kue putu bugis makassar

Ragam Kue Putu, Jajanan Tradisional Bugis Makassar

Ragam Kue Putu, Jajanan Tradisional Bugis Makassar
5 (100%) 1 vote

Beberapa kue tradisional Bugis Makassar terkenal dengan cita rasa khasnya yang manis sekali, sebut saja sikaporo, cucur bayao, bolu peca, barongko dan lain-lain. Kue-kue tradisional ini seringkali dijadikan sebagai hantaran saat acara pernikahan ataupun disajikan di dalam bosara di sebuah acara adat, dan selalu menjadi the most wanted karena sudah mulai jarang didapatkan.

Selain kue manis tersebut, ada juga sebenarnya kue tradisional Bugis Makassar dengan cita rasa yang ringan, manis cenderung gurih tapi selalu dirindukan dan dicari-cari. Kue putu namanya. Kue putu ini terdiri dari beberapa jenis yang dapat dijumpai di pasar tradisonal Makassar, umumnya menggunakan bahan dasar yang sama yaitu tepung beras dan kelapa parut, dengan tambahan gula merah atau gula putih (gula pasir).

Di daerah lain, juga dikenal beberapa macam kue putu misalnya putu ayu atau putu mayang yang termasuk seni kuliner Betawi  tetapi kue putu khas Bugis Makassar berbeda dengan kedua jenis kue putu tersebut. Yuk mengenal ragam kue putu yang merupakan jajanan tradisional khas Bugis Makassar, mungkin saja di antara beberapa jenis kue putu di bawah ini masih ada yang sama sekali belum pernah Ezytravelers cicipi.

Putu Cangkiri’

Kue tradisional bugis Makassar

Disebut putu cangkiri’ sebab bentuknya seperti cangkir hanya saja dalam ukuran yang lebih kecil yaitu sekitar sepertiga dari ukuran cangkir the pada umumnya. Dari beberapa jenis kue putu, putu cangkiri’ termasuk yang relatif mudah diperoleh di pasar tradisional kota Makassar, pun di beberapa lokasi lainnya seperti di BTP, Tamalate atau Antang. Penjualnya biasanya berupa pedagang kaki lima lengkap dengan perabotan kukusannya.

Penganan ini terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan tepung beras ketan dengan isian berupa kelapa parut segar yang diberi sedikir garam. Gurihnya parutan kelapa berpadu dengan manisnya gula pada tepung beras, sangat nikmat disantap selagi hangat bertemankan secangkir teh atau kopi panas.

Putu Menangis

Kue tradisional bugis Makassar

Dulu, setiap kali menjemput istri (waktu itu sih masih belum berstatus istri) di kantornya yang berlokasi di kawasan Telkomas, dia sering sekali minta dibelikan kue putu menangis kalau kebetulan bertemu penjualnya di jalan. Kue putu menangis ini unik dan menarik, soalnya hanya bisa ditemukan di malam hari dan umumnya daeng penjualnya mengendarai sepeda jadul dengan Obor menyala di sudut gerobaknya.. Dan kenapa namanya putu menangis? Karena ada suara siulan khas yang keluar dari lubang uap tempat memasak kue putu dan kedengaran seperti orang yang sedang menangis, terdengar pilu memecah malam.

Kue putu menangis juga terbuat dari tepung beras yang dimasukkan ke dalam potongan bambu lalu diisi dengan gula merah yang sudah disisir dan ditutup dengan tepung beras lagi. Bambu yang sudah diisi kemudian diletakkan di atas lubang uap, tunggu beberapa menit dan keluarkan dari bambu. Aroma pandan dan tepung beras yang gurih bercampur dengan lelehan gula aren, siap disantap.

Baca ini untuk mengenal ragam jajanan pasar khas Makassar!

 

Putu Tongka’

Kue tradisional bugis Makassar

Seperti jenis kue putu lainnya, putu tongka’ menggunakan tepung beras sebagai bahan dasarnya dan dicampur dengan kelapa parut segar. Penamaan kue tradisional Bugis Makassar ini karena menggunakan wadah tongka’ alias bambu dengan tinggi sekitar 10 cm dan lebar 5 cm pada saat dimasak. Rasanya cenderung tawar sedikit gurih karena tanpa campuran apa-apa, jadi untuk menambah rasa biasanya dicocol di gula pasir atau sambal khas dari ampas minyak goreng. Saya sendiri lebih memlih sambel sebagai pasangan yang pas untuk putu tongka’.

Umumnya orang-orang mebeli putu tongka’ sebagai menu sarapan karena itulah putu jenis ini masih sering ditemui di pasar tradisional saat pagi hari. Dua minggu lalu, saat mengantar Bunda Baby Jo ke Kampung Buku, kami melewati Antang dan mampir membeli beberapa kue putu, ada putu tongka’ juga dijajakan di lapak-lapak kecil yang memang khusus menjual kue putu.

Putu Pesse’

Kue tradisional bugis Makassar

Kue putu jenis ini dinamakan putu pesse’ berdasarkan proses pembuatannya yang dipesse’ alias ditekan. Bahan dasar putu pesse’ juga menggunakan tepung beras ketan, gula merah yang sudah disisir halus dan kelapa parut. Berbeda dengan jenis kue putu lainnya, putu pesse tidak tidak lagi dikusus karena semua bahan yang digunakan sudah dimatangkan terlebih dahulu.

Beras ketan disangrai terlebih dahulu sebelum diolah menjadi tepung beras ketan, lalu kelapa parut dikukus supaya kue putu pesse’ bisa bertahan lama barulah kedua bahan tersebut dicampur dengan gula merah halus atau gula pasir. Setelah diaduk hingga tercampur merata, adonan tersebut dimasukkan ke dalam cetakan sambil dipesse’ atau ditekan-tekan sampai padat. Dulu Bunda Babyjo pernah bikin dan saat dipesse’ kurang padat jadinya pada saat dimakan, kuenya rapuh dan beremah.

Putu Kacang

Kue tradisional bugis Makassar

Kue putu kacang hijau termasuk salah satu kue tradisional Bugis Makassar yang cukup terkenal sesuai namanya putu kacang berbahan dasar kacang, tepatnya biji kacang hijau kering yang ditumbuk halus lalu dicampur dengan gula halus dan diaduk hingga rata. Kue putu ini memiliki cetakan sendiri dengan bermacam bentuk tapi yang paling sering dijumpai adalah bentuk persegi panjang. Setelah dicetak, kue putu kacang lalu dijemur di bawah sinar matahari hingga kering dan mengeras. Nah, selanjutnya siap dikemas atau dimasukkan ke dalam toples.

Temukan berbagai penawaran wisata menarik di sini Tiket murah dari Jakarta ke MakassarHotel murah di Makassar, dan Beragam paket wisata

Kue putu kacang adalah alternatif makanan selingan yang padat gizi karena kaya akan protein. Kue putu jenis ini dapat bertahan lama sehingga seringkali dijadikan sebagai oleh-oleh khas Makassar. Oya penting untuk diperhatikan, jika memiliki riwayat penyakit Diabetes Mellitus, sebaknya menghindari atau membatasi mengonsumsi kue ini, karena kandungan gula pasir yang cukup tinggi.

**

Nah, kalau kamu mau mencicipi ragam jenis putu kue tradisional Bugis Makassar seperti yang saya sebutkan di atas, silakan berburu ke pasar-pasar tradisional Makassar atau Sulawesi Selatan pada umumnya ya. Di daerah Toddopuli dan Tamalate juga ada gerobak yang menjual kue putu dan biasanya buka di sore hingga malam hari.

 

(Visited 1,058 times, 4 visits today)


About

anbhar.net | AngingMammiri.Org | AC Milan | PSM | Sobatpadi | Suka Dunia Militer & Penerbangan | Berenang & Snorkeling | Ngemil | Jalan2 | | AB+


'Ragam Kue Putu, Jajanan Tradisional Bugis Makassar' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool