Ikan Laut Sinjai

Oh Sinjai, Sea Foodmu Menggoda!

Oh Sinjai, Sea Foodmu Menggoda!
5 (100%) 1 vote
Ikan Laut di Sulsel

Photo: Deretan ikan di TPI Lappa, Sinjai

MALAM MULAI TURUN, MATAHARI SUDAH SEMPURNA PULANG. Gelap menyelimuti bumi, berganti dengan cahaya lampu dan sedikit kerlap-kerlip bintang di langit. Tapi suasana berbeda muncul di pelelangan ikan TPI Lappa, Sinjai. Pelelangan ikan yang berada tepat di sisi dermaga itu malah mulai ramai. Puluhan pedagang yang sebagian besar adalah pria sibuk mengatur hasil laut beragam jenis dan ukuran. Dari ikan kecil sebangsa teri, cumi, udang sampai ikan tongkol sepanjang lebih 1 meter. Geliat kehidupan di pelelangan Lappa makin malam malah makin terasa.

Sinjai adalah sebuah kabupaten yang terletak di Timur kota Makassar, berada di pesisit Timur kaki pulau Sulawesi. Untuk menuju ke sana ada 3 alternatif jalan. Alternatif pertama lewat Utara, melewati kabupaten Maros dan berbelok ke kawasan Camba yang berkelok-kelok. Alternatif kedua adalah lewat ke Selatan menuju Kabupaten Gowa lalu berbelok ke Timur ke kaki gunung Bawakaraeng. Jalan inipun sama berkeloknya dengan alternatif pertama.

Alternatif ketiga adalah alternatif terjauh tapi paling datar dan tidak berkelok-kelok. Dari kota Makassar kita menuju ke Selatan menembus 5 kabupaten sepanjang pesisir kaki pulau Sulawesi sebelum masuk ke kabupaten Sinjai.

Sinjai dihuni sebagian besar oleh suku Bugis meski sebenarnya kabupaten ini adalah perbatasan antara daerah suku Makassar dan suku Bugis. Kabupaten ini terkenal sebagai kabupaten penyuplai hasil laut yang cukup populer di Sulawesi Selatan selain hasil bumi lainnya.

*****

“SUDAH? BERAPA SEMUANYA?” Tanya saya pada seorang kawan yang datang dengan sekantong penuh hasil laut.

“Tujuh puluh lima ribu.” Jawabnya. Angka yang membuat saya berdecak karena murahnya. Bayangkan , 3 ekor cumi sebesar kepalan tangan dan 5 ekor ikan yang seekornya kira-kira 30 cm. Di Makassar rasanya tidak mungkin bisa mendapatkan hasil laut sebanyak itu hanya dengan Rp. 100.000,-.

Malam itu kami diajak teman-teman Sinjai untuk menikmati makan malam di TPI Lappa. Makan di sana ternyata tidak seperti makan di restoran sea food lainnya. Kita tidak datang dan langsung memesan makanan layaknya di rumah makan. Pertama kita sendiri yang harus masuk ke tempat pelelangan ikan, mencari ikan atau hasil laut lain sesuai selera. Harganya tentu saja murah, seperti yang tadi saya gambarkan.

Setelah ikan dan hasil laut lainnya didapat, barulah kita beranjak ke deretan rumah makan yang berjejer di luar TPI. Hasil buruan diserahkan untuk dieksekusi, tentu dengan membayar beberapa rupiah sebagai pengganti biaya eksekusi. Malam itu kami memilih membakar semua hasil laut yang dibeli dari tempat pelelangan ikan tadi.

Pedagang Ikan Laut di Sulsel

Photo: Ikan kita siap dieksekusi

Tapi, apakah kita hanya makan ikan saja? Tentu saja tidak. Sebagai teman ikan ada nasi kuning yang juga disediakan rumah makan tersebut. Nasi kuning? Iya, kedengarannya memang aneh. Sebelumnya sayapun mengernyitkan dahi melihat hidangan nasi kuning yang disajikan, ini untuk pertama kalinya saya mencicipi olahan laut bersama nasi kuning. Dan rasanya? Wuah! Benar-benar nikmat. Nasi kuning yang bersantan itu benar-benar membangkitkan selera ketika dipadankan dengan ikan laut dan cumi bakar yang masih segar.

Sebagai penyempurna, beragam sambal ikut menemani dan membuat saya sampai lupa untuk berhenti. Kalau saja perut tidak mengibarkan bendera putih, mungkin saya benar-benar tidak akan berhenti sampai semua hidangan yang ada di atas meja habis.

Ikan Bakar

Photo: Nasi kuning sebagai teman ikan bakar? Kenapa tidak?

Ikan Bakar

Photo: Dan..inilah menu lengkap kami!

Ikan Bakar

Photo: Ikan yang tadi dibeli, sekarang sudah jadi begini

Bukan cuma makanan yang membuai kami malam itu. Sebagai penutup, sebotol minas ikut kami pesan. Minas, singkatan dari kata minuman khas Sinjai atau kadang juga disebut Irex yang merujuk pada salah satu merek minuman energi. Minuman berwarna kuning ini adalah gabungan dari singkong yang diragi, telur bebek, susu, madu dan gula pasir. Rasanya ramai, mulai dari manis sampai asam.

Minuman Khas Sinjai

Photo: Saudara-saudara, inilah minuman khas Sinjai!

Malam itu kami meninggalkan TPI Lappa dengan perut kenyang yang bahkan membuat kami agak sulit berdiri. Nikmatnya olahan laut yang segar dengan nasi kuning bersantan yang gurih dan minas yang manis asam benar-benar nikmat yang tak tertahankan. TPI Lappa masih ramai ketika kami beranjak pulang menjelang jam 11 malam. Sampai sekarang pengalaman menikmati olahan laut di TPI Lappa Sinjai itu masih jadi salah satu kenikmatan yang membekas. Kenikmatan yang selalu membuat saya ingin kembali lagi ke sana. Oh Sinjai! Sea foodmu sangat menggoda![dG]

(Visited 449 times, 1 visits today)


About

Blogger ~ Suka jalan-jalan gratisan ~ Sedang belajar motret ~ Mengasuh http://daenggassing.com seperti mengasuh anak sendiri


'Oh Sinjai, Sea Foodmu Menggoda!' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool