi. Penyelam dapat melihat langsung dampak dari penggunaan bahan peledak atau bom ikan dan bisa membandingkan karang sehat dengan karang hancur akibat bom karena posisi karang hancur dan karang sehat yang berdampingan.

(Visited 198 times, 1 visits today)


About

sharing is caring | bebas merdeka 100% | writer and traveller wannabe | peneliti paruh waktu | social media enthusiast |


'Spot Dive Pulau Tarupa Taman Nasional Takabonerate Selayar' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool