putu cangkiri makassar

Putu Cangkiri’ si Manis Gurih yang Dicari

Putu Cangkiri’ si Manis Gurih yang Dicari
5 (100%) 1 vote

Dunia kuliner semakin berkembang, terlebih lagi dengan pesatnya arus informasi yang didukung perkembangan internet dan teknologi. Rasanya semakin banyak jenis kuliner modern maupun modifikasi yang perlahan-lahan makin digemari dan dikhawatirkan menggeser keberadaan kuliner tradisional. Putu Cangkiri’, salah satu jajanan tradisional Bugis Makassar ini semoga selalu terjaga dan tidak tergerus oleh masuknya kuliner modern yang memiliki banyak penggemar.

Putu cangkiri’ berbentuk seperti cangkir hanya saja dalam ukuran yang lebih kecil yaitu sekitar sepertiga dari ukuran cangkir teh pada umumnya, karena itulah namanya putu cangkiri’ di mana kata cangkiri’ merujuk pada kata cangkir. Dari beberapa jenis kue putu, putu cangkiri’ termasuk yang relatif mudah diperoleh di pasar tradisional kota Makassar, pun di beberapa lokasi lainnya di kota Makassar. Penjualnya biasanya berupa pedagang kaki lima lengkap dengan perabotan kukusannya.

Mau tau penganan khas Makassar lainnya? Baca di sini ya!

putu cangkiri

Penganan khas Bugis Makassar ini terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan tepung beras ketan dan ditambahkan dengan gula merah yang sudah disisir, aduk hingga tercampur merata dengan cara diremas-remas. Setelah tercampur rata, adonan tersebut siap cetak di atas jolo-jolo, wadah kecil model kerucut yang dipakai untuk mencetak putu cangkiri’. Di bagian tengah diisi dengan kelapa parut segar yang diberi sedikit garam, dan bagian bawahnya diberi potongan daun pisang atau daun pandan sebesar 3×3 cm yang berfungsi agar adonan tidak lengket, barulah dikukus.

Kukusannya berbeda dengan kukusan pada umumnya, karena bentuknya tinggi bulat dan hanya ada satu atau beberapa lubang di bagian atas di mana jolo-jolo berisikan adonan putu cangkiri’ diletakkan. Dari lubang kecil inilah keluar uap air yang panas dan mematangkan putu cangkiri. Gak usah lama-lama, biasanya hanya butuh waktu sekitar satu menit saja, putu cangkiri’ sudah matang dan siap disantap. Gurihnya parutan kelapa berpadu dengan manisnya gula dan kenyalnya tepung beras, sangat nikmat disantap selagi hangat bertemankan secangkir teh atau kopi panas.

membuat putu cangkiri

Selama ini saya mengira putu cangkiri’ hanya ada dua warna saja yaitu yang kecoklatan dan putih. Putu cangkiri’ yang kecoklatan inilah putu cangkiri original, warna kecoklatan diperoleh dari campuran gula merah sedangkan putu cangkiri yang putih menggunakan gula pasir. Belakangan saat mampir di kedai putu cangkiri’ yang ada di Jalan Poros Limbung Daerah Tanetea, kabupaten Gowa, saya mendapati warna lain dari putu cangkiri’ ini yaitu hitam dan hijau. Putu cangkiri’ hitam menggunakan tepung beras ketan hitam sedangkan warna hijau didapatkan dari pandan.

Silakan pilih warna yang Ezytravelers sukai karena masing-masing memiliki citarasa dan aromanya sendiri, mau cicip semua juga boleh hehehhe yang jelas, apapun warna putu cangkiri’ yang kalian pilih, kalian pasti akan mendapati isian kelapa parut muda di tengahnya yang memberikan sensasi rasa gurih pada putu cangkiri’.

Di mana mendapatkan jajanan tradisional putu cangkiri’ di Makassar, selain di pasar-pasar tradisional? Ada beberapa lokasi sih sebenarnya, rata-rata mulai jualan di sore hingga malam hari. Nah biasanya di pedagang yang jualan mulai sore hari ini, kita bisa bawa pulang putu cangkiri’ yang masih panas karena baru dibuat saat itu atau dihangatkan ketika ada pembeli.

penjual putu cangkiri antang

BTP

Di sekitaran SMPN 30 BTP (Bumi Tamalanrea Permai) ada dua atau tiga penjual putu yang menggelar meja di pinggir jalan poros BTP dan berjualan putu cangkiri’. Mereka hanya berjualan di pagi hari saja jadi memang untuk sarapan.

Perempatan Pasar Daya

Saat sedang dalam perjalanan pulang menuju Maros dan terkena lampu merah di pasar Daya, saya melihat ada penjual putu cangkiri’ di sebelah kiri saya lengkap dengan peralatan dandangnya.

Antang

Di Nipa-Nipa Manggala, ada banyak warung yang menjual kue khas Bugis Makassar termasuk putu cangkiri’ ini. Coba saja mampir, harganya murah meriah.

Toddopuli

Di bilangan Toddopuli Raya Timur juga terdapat warung yang berjualan putu cangkiri’. Hasna yang sudah berjualan sejak tahun 2006 di warung tersebut, berusaha tetap mempertahankan rasa dan harga putu cangkiri’nya. Warung putu cangkiri’ milik Hasna mulai buka jam 10 pagi hingga jam 11 malam.

Tamalate

Di Jl. Tamalete I di pinggir lapangan Perumnas yang berada pas depan gedung PLN Sulselbar ada gerobak mangkal yang juga berjualan beberapa jenis kue putu termasuk putu cangkiri’. Bukanya mulai sore hingga malam hari.

Temukan berbagai penawaran wisata menarik di sini Tiket murah dari Jakarta ke MakassarHotel murah di Makassar, dan Beragam paket wisata

 

Rappocini

Lapak jualan putu cangkiri yang berlokasi di daerah Rappocini dapat ditemukan di Jl. Rappocini tak jauh dari Kantor Departemen Agama Makassar.

Pasar Pabaeng-baeng

Inilah penjual putu yang legendaris di Makassar, Ma’ Rannu, yang mulai berjualan putu cangkiri’ di awal tahun 80-an. Sekarang usahanya dilanjutkan oleh anaknya.

Gowa

Di kabupaten Gowa, tepatnya di Desa Tanetea, ada lokasi yang memang dipenuhi oleh para penjual putu cangkiri’. Ada sekitar 40 sampai 50 penjual putu cangkiri’ di lokasi ini yang berjualan di kios-kios kecil sepanjang kiri kanan jalan poros Makassar-Gowa.

Nah, si manis gurih putu cangkiri‘ ini memang selalu dicari, semoga tetap lestari tak tergeser oleh ragam jajanan modern. Mari makan putu cangkiri’!

 

(Visited 125 times, 1 visits today)


About

anbhar.net | AngingMammiri.Org | AC Milan | PSM | Sobatpadi | Suka Dunia Militer & Penerbangan | Berenang & Snorkeling | Ngemil | Jalan2 | | AB+


'Putu Cangkiri’ si Manis Gurih yang Dicari' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool