Monumen di Makassar Yang Harus Kamu Kunjungi – Wisata Sejarah

Vote Us

Monumen adalah upaya sebuah kota untuk mengenang seseorang atau peristiwa yang dianggap penting oleh suatu kelompok sosial sebagai bagian dari peringatan kejadian pada masa lalu. Monument itu sendiri biasanya berbentuk sebuah bangunan.

Terdapat beberapa monumen di Makassar  yang dibangun untuk memperingati seseorang atau peristiwa penting ini. Meski, monumen berfungsi juga sebagai suatu upaya untuk memperindah penampilan suatu kota atau lokasi tertentu, keberadaan beberapa monumen justru nyaris terlupakan.

Berikut ini beberapa monumen di Makassar;

Monumen Mandala

Monumen Mandala terletak tak jauh dari landmark Makassar yaitu Lapangan Karebosi di Jl. Jenderal Sudirman. Monumen ini adalah simbol kemenangan Indonesia dalam merebut kembali Irian Barat ke pangkuan Ibu Pertiwi pada tahun 1962. Di dalam monumen dengan ketinggian 75 m terdapat diorama kisah–kisah tentang perjuangan para pejuang terdahulu.

Dalam bangunan Monumen Mandala ini terdapat berbagai macam relief dan diorama tentang perjuangan Pembebasan Irian Barat. Bangunan monument berbentuk segitiga sama sisi ini simbol dari Trikora (Tiga Komando Rakyat). Pada bagian bawah dan atas bangunan terdapat relief yang berbentuk kobaran api menandakan semangat juang Trikora. Monument Trikora yang berlantai dua ini menyimpan banyak keunikan di setiap lantainya.

Pada lantai pertama terdapat berbagai macam relief dan juga 12 diorama yang menceritakan perang yang terjadi di Makassar. Pada lantai kedua diorama yang ada menggambarkan perjuangan pembebasan Irian Barat serta mengembalikannya ke NKRI.

Ada pula ruang – ruang yang dimanfaatkan sebagai ruang galeri serta ruang pertemuan. Selain itu di bagian belakang Monumen Mandala juga terdapat sebuah panggung yang biasa digunakan untuk acara – acara tertentu yang diadakan oleh Pemkot atau pun masyarakat kota Makasar.

Monumen Emmy Saelan – foto GoSulsel dotcom

Monumen Emmy Saelan

Keberadaan monument ini nyaris terlupakan.  Banyak yang tak tahu monument ini, apalagi lokasinya yang terletak tersembunyi  di antara bangunan-bangunan permukiman ibu kota Makassar. Monumen Emmy Saelan sendiri terletak di jalan Hertasning tidak jauh dari lapangan Emmy Saelan. Monumen Emmy Saelan ini dibangun pada tahun 1985 oleh Menteri Polhukam pada saat itu yakni Bapak Surono untuk mengenang seorang pahlawan asal Makassar,

Emmy Saelan dilahirkan di Makassar pada 15 oktober 1924, sebagai putri sulung dari tujuh bersaudara. Salah seorang adiknya, Maulwi Saelan, adalah tokoh pejuang dan pernah menjadi pengawal setia Bung Karno. Emmy Saelan adalah salah satu perempuan hebat Bugis – Makassar dan pejuang wanita Indonesia. Meskipun ia anggota palang merah, tetapi ia selalu berpakaian ala laki-laki dan memilih bertempur di garis depan.

Emmy Saelan gugur pada tanggal 23 Januari 1947, saat memimpin sekitar 40 orang pasukan bertempur dengan Belanda. Pertempuran terjadi dalam jarak yang sangat dekat. Seluruh anak buah Emmy gugur dalam pertempuran itu. Tinggal Emmy sendirian. Pasukan Belanda mendekat dan memerintahkan Emmy menyerah tetapi ia menolak dan terus melawan. Senjata yang dia miliki tinggal granat, maka dilemparkanlah granat itu ke pasukan Belanda. Pasukan Belanda pun bergelimpangan, tetapi Emmy turut gugur dalam pertempuran jarak dekat itu.

Monumen Laskar Pemberontak Harimau

Tugu berbentuk seekor macan jantan ini kurang dikenal, bahkan oleh masyarakat Makassar sendiri. Warga Makassar lebih mengenalnya sebagai Taman Macan dan sehari-hari digunakan sebagai sarana olahraga, utamanya jogging.

Terletak di Jl. Sultan Hasanuddin, monument ini diresmikan pada 1985 oleh Menko Polkam Surono Reksodimedjo, tugu ini menggambarkan kegigihan pasukan pemberontak Harimau Indonesia di Ujung Pandang (nama lama Makassar). Pada tugu itu tertera: “Dengan rahmat Tuhan yang Maha Esa pada hari ini tanggal 1985 saya resmikan monumen Lasykar Pemberontak Harimau Indonesia di Ujung Pandang. Tertanda tangan Menkopolkam, Surono,”.

Pada penyangga patung terdapat ukiran seputar Laskar Harimau. Terdapat nama-nama pejuang, antara lain Mochammad Syah dan Wolter Robert Monginsidi.

monumen di Makassar

Tugu Pahlawan Indonesia – Makassar

Tugu Pahlawan Indonesia

Monumen di Makassar yang harus kamu kunjungi lainnya adalah monumen yang terletak di Jalan Ujung Pandang. Tugu Pahlawan Indonesia, namanya, mungkin adalah monumen yang paling sering diabaikan keberadaannya. Berada persis tepat di seberang pintu masuk Benteng Jumpandang atau Fort Rotterdam tak membuatnya dikenali oleh banyak warga Makassar. Terlebih, sebuah prasasti di kaki tugu dengan tulisan sudah kabur dan cat-nya terkelupas.

Sejatinya, tugu ini berupa pilar silinder setinggi sekitar lima meter dan dibangun di atas lokasi yang menjadi lokasi pendaratan pasukan TNI, usai pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada 1949. Lokasi monument yang diresmikan pada 2003 oleh Mayjen TNI Purn Andi Mattalatta atas nama sesepuh pejuang kemerdekaan Indonesia ini adalah tempat terjadinya pertempuran dahsyat antara pejuang republic melawan KNIL dan NICA.

Temukan berbagai penawaran wisata menarik di sini Tiket murah dari Jakarta ke Makassar , Hotel murah di Makassar, dan Beragam paket wisata

Keberadaan monumen-monumen di Makassar ini seharusnya mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Kota Makassar mengingat fungsinya sebagai pengingat peristiwa-peristiwa penting. Beberapa monumen di Makassar tampak seperti terabaikan padahal bisa difungsikan untuk memperindah kota.

 

(Visited 84 times, 1 visits today)

About

sharing is caring | bebas merdeka 100% | writer and traveller wannabe | peneliti paruh waktu | social media enthusiast |


'Monumen di Makassar Yang Harus Kamu Kunjungi – Wisata Sejarah' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool