rumah adat Toraja

Ternyata Ini Dia Asal Usul Rumah Adat di Toraja (INFO)

Vote Us

Suku Toraja yang berada di Sulawesi Selatan tentunya juga sama dengan suku lainnya yang ada di Indonesia memiliki rumah adat dan budayanya tersendiri. Namun  rumah adat Toraja ini nampaknya lebih dikenal secara umum, karena baik itu di televisi maupun di berbagai buku rumah Toraja adalah salah satu rumah yang paling banyak diperlihatkan.

Bahkan sepertinya di buku-buku pelajaran saat sekolah dasar ada banyak sekali buku yang pada saat membahas tentang rumah adat di Indonesia pasti akan membahas rumah khas Toraja sebagai salah satunya. Mungkin hal ini dikarenakan dengan bentuk rumah Toraja yang sangat unik sehingga dengan demikian banyak memberikan kesan bagi siapa saja yang pernah melihat dan mengunjunginya. Ezytravelers pun pasti akan berpikir demikian saat melihat rumah adat Toraja ini.

Rumah khas Toraja dikenal dengan sebutan Tongkonan. Bentuknya merupakan rumah panggung dengan bagian atap melengkung yang unik seperti tanduk kerbau. Memang kerbau adalah salah satu hewan yang sangat berharga di bagi adat Toraja. Mungkin juga bentuk atap rumah Toraja yang melengkung itu terinspirasi oleh tanduk kerbau. Bagian bawah dari rumah adat Toraja ini juga digunakan secara khusus sebagai kandang kerbau yang dipelihara oleh pemilik rumah.

rumah adat Toraja

Rumah Adat Toraja. Sumber: Infotoraja

Jika Ezytravelers datang ke Sulawesi Selatan sempatkanlah datang untuk melihat rumah khas Toraja secara langsung. Agar Ezytravelers bisa lebih banyak mengenal tentang rumah adat Toraja maka berikut ini ada ulasan mengenai asal usul rumah adat Toraja:

 

Sejarah  Rumah Adat Toraja

Konon menurut kepercayaan masyarakat Toraja bahwa tongkonan yang pertama kali dibangun di Tanah Toraja dibangun oleh Puang Matua yang merupakan sang pencipta bagi masyarakat Toraja. Karena begitu sakralnya maka dahulu bahkan yang boleh memiliki rumah Toraja bernama tongkonan ini hanya orang-orang dari kalangan bangsawan saja. Saat ini pun tongkonan tetap tidak dapat dimiliki oleh per individu melainkan bisa dimiliki secara turun temurun oleh satu keluarga besar marga Toraja.

Di dalam rumah tongkonan yang luas itu tidak hanya tinggal satu keluarga kecil namun tinggallah satu keluarga besar. Untuk membuat rumah tongkonan yang megah ini dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan dengan masa dekorasi selama 1 bulan setelah pengerjaan selesai, biasanya rumah tongkonan akan dibangun oleh sepuluh orang selama masa itu. Dalam pengerjaannya pun orang yang mengerjakannya haruslah orang yang benar-benar mengerti tentang adat Toraja sebab di setiap detail rumah khas Toraja ini mengandung arti dan bagian dari adat Toraja sendiri.

 

Arti Rumah Tongkonan Bagi Masyarakat Toraja

Tongkonan bagi masyarakat Toraja bukanlah sekedar rumah adat biasa. Tongkonan menjadi pusat berlangsungnya kegiatan adat dalam masyarakat Toraja. Nama tongkonan sendiri diambil dari kata tongkon yang artinya duduk dalam bahasa Toraja. Karena dahulu rumah tongkonan ini merupakan tempat yang digunakan oleh para bangsawan Toraja untuk mengadakan rapat atau duduk berdiskusi di dalamnya.

Dahulu tongkonan menjadi pusat pemerintahan dan menjadi pusat dari segala adat yang ada di Toraja. Hingga saat ini pun tongkonan tetap menjadi rumah yang penting bagi masyarakat Toraja. Setiap anggota keluarga yang tinggal dalam satu atap di tongkonan harus selalu patuh dan mengikuti adat di dalam rumah sebagai bentuk keikutsertaan mereka dalam menjaga rumah itu.

Rumah tongkonan sesuai kepercayaan akan dibangun menghadap ke utara karena menurut mereka leluhur mereka berasal dari daerah utara dan saat mereka semua nantinya meninggal maka mereka akan kembali bergabung bersama dengan arwah leluhur mereka di daerah utara, sehingga dengan demikian untuk mengenang leluhurnya maka mereka membangun rumah Toraja yang menghadap ke daerah utara.

Pssst, jalan-jalan hemat ke Makassar? Kenapa enggak? Ambil tiket pesawat promo, Explore Toraja + Tiket PP dan pesan hotel murah dari sekarang!

 

Fakta Tentang  Rumah Adat Toraja

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa rumah khas Toraja ini memiliki arti di setiap sudut rumahnya dan memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakatnya sehingga dengan demikian tentunya ada banyak hal menarik yang sebenarnya bisa dibahas tentang rumah Toraja ini.

rumah adat Toraja

Tanduk Kerbau. Sumber: @TehopilusSandy

Pertama, mungkin Ezytravelers pun sudah mengetahui tentang adanya tanduk kerbau yang akan dipasang di bagian depan rumah tongkonan ini. Tanduk kerbau itu akan melambangkan kemampuan pemilik rumah dalam hal ekonomi, semakin banyak tanduk kerbau yang dipasang tentunya membuat derajat dari pemilik rumah menjadi lebih tinggi lagi.

Hal ini juga melambangkan berapa banyak kerbau yang bisa dipersembahkan dan disembelih pada saat ada acara pemakaman untuk salah satu anggota keluarga dalam rumah tersebut. Selain tanduk kerbau ada juga rahang kerbau dan rahang babi yang akan dipasang di bagian rumah.

Selain itu fakta lainnya yang unik adalah pada saat ada anggota keluarga dalam rumah tongkonan yang meninggal maka jenazahnya tidak akan segera dikuburkan secara langsung, melainkan akan disimpan dulu di dalam rumah selama beberapa saat, agar tidak menimbulkan bau maka akan diberikan balsam tertentu kepada jenazah yang menyebabkan jenazah menjadi tidak busuk.

 

(Visited 62 times, 1 visits today)



'Ternyata Ini Dia Asal Usul Rumah Adat di Toraja (INFO)' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool