Kuliner Malam Batangase

Menikmati Suasana Kuliner Malam Batangase

Vote Us

Sudah lebih setahun kami sekeluarga berdomisili di Maros. Sejak saat itu juga kami banyak menghabiskan waktu di daerah ini. Perumahan yang kami tempati berada di jalan poros menuju Kariango. Untuk menuju rumah kami melewati Pasar Batang Ase yang ada di pinggir jalan poros Makassar – Maros. Di sinilah biasanya kami berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari.

Kuliner Malam Batangase

Bangunan utama Pasar Batangase

Sewaktu masih baru tinggal di sini, Pasar Batang Ase masih seperti pasar tradisional lainnya. Sumpek, becek dan tidak beraturan. Namun, sudah hampir setahun ini wajahnya berubah drastis. Bangunannya lebih bagus dengan kios-kios permanen. Pedagang sayur dan ikan yang dulu tumpah di pinggir jalan dan tempat parkir, direlokasi ke tanah kosong sekitar 200 meter dari pasar Batang Ase.

Beberapa bulan belakangan, lahan parkir yang sempat kosong itu kini sudah selesai ditimbun dan dicor (beton). Lahan parkir di depan bangunan Pasar Batang Ase ini pada siang hari digunakan sebagaimana fungsinya. Namun, di malam hari areal parkir ini disulap jadi pasar malam dan pusat kuliner, Kuliner Malam Batangase (KMB). Para penjual makanan yang biasa berjualan di pinggir jalan dikumpulkan di areal ini. Jadi, tidak ada lagi pedagang yang memarkir gerobaknya di pinggir jalan yang kadang jadi penyebab kemacetan di sekitar pasar.

Kuliner Malam Batangase

Suasana Kuliner Malam Batangase (KMB) mulai sepi menjelang jam 9 malam

Sesuai namanya, tempat ini baru kelihatan ramai di malam hari. Namun, beberapa gerobak biasanya sudah mulai berjualan saat sore hari. Sewaktu datang membawa si kecil, suasana Kuliner Malam Batangase lumayan ramai. Beberapa kios pakaian di dalam bangunan pasar masih buka dan melayani para pembeli. Kami parkir di depan kios bangunan utama, karena areal parkir ditutup untuk kendaraan pengunjung. Kami disambut gerobak penjual bakso tusuk yang memarkir motornya di sudut pasar. Di sebelahnya ada gerobak sepeda motor penjual gorengan.

Beberapa barang jualan digelar di atas tikar di tengah lapangan. Beberapa tenda juga tampak berdiri di tengah-tengah. Di bagian barat terdapat gerbang masuk yang disponsori salah satu merek perusahaan otomotif. Di sudut lainnya, terdapat pangkalan ojek yang bersebelahan dengan toilet umum. Beberapa warung tenda juga berdiri di bagian utara Kuliner Malam Batangase ini.

Kuliner Malam Batangase

Gerbang Kuliner Malam Batangase, ditutup untuk kendaraan

Kuliner Malam Batangase

Pangkalan ojek yang bersebelahan dengan toilet umum KMB

Perhatian si kecil #BabyJo langsung tertuju pada lampu warna-warni dan suara nyanyian anak-anak yang sedang diputar. Odong-odong. Wajahnya sangat antusias melihat odong-odong dengan kerlap-kerlip lampunya. Pemilik odong-odong langsung menawari kami. Tak lama kemudian si kecil sudah berada di salah satu kursi dengan tema film kartun tersebut. #BabyJo kebagian kursi BoboBoy. Total ada 5 lagu terputar sampai akhirnya si kecil kami ajak ke tempat lain. Sebuah lapak mainan tak jauh dari odong-odong menarik perhatian si kecil. Setelah mondar-mandir memilih mainan, kami tidak jadi membelikannya, karena mobil-mobilan yang diincarnya sudah banyak di rumah.

Kuliner Malam Batangase

Odong-odong di KMB yang pertama kali menarik perhatian si kecil

Selanjutnya kami memutuskan mencari makan dulu. Walaupun namanya tempat kuliner, namun tidak terlalu banyak pilihan makanan yang ada di sini. Warung tenda yang menjual makanan berat bisa dihitung dengan sebelah tangan. Pilihan kami akhirnya jatuh ke warung nasi uduk. Saya dan istri kompak memesan nasi uduk dan ayam goreng. Kami sejak dulu memang penggemar makanan ini. Bahkan dulu kami punya tempat favorit makan nasi uduk dan ayam goreng di jalan bulukunyi Makassar. Namun, paket nasi uduk di sini lebih lengkap karena dilengkapi dengan sayur sup. Selain rasanya tidak kalah dengan nasi uduk yang biasa kami makan, harganya juga lebih murah.

Kuliner Malam Batangase

Nasi uduk dan ayam goreng, salah satu makanan favorit kami juga ada di KMB

Di bagian timur area Kuliner Malam Batangase terdapat satu lagi wahana permainan anak-anak. Wahana ini berupa istana balon. Inilah yang sejak tadi juga menarik perhatian si kecil. Wahana permainannya cukup ramai dengan anak-anak yang jauh lebih besar dibanding #BabyJo berlari dan melompat-lompat. Saya tidak mengijinkan si kecil mencoba wahana tersebut karena khawatir terinjak-injak oleh anak lainnya.

Setelah berkeliling melihat-lihat pakaian yang dijual di tenda, #BabyJo tiba-tiba sudah berada di tempat penyewaan mobil-mobilan. Setelah negosiasi harga, kami mengijinkan #BabyJo bermain mobil-mobilan ditemani sepupunya. Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam lewat. Beberapa lapak pedagang juga sudah mulai tutup. #BabyJo dan sepupunya kelihatan senang berkeliling areal parkir ini dengan mobil-mobilan. Odong-odong yang tadi berada di bagian barat dekat gerbang masuk juga sudah tidak ada.

Kuliner Malam Batangase

Lapak penjual pakaian di KMB

Walaupun masih banyak kekurangannya, kami cukup puas menikmati suasana Kuliner Malam Batangase ini. Setidaknya kami punya pilihan lain jika ingin mengajak si kecil bersenang-senang.

Kuliner Malam Batangase

Penyewaan mobil mainan di KMB
Mau liburan ke Makassar dan sekitarnya? Cari di sini: tiket pesawat dan hotel
(Visited 230 times, 1 visits today)


About

anbhar.net | AngingMammiri.Org | AC Milan | PSM | Sobatpadi | Suka Dunia Militer & Penerbangan | Berenang & Snorkeling | Ngemil | Jalan2 | | AB+


'Menikmati Suasana Kuliner Malam Batangase' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool