Pulau lae-lae

Menikmati Pulau Terdekat dari Kota Makassar

Menikmati Pulau Terdekat dari Kota Makassar
5 (100%) 1 vote

Pulau lae-lae adalah salah satu pulau yang paling dekat dengan kota Makassar. Pulau ini di tempuh dengan kapal motor (jolloro) kurang lebih 15 menit. Pilihannya ada dua dermaga 1. dermaga di depan banteng Fort Rotterdam dan yang kedua adalah dermaga kayu bangkoa, namun kami sarannkan anda menggunakan dermaga kayu bangkoa, karena biayanya hanya Rp. 20.000/orang pulang pergi, sedangkan kalau di depan banteng harus menyewa satu perahu, namun dengan ketentuan yang sama bahwa jadwal keberangkatan dan pulangnya bisa diatur oleh pengunjung.

Pulau lae-lae adalah pulau berpenghuni, dari kota Makassar sudah kelihatan rumah-rumah penduduk.jika bekunjung ke sana kami biasanya menginap di rumah warga. Mereka sangat ramah dan terbuka kepada pengunjung.

Pulau lae-lae

Di sisi utara pulau adalah rumah-rumah warga yang berjejer berbentuk kluster yang jumlahnya sekitar 100 KK, bagi anda yang suka menikmati suasana kampung nelayan bisa dengan puas menikmati suasana di pulau ini, pemandangan yang biasa di lihat adalah orang yang membuat atau merawat perahu, nelayan yang merapikan jaring dan berbagai suasana perkampungan nelayan lainnya.

Sementara di sisi barat ada tanjung yang memanjang, awalnya tanjung ini dibangun sebagai penghalang ombak yang menuju pelabuhan Makassar, namun lama-kelamaan rentetan ombak membawa pasir dan mengendapkannya di tanjung sehingga terbentuklah sebuah pantai yang elok, di sini berjejer beberapa gasebo yang disewakan bagi para pengunjung, harga per unitnya berkisar Rp 40.000, tersedia pula kamar mandi umum dan wc umum yang di kelolah oleh salah satu pemilik gasebo, untuk kamar mandi dan WC umum para tamu dikenakan biaya tambahan berkisar Rp. 5000/orang, sebagai biaya kebersihan dan air mandi, maklum yang disediakan adalah air tawar yang diangkut secara manual oleh pengelolah demi kenyamanan para pengunujung.

Bagi anda yang ingin seharian di pulau ini bisa melakukan beberapa alternative pilihan makanan, seperti membawa nasi bungkus, ikan segar atau memesan dari penduduk pulau, jika melakukan jalan-jalan bersama rekan-rekan kerja biasanya pengunjung membawa ikan segar yang di beli di pasar paotere, Jika tak ingin repot-repot membawa ikan, pengunjung bisa memesan ikan kepada pengelolah gasebo jauh-jauh hari sebelum melakukan kunjungan bersama rombongan, atau saat kunjungan memesan mie goreng khas lae-lae yang sudah terjamin kenikmatannya oleh cerita pengunjung-pengunjung sebelumnya.

Pulau lae-lae

Tak hanya itu kami sendiri bahkan bisa memesan kopi panas dan teh panas untuk menikmati suasana santai di gasebo sambil menikmati terpaan angin laut. Bagi orang-orang yang hobi memancing bisa ke bagian ujung tanjung, karena disitu ada selat dari dua tanjung pemecah ombak yang menciptakan arus sehingga ikan-ikan banyak yang bermain disana. Di sebelah tanjung lae-lae ada lagi lae-lae kecil, proses terbentuknya sama dengan tanjung lae-lae, yaitu dari pemecah ombak kemudian menciptakan pantai, disini belum berpenghuni, tetapi juga tidak ada air tawar untuk pengunjungnya.

Di balik kecantikan dan keelokannya, sebenarnya ada satu kekhawatiran terbesar dari penduduk lae-lae itu sendiri, hamzah (25 tahun) misalnya selalu khawatir dengan mega proyek CPI, yang mengancam keberadaan penduduk lae-lae, jadi sebelum berbayar mahal sebaiknya anda mulai berkujung dari sekarang.

(Visited 720 times, 1 visits today)


About

Saya menyukai matahari dan perjalanan-perjalanan bersamanya


'Menikmati Pulau Terdekat dari Kota Makassar' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool