Mengenal Rumah Adat Sao Mario Di Kota Kalong

Vote Us

Makassar merupakan daerah yang di tanah sulawesi selatan yang memiliki banyak sekali kesenian dan budaya peninggalan-peninggalan terdahulu yang tentu saja memiliki sejarah. Selain destinasi wisata alamnya yang sangat menakjubkan, pantainya yang biru dengan ombak yang menggulung seakan menyapa para pelancong, gunung-gunungnya yang tinggi dan hijau yang siap menyambut para pendaki untuk meraih puncaknya.

Berbicara mengenai sejarah di Sulawesi Selatan tentu banyak sekali, dimulai dari Kerajaan Gowa hingga Kerajaan Luwu semua memiliki ceritanya masing-masing. Dan tentu salah satunya kita akan membahas tentang Rumah Adat yang ada di Kota Kalong. Kota Kalong atau disebut dengan Kota Kalelawar adalah salah satu kabupaten yang berada di Sulawesi Selatan yakni Kabupaten Soppeng.

Salah satu keunikan dari Kota Kalong yang pantas untuk dijadikan tempat liburan yaitu Rumah Adat Sao Mario yang terletak di Kelurahan Manorang Salo Kecamatan Marioriawa, berjarak sekitar 30 Km dari Kota Watansoppeng. Rumah adat ini berbentuk seperti sebuah kompleks yang dimana di dalamnya terdapat berbagai miniatur rumah adat yang bergaya aksitektur Bugis, Makassar, Mandar, Toraja, Minangkabau dan Batak. Untuk Sao Mario sendiri merupakan rumah adat perpaduan dari gaya bugis dan minagkabau.

Sumber : http://banyumataramkasampurnan.blogspot.co.id/2015/07/rumah-adat-sao-mario.html

Pintu Gerbang Rumah Adat Sao Mario

Sumber : http://banyumataramkasampurnan.blogspot.co.id/2015/07/rumah-adat-sao-mario.html

Kompleks Rumah Adat Sao Mario

Rumah adat Sao Mario dibangun pada tahun 1993 oleh Datuk Rajo Nan Sati. Secara keseluruhan bangunan ini memiliki gaya arsitektur bugis. Rumah Adat Sao Mario sendiri dikenal dengan sebutan nama rumah 100 tiang atau Bola SeratuE karena inilah ciri khas rumah adat bugis seperti pada umumnya dengan tiang-tiang penyagah di bagian dasar bangunannya.

Sumber : http://picture.triptrus.com/image/2014/06/rumah-adat-sao-mario.jpeg

Rumah Adat Sao Mario

Selain sebagai Rumah Adat Sao Mario berfungsi juga sebagai museum dengan koleksi berbagai jenis barang antik yang bernilai tinggi peninggalan dari beberapa kerajaan di Indonesia. antara lain tempat tidur, perangkat meja dan kursi makan, lemari, ratusan guci, perlengkapan makan raja-raja, berbagai senjata tajam berupa badik, parang, pedang, keris, dan lainnya. Kompleks rumah adat ini juga dilengkapi rumah makan berbentuk perahu pinisi.

Sumber : http://banyumataramkasampurnan.blogspot.co.id/2015/07/rumah-adat-sao-mario.html

Rumah Adat Mandar di Kompleks Rumah Adat Sao Mario

Secara bangunan, rumah adat Sao Mario di mulai dari dinding, lantai, tiang, rangka serta perabotan berbahan baku lontar asli dari Kabupaten Soppeng. Selain itu Rumah adat ini dikenal dengan rumah adat 4 etnis yang terdapat dalam satu wilayah yaitu bugis, makassar, mandar, dan tanah toraja.

Selain fungsinya sebagai museum, rumah adat Sao mario juga memiliki beberapa fungsi yang sampai dengan sekarang masih digunakan oleh pemerintah yaitu :

  1. Sebagai museum koleksi barang antik dari berbagai daerah di Indonesia dan Luar Negeri,
  2. Tempat penyimpan barang bersejarah seperti Senjata tajam dan berbagai macam batu permata,
  3. Sebagai tempat acara rakyat seperti Pesta Ulang Tahun Soppeng,
  4. Sebagai tempat acara pernikahan tradisional masyarakat Soppeng
(Visited 2,063 times, 1 visits today)


About

Reinventing Teamwork


'Mengenal Rumah Adat Sao Mario Di Kota Kalong' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool