Sea Food Paotere

Menikmati Sajian Sea Food di Rumah Makan Paotere

Menikmati Sajian Sea Food di Rumah Makan Paotere
4.67 (93.33%) 3 votes

Makassar memang terkenal dengan sajian kulinernya, mulai dari kuliner mie, daging-dagingan sampai olahan laut atau sea food. Orang Makassar memang mencintai kuliner, termasuk olahan laut. Mungkin karena letak kota ini yang sangat dekat dengan laut. salah satunya adalah Rumah Makan Paotere.

Kalau ke Makassar dan belum sempat menikmati sea food artinya Anda belum sah berkunjung ke kota Daeng. Di sini, warung makan yang menyediakan hasil olahan laut tersebar di semua penjuru kota. Anda hanya perlu teliti dalam menentukan pilihan. Hasil olahan laut dari Makassar bisa menggoyang lidah meski penyajiannya tidak perlu mengikutkan beragam bumbu. Kuncinya ada pada hasil laut yang masih segar yang diambil dari laut yang lumayan masih bersih.

Di antara puluhan atau bahkan mungkin ratusan warung makan dengan menu hasil olahan laut, ada satu yang menjadi favorit saya. Namanya Rumah Makan Paotere punya H. Tawakkal. Warung makan ini sudah sangat terkenal dan sudah sering dikunjungi oleh petinggi dan pesohor di republik ini. Tengok saja dindingnya, ada foto sejumlah artis, gubernur, menteri, wakil ketua MPR, wakil presiden hingga presiden SBY yang pernah menginjakkan kaki di warung makan Paotere.

Wapres JK beserta Aiman Wicaksono menikmati sajian RM Paotere

Wapres JK beserta Aiman Wicaksono menikmati sajian RM Paotere

Paotere yang dalam bahasa Makassar berarti tukang tali atau yang menautkan tali diambil dari nama pelabuhan rakyat Paotere yang memang berada tak jauh dari warung makan tersebut. Pelabuhan Paotere terkenal sejak jaman kolonial sebagai pelabuhan pertama yang menghubungkan kota Makassar dengan dunia luar, sekaligus sebagai tempat berlabuhnya para nelayan pencari ikan.

Awalnya hanya satu warung kecil di sebuah ruko selebar 5 meter di bilangan Paotere, dekat pelabuhan rakyat di sisi barat kota Makassar. Rumah Makan Paotere  kemudian membesar dan mengambil tempat di dua ruko. Tatanan meja di dalamnya sederhana, hanya meja panjang yang dipasang berderet dengan kursi plastik. Sekarang warung makan Paotere sudah buka cabang di dua tempat berbeda, tapi bagi saya sensasi makan di warung Paotere dekat pelabuhan tetap yang paling menarik.

Sekarang warung ini makin membesar dan membuka cabang di beberapa tempat seperti di Jl. AP Pettarani Makassar dan bahkan di dalam kawasan bandara Sultan Hasanuddin. Tapi tetap, Rumah Makan Paotere  yang lama masih jadi tujuan favorit saya karena suasananya yang masih asli dan sederhana.

Di depan warung ada pembakaran ikan yang cukup besar. Di atas pembakaran ikan inilah ikan-ikan segar dibakar. Pilihannya terserah kita. Sebelum masuk ke dalam warung pengunjung akan dipersilakan untuk memilih ikan yang ingin mereka cicipi. Saya sendiri paling suka ikan bandeng atau kalau di sini disebut ikan bolu. Selain dibakar biasa saja tanpa bumbu, kita juga bisa meminta ikan bakar parape atau ikan bakar yang diberi bumbu.

Pembakaran ikan di Rumah Makan Paotere

Pembakaran ikan di depan RM Paotere

Aduh mak, sayur santannya itu loh

Aduh mak, sayur santannya itu loh

Buat saya yang istimewa dari rumah makan ini adalah sayur santannya. Seperti umumnya warung makan sea food tradisional di Makassar, sayur santan adalah teman makan ikan. Sayur santan ini berisi kacang panjang, kol dan tomat hijau. Sederhana memang, tapi rasanya aduh..sungguh luar biasa buat saya. Ciri khas lain dari warung makan ini adalah minumannya! Semua macam minuman yang kita pesan akan disediakan dalam gelas kaca berukuran besar. Secara bercanda orang akan bilang kalau itu bukan gelas, tapi timba atau malah gentong.

Kalau memang mau menikmati olahan laut sebagai menu makan siang maka sebaiknya Anda datang ke tempat ini sebelum jam 12 siang atau Anda harus menunggu lama sebelum dapat meja kosong. Meski sudah buka cabang di tempat lain tapi pesona warung makan yang tetap terlihat sederhana ini sangat besar sehingga orang rela berdesakan dan bersabar menunggu meja kosong setiap waktu makan siang tiba.

Ragam sambal khas RM Paotere

Ragam sambal khas RM Paotere

Di malam hari warung ini relatif lebih sepi pengunjung. Salah satunya mungkin karena lokasinya yang lumayan jauh dari kota dan agak sepi di malam hari.

Soal harga, rumah makan Paotere adalah salah satu warung makan berkualitas dengan harga yang murah. Satu porsi ikan bandeng, dua piring nasi dan satu es jeruk diganjar harga Rp. 32.000.- lumayan murah padahal perut sudah kenyang luar biasa. Sayur santan dan sambelnya gratis karena sudah temasuk dalam paket ikan bakar.

Jadi kalau Anda penggemar sea food dan sempat berkunjung ke Makassar jangan lupa untuk minta diantar ke warung makan Paotere. Saya bisa jamin Anda akan merasakan lezatnya hasil laut sekitar Makassar yang sulit dilupakan. Jadi, ayo makanG ikanG di Paotere. [dG]

(Visited 1,055 times, 1 visits today)


About

Blogger ~ Suka jalan-jalan gratisan ~ Sedang belajar motret ~ Mengasuh http://daenggassing.com seperti mengasuh anak sendiri


'Menikmati Sajian Sea Food di Rumah Makan Paotere' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool