kuliner khas makassar

24 Jam Kulineran di Makassar (I)

24 Jam Kulineran di Makassar (I)
1 (20%) 1 vote

Bayangkan kamu sedang ada di kota Makassar, lalu bingung bagaimana menghabiskan waktu selama 24 jam. Mau ke mana saja? Atau mau makan apa saja?

Well, tidak usah kuatir. Kota ini punya banyak pilihan kuliner yang bisa kamu maksimalkan untuk mengisi perut. Kota ini penuh dengan beragam makanan, baik itu makanan berat, makanan ringan atau cemilan. Kuliner utama kota ini memang olahan laut (sea food) dan makanan penuh daging atau jeroan. Sementara cemilan khas Makassar, banyak dari olahan pisang yang sepertinya sayang untuk dilewatkan.

Yuk lebih jauh mengenal ikon kuliner kota Makassar!

Nah, tertarik ndak untuk merasakan 24 jam di Makassar dan melewatkannya dengan beragam kuliner khas Makassar ini? Kalau iya, ikuti saran saya di bawah ini:

Kita Mulai Dengan Nasi Kuning

Nasi kuning adalah salah satu sajian khas yang populer di kota Makassar dan sekitarnya. Ada banyak warung yang menyajikan nasi berwarna kuning itu, salah satunya adalah nasi kuning Riburane yang terletak di seberang kantor Radio Republik Indonesia (RRI).

Nasi kuning Riburane - kuliner khas Makassar

Meski sebenarnya nasi kuning bukan kuliner asli Makassar, tapi nasi kuning Riburane sudah bisa didapuk sebagai nasi kuning yang sangat Makassar. Alasannya, berbeda dengan nasi kuning di pulau Jawa yang didampingi oleh lauk bercita rasa manis, nasi kuning Riburane memiliki pendamping yang rasanya asin seperti telur pindang rebus, sayur waluh, sayur nangka, empal daging, abon dan kering kentang.

Untuk kamu yang tidak biasa sarapan dengan porsi besar, nasi kuning Riburane mungkin akan sulit dihabiskan karena seperti kuliner khas Makassar lainnya, porsinya memang tergolong besar. Tapi bagi yang terbiasa makan pagi dengan porsi besar, bolehlah jadi pilihan di pagi hari.

Coto Makassar di Jam 10 Pagi

Kadang ada waktu antara sarapan dan makan siang yang membuat perut kita keroncongan. Mau makan berat rasanya tanggung karena jam makan siang sebentar lagi datang. Kalau kamu sedang berada di Makassar, maka salah satu pilihan tepat untuk mengisi waktu tersebut adalah dengan mencari warung coto Makassar.

Coto Makassar - kuliner khas Makassar

Coto Makassar, atau Coto Mangkasara dalam aksen Makassar, adalah makanan tradisional Makassar, Sulawesi Selatan, yang terbuat dari daging, hati dan jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama. Rebusan ini kemudian diiris-iris kecil lalu disuguhkan bersama kuah dengan bumbu yang diracik secara khusus. Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dimakan dengan ketupat dan ‘burasa’.

Ada beberapa tempat yang bisa jadi pilihan untuk menyantap Coto Makassar ini jika kamu sedang berada di Makassar. Kamu bisa mencobanya di Coto Gagak yang terletak di Jl. Gagak atau Coto Nusantara di Jl. Nusantara yang tak jauh dari Benteng Rotterdam. Ada pula Coto Paraikatte dan Coto Pettarani yang terletak di Jl. Pettarani.

Makan Siang Dengan Pallubasa atau Sop Saudara.

Siang menjelang, perut sudah mulai terasa keroncongan. Sekarang saatnya mencari warung yang menyediakan makan siang khas Makassar. Salah dua pilihan makan siang adalah pallubasa atau sop saudara.

Pallubasa hampir sama dengan coto, terdiri dari daging dan jeroan sapi atau kerbau yang disajikan dengan kuah berwarna cokelat. Pembeda utama dengan coto adalah tambahan kelapa sangrai yang disajikan di atas kuah pallubasa serta pendamping utamanya. Bila coto disajikan bersama ketupa maka pallubasa disajikan bersama nasi putih.

Pallubasa - kuliner khas Makassar

Ada beberapa warung pallubasa yang sangat terkenal di Makassar, di antaranya adalah Pallubasa Serigala yang terletak di Jl. Serigala serta Pallubasa Onta yang terletak di Jl. Onta. Pallubasa Serigala sekarang bahkan sudah membuka cabang di beberapa tempat.

Sementara itu, sop saudara adalah sup daging yang juga hampir mirip dengan coto Makassar. Ada banyak pilihan sop saudara yang bisa dicicipi. Mau sop saudara yang dimakan bersama ikan bandeng (bolu) atau cukup dengan sop dan nasi saja, semua ada.

Beberapa warung sop saudara yang terkenal dan kerap dijadikan rekomendasi adalah warung sop saudara jalan Irian, sop saudara Andalas, sop saudara Hj. Lian, dan sop saudara Pettarani. Warung-warung ini juga memiliki cabang di beberapa lokasi di Makassar.

Temukan berbagai penawaran wisata menarik di sini Booking tiket online, Bikin tiket passport online, dan Beragam paket wisata

***

Mencicipi kuliner khas Makassar di tiga waktu berbeda, masih sanggup? Masihlah yaaa, jangan menyerah dulu, masih banyak kuliner lainnya loh. Lanjut ya ke artikel 24 Jam Kulineran di Makassar bagian II.

(Visited 1,204 times, 1 visits today)


About

anbhar.net | AngingMammiri.Org | AC Milan | PSM | Sobatpadi | Suka Dunia Militer & Penerbangan | Berenang & Snorkeling | Ngemil | Jalan2 | | AB+


'24 Jam Kulineran di Makassar (I)' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool