Menyusuri Garis Pantai Barat Makassar

Menyusuri Garis Pantai Barat Makassar
5 (100%) 1 vote

Pantai Losari dan Makassar seperti dua magnet yang sulit dipisahkan. Namun apakah anda percaya disebuah kota dengan garis pantai  52,8 km hanya ada satu pantai yang menarik?

Matahari dengan malu-malu memendarkan cahaya dari ufuk timur. Cahaya berwarna keemasan menerangi pucuk-pucuk daun yang tinggi. Hari-hari setelah lebaran dimana sebagian orang masih menikmati liburan di kampung masing-masing membuat kota ini masih terlihat sepi. Saya mencoba mengalahkan rasa malas dengan mengayuh sepeda berkeliling kota.

Dari tempat pelelangan ikan di Rajawali, saya melanjutkan perjalan kearah salah satu ikon kota Makassar. Pantai Losari. Perjalanan tidak berhenti disitu. Dari sana saya kemudian berbelok menyusuri jalan dua jalur Metro Tanjung bunga.

Kawasan ini masih tengah berbenah. Ada banyak perumahan baru yang dibangun disana. Ada hotel,rumah sakit dan beberapa gedung yang juga tidak ketinggalan dibangun untuk menunjang kawasan ini. Ibarat seorang gadis remaja, kawasan ini tengah bersolek memikat dan mempesona siapapun yang memandangnya.

Dari kejauhan Jembatan Barombong mulai tampak. Namun sebelum sampai di ujung jembatan saya berbelok ke bawah dan kemudian menaiki tanggul sungai Jeneberang.

Sapi-sapi melintasi tanggul Sungai Jeneberang

Sapi-sapi melintasi tanggul Sungai Jeneberang

Dihari-hari libur biasanya tempat ini menjadi tempat favorit untuk memancing ataupun hanya menikmati senja.Hari ini masih sepi. Saya tidak dapat menahan diri untuk membasahi kaki sambil menyusuri muara sungai Jeneberang. Setelah puas menikmati muara sungai, perjalanan pun di lanjutkan menuju ke Tanjung Merdeka.

Landmark Pantai Layar Putih

Landmark Pantai Layar Putih

Ada yang menyebut Tanjung Merdeka juga sebagai Pantai Layar Putih. Sebuah tugu berbentuk layar dibangun pada titik pertemuan antara sungai Jeneberang dengan laut. Sepuluh tahunan yang lalu saya dan teman-teman masih sempat menikmati bermain- maun di depan tugu ini. Namun beberapa tahun terakhir, abrasi laut kemudian menggeser garis pantai menjadi lebih dalam. Akhirnya tugu ini pun kemudian dikelilingi air laut.

Pepohonan yang meranggas di tepi pantai

Pepohonan yang meranggas di tepi pantai

Akibat abrasi beberapa pohon yang dulu tumbuh di tepian pantai meranggas di tepi pantai. Hal ini kemudian menciptakan sebuah pemandangan dengan harmoni berbeda.

Jika kita menilik secara berurutan secara geografis maka garis pantai yang paling sering di kunjungi di Makassar adalah Pantai Layar Putih ( Tanjung Merdeka) – Tanjung Bayan – Pantai Akkarena – Pantai Losari. Diantara spot-spot ini terdapat pula spot-spot kecil yang tidak terlalu ramai dikunjungi orang.

Masih di Tanjung Merdeka

Masih di Tanjung Merdeka

Pantai Layar Putih dan Tanjung Bayan secara umum masih dikelola oleh masyarakat setempat. Bagi pengunjung yang ingin mengunjungi tempat cukup membayar karcis masuk sebesar 5.000 rupiah untuk motor dan 10.000 rupiah untuk mobil. Di kawasan ini disediakan rumah-rumah tradisional untuk bersantai. Rumah-rumah yang berukuran agak besar biasanya disewakan per rumah. Terdapat pula rumah-rumah yang berukuran agak kecil yang terletak di pinggir pantai yang juga dapat disewa. Untuk menyewa rumah yang berukuran kecil ini pengunjung cukup membayar 25.000 rupiah.

Berdampingan dengan kedua pantai tersebut, terdapat pantai Akkarena. Pantai ini dipisahkan dengan sebuah tanggul batu yang menjorok ke laut. Ditahun 1998 kawasan pantai Akkarena hanya seluasa 450 m2 dan sekarang telah berkembang hingga 10Ha.

Pantai Akkarena dilengkapi taman, arena bermain outdoor, serta olahraga air seperti jetsky, flying fish, banana boat, memancing ikan, maupun berenang di pinggir pantai. Arena olahraga air ini telah ditunjang dengan tempat bilas, loker dan tempat ganti pakaian.

Landmark Pantai Akkarena adalah sebuah  dermaga kayu dengan panjang sekitar 150m. Dari dermaga ini kita dapat menyaksikan keindahan matahari terbenam.

Menikmati Pantai

Menikmati Pantai

Bila anda berkunjung ke Makassar, jangan sampai ketinggalan keindahan sunset di garis pantai barat. Mata akan dimanjakan dengan begitu sempurnanya cahaya sunset berpendar di antara kilauan cahaya dari lautan.

Bila anda ingin menyatakan cinta, ajaklah pasangan anda ke dermaga panjang di Pantai Akkarena. Suasana romantis di pantai ini akan membuat peluang anda di terima cukup besar.

Namun bila anda di tolak, mungkin sebaiknya anda mencari pasangan yang lain.

(Visited 737 times, 3 visits today)


About

Coffe Holic | Suka menggambar | suka menghayal | lagi belajar motret | suka grogi dekat cewe cantik | mengasuh http://daengadda.com/ |


'Menyusuri Garis Pantai Barat Makassar' have 2 comments

  1. July 29, 2015 @ 1:07 pm Yuki

    Pantai Akkarena yang sering dipakai juga untuk foto prewed, terutama pemandangan sunsetnya. hehe… Sayang sekali Pantai Layar sekarang sudah berubah..

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool