Jalan di kota Makassar

Senja Di Barat Kota Makassar

Vote Us

Sedang apa kamu sore ini? Sedang ada di Makassar dan tidak punya rencana kemanapun?. Jika demikian tak ada salahnya kamu menghabiskan sore menikmati Kota Makassar dengan berjalan-jalan menyusuri sebelah barat kota ini.

Saya pun sudah lama tidak berjalan-jalan sore berkeliling Kota Makassar, hingga sore itu tanpa direncanakan kami melakukan perjalanan singkat, mengelilingi kota Makassar bagian barat untuk mengisi waktu kosong sekadar menghirup udara sore yang menyenangkan dan memperhatikan aktifitas penduduk sambil merasakan letupan-letupan indah memori dan romansa (hallah XD) dari beberapa sudut kota ini, Makassar bagian barat.

Merupakan bagian dari kota tua, pesisir, letaknya di sekitar Pantai Losari hingga pelabuhan, masuk dalam kecamatan Ujung Pandang, dan wilayah jaga Polres Makassar Barat. Saya menghabiskan banyak waktu di daerah ini, masa kanak-kanak, sekolah, remaja, bahkan mulai jatuh cinta di bahagian kota ini. Ya, karena memang saya tinggal di satu jalan dalam kecamatan Ujung Pandang ini, dulu, jalan Kenari yang berganti menjadi jalan Yoseph Latumahina.

1. Jalan Arif Rate

Jalan Arif Rate adalah jalan yang membelah beberapa jalan kecil seperti jalan Manggis, jalan Lagaligo, jalan Yoseph Latumahina, jalan Karunrung-Botolempangan, jalan Sawerigading hingga ke jalan Sultan Hasanuddin. Jalan ini merupakan salah satu jalan padat dan tertib lalu lintas, dilalui oleh dua kode trayek angkot yaitu Kode B dan Kode B1.

Di jalan ini terdapat beberapa restoran, kios roti dan buah, sebuah rumah sakit bersalin; Cathrine Both, sekolah; SMP, SMA Kristen Advent, SMP, SMA Katolik Rajawali-, warung kopi dan sebuah POM bensin. Dulunya, ada sebuah lahan kosong yang di jadikan tempat berjualan ikan hias dan arena bermain skateboard di pertigaan jalan Arif Rate – Karunrung – Sawerigading, tempat yang teduh dan sangat menyenangkan. Saat ini lahan kosong itu telah menjadi jalur pemisah jalan saja, dengan sebuah pos polisi di sana.

Ada satu tempat makan favorit saya di jalan ini, namanya Kios Lagaligo, semangkuk mie ayam dan es sarang burung rasanya sayang untuk dilewatkan begitu saja jika kamu sempat melintas di jalan Arif Rate ini. Juga sebuah warung kopi yang cukup nyaman, Kopi Tiam Oei.

Oh ya, sebelum lepas jalan Arif Rate ini kamu akan menemukan sebuah lapangan yang cukup terawat, yaitu Lapangan Segitiga. Sesuai namanya, bentuknya memang segitiga. Di taman ini sering diadakan pentas musik oleh teman-teman Komunitas Pemusik Jalanan, juga pernah menjadi tempat pagelaran event tahunan Komunitas Perajut Makassar, Quiqui; Bom Benang Makassar II – Ruang Publik.

2. Jalan Sultan Hasanuddin

Kawasan jalan Sultan Hasanuddin adalah salah satu jalan dengan pembangunan yang pesat. Hampir di sepanjang jalan ini berdiri bangunan baru berupa hotel-hotel; dari hotel bintang dua hingga bintang empat, klinik perawatan kulit, salon dan spa, kantor KONI wilayah SulSel dan Kantor Polisi wilayah Makassar Barat. Juga sebuah situs, patung setengah badan Sultan Hasanuddin yang gagah di antara jalan Sultan Hasanuddin, Pattimura, Balaikota dan jalan Thamrin.

Ada satu taman, Taman Macan namanya, taman penghijauan dengan pohon-pohonnya yang besar. Taman ini sangat teduh dan nyaman sebagai tempat pelepas lelah dan dahaga. Iya dahaga, banyak tukang jual es dawet dan es tape di sana. Pagi dan sore hari di taman ini akan di penuhi oleh muda-mudi berjogging, duduk-duduk, tidur, ataupun tebar pesona XD. Tak ada salahnya kamu hampir ke Taman Macan ini, sapatau kamu ketemu jodoh..

3. Jalan Pattimura

Jalan Pattimura ini adalah jalan yang penyambung antara jalan Sultan Hasanuddin dengan jalan Ujung Pandang. Tidak terlalu panjang, tapi sangat mengesankan. Ada rumah makan Ayam Goreng Sulawesi, menu sederhana dengan rasa yang istimewa. Ayam goreng lezat yang selalu dirindu, kulitnya renyah dan daging ayam kampungnya manis dan lembut. Serius.. bukan iklan.

Juga ada sebuah pasar tradisional, Pasar baru namanya. Sekarang pasar ini masih beroperasi namun lebih banyak menjual oleh-oleh.

4. Jalan Somba Opu

Ini salah satu jalan favorit saya, sepanjang jalan ini banyak penjual perhiasaan emas. Perempuan mana yang gak suka berhias, lewat toko perhiasaan saja rasanya sangat menyenangkan, apalagi mampir dan dibeliin, haha. Disamping menjual perhiasaan emas, dan mendapat julukan toko emas terpanjang, memang perhiasan yang dihasilkan pengrajin-pengrajin emas di sepanjang jalan ini memiliki kadar murni emas yang sangat baik.

Di sepanjang jalan Somba Opu ini juga menjual berbagai oleh-oleh khas Makassar, dari makanan, kain khas Sulawesi Selatan hingga pernak-pernik yang unik bisa kamu dapatkan di sepanjang jalan ini.

Saat mulai menyusuri jalan ini, jalan sudah semakin ramai, entah karena memang sudah jam pulang kantor atau memang hiruk pikuk mulai terjadi ketika senja mulai menggantung dan langit mulai memerah, kami berusaha mempercepat laju kendaraan agar sampai tepat waktu di Masjid Terapung untuk sholat maghrib.

Artikel rekomendasi: Jajanan Pasar Khas Makassar

Jalan di Kota Makassar

5. Jalan Datu Museng

Untuk sampai ke Masjid Terapung, kami harus melewati jalan Datu Museng. Di jalan ini penuh dengan rumah makan, tempat yang merupakan salah satu pusat kuliner yang ada di Makassar ini juga merupakan jalan pengalihan arus lalu lintas dari jalan Somba Opu dan jalan Penghibur.

Dan di jalan ini pula, akses pintu samping masuk dan keluar salah satu Rumah Sakit Besar, Stella Maris. Lengkaplah sudah penderitaanmu kalau kamu tidak bisa menikmati hidupmu dengan bermacet-macet di sepanjang jalan ini. Yang sabar yaah cyiin…

Di ujung jalan inilah, sebuah makam seorang tokoh besar dalam sejarah Sulawesi Selatan yang seharusnya tidak terlupakan dan terawat berada. Ya, makam Datu Museng, sesuai dengan nama jalan ini.

Jalan di Kota Makassar

6. Jalan Lamadukelleng

Lepas dari jalan Datu Museng, kamu akan mendapati jalan Lamadukelleng. Di sini kamu akan bertemu banyak warung Pisang Epe; Pisang bakar press dengan gula merah beraroma durian dan berbagai topping. Walaupun penjual-penjual Pisang Epe ini cukup inovatif menyediakan berbagai topping pelengkap, tapi saran saya kamu cukup memesan Pisang Epe tanpa bemacam-macam toping seperti keju, meises atau gula-gula. Bayangkan saja rasanya, jika sepotong pisang bakar berbalur caramel gula merah dengan durian ditaburi keju atau meises. Eh, tapi ini soal selera sih yah.. XD.

Ada sebuah Homestay di jalan Lamadukelleng dan saya berani merekomendasikan untuk kamu. Yaitu homestay di perempatan jalan Lamadukelleng dan Yoseph latumahina.

Jalan di Kota Makassar

7. Jalan Haji Bau

Kami sudah sampai di jalan Haji Bau, langit kian merona, wangi khas laut yang selalu dirindukan mulai tercium, adzan pun telah berkumandang, tepat di depan kami sebuah bangunan megah yang indah dalam balutan lampu dan suasana sore itu menyambut kami.

Senja pun berlalu seiring kami menapaki anak tangga Masjid Terapung. Sore yang menyenangkan, sampai jumpa di sore-sore lainnya dalam kota yang penuh cinta ini.

masjid

_____________________

Informasi trayek:

B; Berangkat dari terminal Tamalate – Mallengkeri – Daeng Tata – Abdul Kadir – Dangko – Cendrawasih – Arif Rate – Sultan Hasanuddin – Pattimura – Ujung Pandang – Riburane – Jendral Ahmad Yani (Balai Kota) – Pasar Butung, dan rute kembali: Pasar Butung – Sulawesi – Ahmad Yani – Kajoalalido (Karebosi Timur) – Botolempangan – Arif Rate – Cendrawasih/Rajawali – Dangko – Abdul Kadir – Daeng Tata – Mallengkeri – Terminal Tamalate.

B1; Berangkat dari Danko – Cendrawasih – Arif Rate – Sultan Hasanuddin – Saweragading – Botolempangan – Karunrung – Sungai Saddang – Gunung Latimojong – Masjid Raya – Urip Sumoharjo – Perintis Kemerdekaan – Kampus UNHAS, dan rute kembali: Kampus UNHAS – Perintis Kemerdekaan – Urip Sumoharjo – Gunung Bawakaraeng – Kartini – Botolempangan – Arif Rate – Cendrawasih – Dangko.

Mau liburan ke Makassar dan sekitarnya? Cari di sini: tiket pesawat dan hotel
(Visited 202 times, 1 visits today)


About

Mommy dua anak hebat - perajut dan crafter - sesekali curhat di ungatawwa.wordpress.com


'Senja Di Barat Kota Makassar' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool