Pisang Ijo

Pisang Ijo, Sang Legenda kota Makassar

Pisang Ijo, Sang Legenda kota Makassar
5 (100%) 1 vote

ALKISAH DI JAMAN DAHULU KALA, seorang raja yang terkenal kejam berkuasa di salah satu wilayah Sulawesi Selatan. Sang raja tidak segan-segan menyiksa atau bahkan membunuh siapa saja yang dianggapnya tidak mampu memenuhi permintaannya. Apalagi mereka yang menentang kemauannya.

Suatu hari sang raja memerintahkan koki istana untuk membuat sebuah hidangan dari bahan pisang yang belum pernah ada sebelumnya. Sang raja yang memang menggemari pisang itu merasa bosan dengan olahan pisang yang itu-itu saja. Titahnya tak boleh dibantah, atau siksaan dan bahkan kematian ganjarannya.

Sang koki yang bernama Ijo itu memutar otak mencari hidangan pisang yang belum pernah ada sebelumnya. Dia sadar, nyawanya di ujung tanduk. Gagal menyenangkan sang raja berarti siap menerima hukuman yang bisa saja membuat nyawanya melayang.

Semalam suntuk dia tidak bisa memejamkan mata, mencari ide untuk mengolah pisang yang akan disajikannya buat sang raja nan bengis itu. Ketika akhirnya matahari terbit, Ijo sang koki dengan lutut gemetaran menghadap raja. Di tangannya seporsi hidangan pisang tersaji. Hidangan yang belum pernah dibuat sebelumnya, hidangan yang seolah menentukan hidup-mati si Ijo.

Detik-detik berlalu seperti mencekam. Ijo menahan nafas menunggu reaksi sang raja yang sedang mencicipi olahan pisang hidangannya. Hingga kemudian suasana hening itu pecah oleh suara keras sang raja. “Ini luar biasa nikmat!”. Serunya.

Ijo menghela nafas lega, senyum lebar tersungging di bibirnya. Raja ternyata menyukai masakan yang baru saja diciptakan itu. Hidupnya selamat, nafasnya masih panjang dan bahkan sajian pisang yang baru saja diciptakannya itu kelak dikenal orang dengan nama pisang ijo. Sesuai dengan namanya.

*****

TUNGGU, TUNGGU. Anda tidak perlu percaya 100% pada kisah di atas karena kisah itu murni rekaan saya saja. Sampai sekarang saya belum menemukan literatur yang bisa menjelaskan asal muasal nama sajian pisang ijo yang begitu terkenal di Sulawesi Selatan, karenanya saya mencoba menciptakan kisah sendiri berdasarkan khayalan saya. Dari namanya saya kurang yakin kalau pisang ijo asli Sulawesi Selatan. Ijo sepertinya lebih dekat dengan bahasa Jawa, merujuk ke warna kulit sajian pisang ini yang berwarna hijau.

Tapi tak perlu mendebatkan asal-usulnya. Mari kita bercerita tentang nikmatnya sajian yang satu ini.

Pisang ijo berbahan dasar pisang raja yang kemudian dibungkus kulit dari tepung yang berwarna hijau, sepintas mirip dadar. Sebagai pelengkap sajian pisang yang berbungkus kulit hijau itu dicamput dengan fla yang rasanya manis dan kental. Mau lebih lengkap lagi? Tambahkan es serut, sirup merah dan ditutup dengan susu kental manis sesuai selera.

Pisang Ijo

Dikasih es serut dulu ya

Di Makassar ada beberapa warung yang sangat terkenal dengan sajian pisang ijonya, salah satunya adalah Bravo yang terletak di Jalan Andalas. Warung milik warga keturunan ini jadi salah satu parameter pisang ijo terbaik di kota Makassar. Di dindingnya terpajang foto puluhan public figure atau pesohor yang sudah pernah mampir ke warung ini dan menikmati es pisang ijonya.

Pisang Ijo

Penjual pisang ijo paling terkenal. Warung Bravo – Sumber: Dewiezul[dot]com

Pisang Ijo

Tadaaa! Mari kita santap!

Di bulan puasa, pisang ijo sangat mudah ditemukan. Tidak perlu susah-susah, sepanjang jalan besar pasti akan penuh dengan pedagang pisang ijo. Dari yang seharga Rp. 2.500,-/biji sampai yang seharga belasan ribu per biji. Beragam pilihan dan ukuran. Jelasnya pisang ijo jadi salah satu sajian yang jadi pimpinan klasemen sebagai sajian yang paling diminati di bulan puasa.

Berwisata ke Makassar tepat di bulan puasa berarti waktu yang tepat untuk menikmati salah satu sajian yang khas dan nikmat ini. Pisang ijo tidak pernah gagal membuat lidah bergoyang, dan saat saya menulis artikel ini pisang ijo dengan sirup dan es serutnya sudah membayang di kepala. Duh! [dG]

 

(Visited 1,233 times, 1 visits today)


About

Blogger ~ Suka jalan-jalan gratisan ~ Sedang belajar motret ~ Mengasuh http://daenggassing.com seperti mengasuh anak sendiri


'Pisang Ijo, Sang Legenda kota Makassar' have 4 comments

  1. June 24, 2015 @ 10:56 am Anggara

    Kirain dulu pisang ijo itu pisangnya warna ijo karena digoreng, ternyata soal es hehehe

    Reply

    • June 29, 2015 @ 12:48 am iPul Gassing

      hahaha bukan es mas, tapi tepungnya pakai pewarna

      Reply

  2. June 28, 2015 @ 12:40 am Cloudymous

    Hampir hampir saya percaya Om kalau Pisang Ijo buatan koki Ijo. Saya jadi teringat teman komunitas yang agak mesum namanya Ijo.

    Andalan memang ini pisang ijo. Kalau bulan puasa banyak mi tiba-tiba muncul penjualnya.

    Baca ini tengah malam, langsung ngidam pisang ijo.

    Reply

    • June 29, 2015 @ 12:49 am iPul Gassing

      kayaknya saya kenal yang namanya Ijo itu hahaha

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool