Sarabba, Pedis yang dicari Khas Bugis Sulawesi Selatan

Sarabba, Pedis yang dicari Khas Bugis Sulawesi Selatan
3.33 (66.67%) 3 votes

Menjalani aktivitas berat sehari – hari dapat membuat tubuh sangat lelah dan daya tahan tubuh menurun.Hal ini akan menyebabkan tubuh mudah sekali terserang berbagai macam penyakit. Jika kondisi tubuh sudah seperti itu biasanya kita akan mencari minuman atau makanan penambah stamina baik itu yang berbahan kimia maupun alami.

Masyarakat Sulawesi selatan sejak jaman dulu mempunyai cara tersendiri untuk menambah stamina setelah lelah bekerja yaitu menggunakan minuman pedis bernama “sarabba”. Minuman ini terkenal sampai ke pelosok desa, biasanya sarabba mudah kita temui pada saat acara kumpul – kumpul di malam hari seperti persiapan melakukan pesta di suatu tempat. Rasanya walaupun sedikit pedis tetapi aroma dan rasanya selalu menggoda untuk meminumnya.

sarabba1

Sumber gambar : klikhotel(dot)com

Tidak ada asal usul yang jelas mengenai minuman sarabba ini kapan mulai digemari oleh masyarakat suku bugis. Minuman sarabba sudah sangat terkenal bahkan banyak hotel di Makassar yang memasukkan sarabba ke dalam menunya.Ada yang mengatakan bahwa minuman ini berasal dari arab Saudi, tetapi darimana pun asalnya minuman ini telah menjadi kuliner wajib dicicipi saat berkunjung ke Sulawesi selatan.

sarabba2

Sumber foto :kaskus(Dot)co(dot)id

Pembuatan sarabba cukup mudah karena bahannya yang mudah ditemukan di sekitar kita. Bahan – bahan tersebut adalah jahe, gula aren, kayu manis, kuning telur, santan dan merica bubuk. Pembuatan sarabba dimulai dengan merebus air bersamaan dengan gula aren sesuai takaran, air lalu diaduk agar gula arennya cepat meleleh dan bercampur rata, agar lebih mudah biasanya gula arennya telah dihancurkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan di dalam panci. Sementara itu jahe dicuci bersih dan di memarkan dengan cara di pukul – pukul agar kandungan jahe mudah membaur bersama gula dan air. Lanjutkan perebusan hingga kita sudah yakin sari – sari jahe telah keluar dan bercampur rata dengan air gula. Masukkan santan lalu aduk perlahan agar santannya tidak pecah sampai benar – benar mendidih. Tambahkan sedikit merica, beberapa butir telur dan susu untuk menambah cita rasa khas sarabba. Angkat lalu saring dari sisa jahe , kayu manis yang tidak hancur. Sajikan saat masih panas, sarabba paling paling pas bersama bersama dengan pisang goreng, ubi atau gorengan jenis lainnya.

Sarabba makassar

sumber gambar :tictacprostudio.blogspot(dot)com

Sebagai minuman tradisional khas Sulawesi selatan maka sarabba mudah sekali di temui di pinggir jalan kota termasuk di Makassar pada malam hari. Malam hari adalah waktu yang tepat untuk minum sarabba karena suhu udara yang dapat dihangatkan dengan segelas sarabba. Salah satu lokasi favorit menikmati sarabba terletak di jalan sungai Cerekang kota Makassar. Sepanjang jalan ini berderet penjual minuman khas Sulawesi selatan ini.

Masyarakat banyak menghabiskan malam dengan minum sarabba setelah lelah bekerja seharian, ada yang minum langsung di bawah cahaya malam atau ada juga yang membawanya kerumah untuk konsumsi keluarga. Efek setelah mengonsumsi sarabba biasanya tubuh akan mengeluarkan keringat sehingga penyakit seperti flu dijamin dapat lebih cepat sembuh.

Sarabba yang paling digemari adalah yang memiliki rasa pedis dari jahe yang sangat dominan. Sarabba efektif menambah stamina karena kombinasi antara telur ayam kampung, jahe, dan susu yang akan memberikan energy dengan cepat. Jahe memiliki khasiat bagi kesehatan seperti menambah nafsu makan, memperbaiki pencernaan dan masih banyak lagi manfaat yang akan anda dapatkan dari segelas sarabba.

(Visited 4,305 times, 1 visits today)


About

Blogger yang suka jalan - jalan apalagi kalau gratis


'Sarabba, Pedis yang dicari Khas Bugis Sulawesi Selatan' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool