coto makassar

Nikmatnya Wisata Kolesterol di Makassar

Nikmatnya Wisata Kolesterol di Makassar
5 (100%) 1 vote

“Makassar betul-betul unik, hanya di sini ada wisata kolesterol”, ujar pria berbadan gemuk itu sambil mengusap-usap perutnya. Akbar- 28 tahun seorang teman dari Kalimantan yang mempunyai perut yang sangat buncit. Entah berapa ukuran perut teman saya ini, yang jelas bila sedang melancong ke kampung orang, ia harus merasakan kuliner khas di daerah yang ia datangi.

Setiap daerah mempunyai kuliner khas yang wajib untuk dicicipi oleh para pelancong, hal itu pun berlaku bagi Akbar bila sedang mengunjungi sebuah daerah. Belum lengkap rasanya bila meninggalkan daerah yang ia kunjungi tanpa merasakan nikmatnya kuliner khasnya. “Tujuan travellingkan menikmati tempat-tempat yang indah?,nah tempat yang sangat indah buat saya tidak lain adalah warung makanan khas di daerah tersebut” ujarnya sambil tertawa besar.

Di Makassar sendiri selain terkenal dengan kue tradisionalnya yang manis-manis, juga terkenal dengan makanan khasnya yang serba daging. Karena saat itu saya mengantarnya ke warung-warung kuliner khas favorit di kota daeng seperti Coto, Pallubasa dan Konro Bakar Karebosi hingga ia mengeluarkan penyataan kalau di Makassar ada wisata kolesterol.

Karena kuliner khas di Makassar yang sebagian besar berbahan daging, jeruk nipis sangat dibutuhkan untuk menetralisirnya dalam tubuh, Zat Flavonoid dalam jeruk nipis dapat menurunkan kadar koleterol yang masuk dari makanan-makanan tersebut. Mungkin itu pulalah yang menjadi alasan yang kuat kenapa lidah orang Makassar sangat akrab dengan jeruk nipis.

Seorang teman, Anwar Jimpe Rachman pernah membuat sebuah tulisan tentang distribusi jeruk nipis di Makassar. Karena begitu tidak bisa terpisahkannya jeruk nipis dengan Coto Makassar dan kuliner lainnya, ia memberikan perbandingan keduanya untuk mengukur masa jeruk nipis berlimpah atau sedang berkurang di Makassar. “Caranya mengetahui stok jeruk nipis di Makassar, lihat bentuk potongan jerung nipis di meja warung Coto. Bila potongannya besar berarti stoknya sedang berlimpah. Tapi kalau Anda melihat potongan kecil-kecil, sudah jelas pasokan jeruk benar-benar sedang berkekurangan”

***

Nah berikut beberapa menu yang wajib anda cicipi bila ingin melakukan wisata kolesterol di Makassar.

Coto Makassar

Coto Makassar adalah sebuah makanan asli Turatea (Jeneponto, Takalar, Bantaeng, Gowa dan Makassar), orang dulu tidak mengenal Coto Makassar, tapi lebih mengenalnya dengan nama gantala’ – makanan berkuah yang terdiri dari jeroan kuda yang dipotong-potong kecil dan dimasak berwujud soto dengan dilengkapi penyedap rasa, garam dan vetsin. Warung Coto pertama di Makassar yakni Coto Ranggong, yang berdiri sekitaran tahun 1940-an milik Daeng Sangkala. – (Buku Makassarnolkm 2005: Ininnawa)

Coto Makassar

Kepulan asap dari masakan daging sapi berkuah kecoklatan ini saat pertama kali dihidangkan memberikan kesan istimewa, aroma khas yang ditangkap indera penciuman semakin membuat kita tak tahan lagi untuk mencicipinya langsung, perasan jeruk nipis dan sedikit sambel khas akan membuat anda merasakan sensasi berbeda saat menikmati Coto Makassar. Seperti itulah yang terekan bila saya menikmati makanan yang satu ini. Bagi saya ada hal yang kurang bila tak menikmati Coto Makassar dalam sebulan.

Pallubasa

Sekilas kuliner Pallubasa dan Coto Makassar hampir terihat sama, walau pun kedua makanan khas Makassar ini berbahan dasar daging sapi tapi dari sisi rasa keduanya sangat lah berbeda. Bila Coto Makassar muncul saat tahun 1940-an, konon kuliner Pallubasa ini adalah makanan yang dikreasikan dari Coto Makassar.

Pallubasa Makassar

Bila Coto kuahnya kecoklatan karena kandungan kacang goreng yang dihaluskan, Pallubasa lain lagi, kuahnya sedikit kuning. Saat disajikan taburan ampas kelapa yang sudah disangrai menambah kegurihannya, isi dagingnya pun beragam, ada yang memakai daging sapi hingga daging kerbau. Bila ingin lebih menambah kenikmatan kuliner khas berkuah ini, orang biasa menambahkan kuning telur ayam kampung mentah ke dalam kuahnya.

Konro

Saya belum menemukan literasi tentang sejarah Kuliner yang satu ini, tapi bila berbicara konro di Makassar yang ada di kepala tidak lain yakni Konro Karebosi. Konro Karebosi sendiri didirikan pada tahun 1968, dengan bermodalkan tenda 5 x 5 meter di barat Lapangan Karebosi. Pada tahun pada 1971 pemiliknya yakni Haji Hanaping sudah bisa membeli ruko di Jalan Gunung Lompobattang dan memindahkan warung konronya ke sana.

Menikmati Iga sapi yang kaya akan rasa rempah-rempah serta dipadu padankan dengan bumbu kacangnya yang nikmati akan membuat rasanya semakin kaya. Masakan khas Kabupaten Pangkep ini juga sudah menjadi icon kuliner di kota daeng. Bila sedang berkunjung ke Makassar cobalah untuk menikmatinya.

SOP Saudara

Sekilas sejarah Sop Saudara. Pada tahun 1958, H. Abdullah ikut bekerja pada (alm.) H. Zubair yang saat itu membuka warung sop dan nasi di Pasar Sentral, karena letak warung tersebut di pasar sentral makanya namanya Sop Sentral. Karena ramainya pengunjung warung tersebut, tahun 1960 H. Abdullah membuka warung sendiri di pasar Senggol, saat itu ia menamai warungnya sop saudara dengan alasan bila ada orang yang lewat depan warung nanti dapat singgah sebab yang punya juga saudara. Hingga kini setiap orang yang membuka warung sop dan nasi selalu memberikan nama Sop Saudara. – (Buku Makassarnolkm 2005: Ininnawa)

Sop Saudara

Kuliner yang satu ini juga berbahan dasar daging sapi, dengan kuah yang juga kaya akan rempah-rempah, biasa disajikan dengan bihun serta tambahan perkedel kentang. Cara menikmati makanan khas Kabupaten Pangkep ini biasa disandingkan dengan nasi dan telur rebus.

Nah, sudah siap berwisata kolesterol di Makassar?

(Visited 1,951 times, 1 visits today)


About

Blogger yang juga senang jalan dan fotografi, sibuk jadi buruh online.


'Nikmatnya Wisata Kolesterol di Makassar' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool