Kawasan Wisata Rammang-Rammang Yang Kian Bersolek

Vote Us

Kawasan Wisata Rammang-Rammang, kawasan karst kini menjelma menjadi objek wisata penting di Sulawesi Selatan. Keindahan panorama alam yang ia miliki dan jarak dari Makassar yang tak begitu jauh menjadikan Rammang-Rammang sebagai salah satu destinasi pilihan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Jalan-jalan ke Maros dan Pangkep yuk! Ada banyak yang seru loh di sana.

Lima tahun terakhir nama kawasan wisata Rammang-Rammang ini mulai wara – wiri di media sosial dan semakin terkenal setelah beberapa stasiun televisi menayangkan keindahannya. Sejak itu, kawasan yang secara administratif termasuk bagian dari Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan menjadi salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan.

Setelah pelaksanaan Festival “Full Moon“ Rammang-Rammang yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan pada tahun 2015, kawasan ini makin berbenah. Dua dermaga dipercantik dan berbagai fasilitas tambahan.

Apa saja yang bisa kamu nikmati di kawasan wisata Rammang-Rammang ini? Simak yuk..

Dermaga 1 dan Dermaga 2 Salenrang

Untuk menikmati pesona keindahan kawasan wisata Rammang-Rammang, satu-satunya sarana transportasi yang memungkinkan adalah jolloro’I (sejenis perahu) sebab akses yang tersedia hanya sungai. Saat ini kedua dermaga yang ada, yaitu Dermaga 1 dan Dermaga 2 Salenrang sudah bukan lagi kumpulan bambu dan kayu yang dijejer seadanya tapi dermaga yang semakin luas dan lebih aman.

Setidaknya ada 100an jolloro’ kedua dermaga ini yang siap melayani pengunjung. Untuk tarifnya berkisar antara 200 ribu hingga 350 ribu rupiah, tergantung pada jumlah penumpang yaitu kapasitas 1 – 4 orang = 200 ribu, 5 – 7 = 250 ribu, 8 – 10 orang = 350 ribu. Untuk tujuan khusus semacam peliputan atau pengambilan foto video pra wedding dikenakan biaya 350 ribu.

Menyusuri Sungai Pute Menuju Kampung Berua

Perjalanan menuju Kampung Berua menyusuri Sungai Pute akan dimanjakan dengan pemandangan hutan bakau, pohon nipah, melalui celah bebatuan yang tampak tumbuh dari dasar sungai, bentangan gugusan pegunungan kapur, beberapa jenis burung endemik. Pegunungan karst yang mengelilinginya menjadikan Kampung Berua ini benar-benar terpisah dari dunia luar dengan hanya mengandalkan jolloro’   sebagai sarana transportasi keluar masuk kampung yang hanya mempunyai 12 rumah ini.

Kawasan Wisata Rammang-Rammang

Menyusuri Sungai Pute Kawasan Wisata Rammang – Rammang, Maros

Memasuki kampung ini pengunjung dikenakan tarif masuk sebesar 3000 rupiah per orang bagi wisatawan domestik. Untuk bule, sebesar 7000 ribu per orang. Kampung Berua terletak paling ujung Dusun Rammang – Rammang, Desa Salenrang. Kampung Berua ini  dikelilingi gugusan bukit karst, hamparan persawahan yang menghijau dan tambak milik penduduk.  Bukitnya yang hijau dan masih alami menjadi habitat hewan langka seperti monyet hitam yang hanya dapat ditemukan di kawasan karst.

tiket mudik murah

Menjelang maghrib kita bisa melihat ribuan kelelawar keluar dari mulut goa dari karst-karst dan segerombolan elang yang mengambil kesempatan memburu kelelawar yang keluar dari rombongannya. Pada malam hari kita bisa menjumpai kunang-kunang, milky way (pada waktu tertentu) dan hamparan bintang di langit.

Gua – Gua Cantik

Di dalamnya terdapat gua – gua cantik hasil pelarutan batu gamping selama ribuan tahun. Setidaknya ada tiga gua yang bisa dikunjungi di Kampung Berua ini yaitu Bulu Passaung, Batu Kingkong dan Batu Berlian.

Kawasan Wisata Rammang-Rammang

Wajah Kingkong di Gua Batu Kingkong, Kawasan Wisata Rammang- Rammang

Dua gua yang sering menjadi tempat berswafoto para pengunjung adalah Gua Batu Kingkong dan Batu Berlian. Pada salah satu dinding tebing di depan mulut gua terdapat pahatan alami yang dipercaya warga menyerupai wajah seekor kingkong. Wajah kingkong ini tak tampak jika hanya menggunakan mata biasa dan hanya terlihat jika memakai kamera. Sementara Gua Batu Berlian berupa gua yang dipenuhi kilauan stalakmit dan stalaktit di dalam kegelapan ketika terkena cahaya matahari.

Padang Ammarrung

Padang Ammarrung adalah bukit batu karst yang terdapat di Kampung Berua. Untuk mencapainya harus melalui jalan setapak dan melalui jembatan kecil. Di atas bukit hamparan sawah dan tambak serta gugusan gunung nan hijau.

Yuk keliling Makassar! Eits, ambil promo tiket murahpaket tour & jangan lupa pesan hotel murah juga!

Di atas bukit terdapat beberapa pondok sederhana tak berdinding milik warga sebagai tempat berjualan makanan dan minuman. Pondok – pondok ini lumayan luas, bisa menampung hingga 10 orang, dan disewakan bagi pengunjung yang ingin bermalam menyaksikan langit malam penuh bintang dan, jika beruntung, bisa melihat milky way.

bersambung

(Visited 52 times, 1 visits today)


About

sharing is caring | bebas merdeka 100% | writer and traveller wannabe | peneliti paruh waktu | social media enthusiast |


'Kawasan Wisata Rammang-Rammang Yang Kian Bersolek' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool