adapada kedai Ratulangi

Adapada Kedai dan Konsep Vintage yang Keren

Adapada Kedai dan Konsep Vintage yang Keren
5 (100%) 2 votes

Belakangan ini, sejak sering berkunjung ke beberapa kafe di Makassar, entah dalam rangkan janjian dengan teman, menghadiri sebuah event atau mereview kafe, saya jadi sering sekali memperhatikan interior kafe tersebut. Padahal selama ini kalau datang ke kafe di Makassar ya sekadar berkunjung saja, makan – kerja atau ngobrol-ngobrol  bersama teman – pulang. Paling yang jadi perhatian adalah soal makanannya enak apa gak, harganya murah apa mahal, wi-finya kencang apa gak :))

Karena gak berkecimpung di dunia desain interior atau semacamnya, saya betul-betul awam dengan istilah dalam bidang ini. Saat mulai menulis tentang kafe di Makassar yaaaa mau gak mau saya setidaknya harus tau sedikit tentang interior. Saya akhirnya mulai cari tau dengan banyak bertanya pada teman atau membaca dan googling.

Salah satu yang membuat saya terkesan dengan interiornya adalah Adapada Kedai, sebuah kafe di Makassar yang berlokasi di Jalan Ratulangi. Adapada Kedai menawarkan konsep berbeda dengan kafe atau warung kopi yang sudah lebih dulu hadir di Makassar. Sebelumnya saya pernah beberapa kali diajak teman untuk meet up di Adapada Kedai tapi lokasinya di Pasar Segar Panakkukang, bukan di jalan Ratulangi. Ada kafe vintage di Makassar, Nan. Kerenki, bagus untuk ditulis. Ketemuan di sana yuk, lokasinya di Pasar Segar, demikian katanya. Sayangnya waktu ketemuannya selalu tidak cocok dengan aktivitas saya.

Hingga di suatu siang sepulang dari Mama Toko Kue bersama beberapa teman blogger Makassar, kami mampir di Adapada Kedai. Tujuannya sebenarnya ke Pantai Losari dan Benteng Rotterdam untuk foto-foto sebuah produk, tapi karena panas matahari Makassar yang tidak bersahabat, akhirnya diputuskan menunggu hari menjelang sore. Qiah mencari kafe di seputaran Ratulangi dan pilihan jatuh pada Adapada Kedai.

Adapada Kedai Ratulangi merupakan cabang ketiga di Makassar. Sebelumnya dibuka di kompleks Pasar Segar Panakkukang dan menyusul Adapada Kedai Perintis Kemerdekaan. Semuanya mengusung konsep yang sama, vintage dengan sedikit sentuhan modern. Penggunaan tema vintage sendiri dapat diaplikasikan ke berbagai macam hal, baik bentuk bangunan, pemilihan bahan, serta tampilan interior dalam ruangan.

Jika mendengar kata vintage, biasanya otomatis yang kita pikirkan adalah kuno, antik, jadul. Padahal jika ditelusuri, pada awalnya kata “vintage” sama sekali tidak berhubungan dengan sesuatu yang kuno. Konon, kata vintage berasal dari Bahasa Perancis vendage, yang digunakan untuk merujuk pada proses pembuatan wine (minuman anggur) dari buah anggur yang memerlukan waktu penyimpanan yang panjang untuk mendapatkan kualitas yang baik. Belakangan maknanya semakin bergeser menjadi sesuatu yang bergaya tua atau memberi kesan lampau.

Dalam hal interior, desain vintage lebih banyak menggunakan warna-warna natural yang memberikan kesan hangat biasanya menggunakan unsur kayu dan warna kecoklatan. Juga identik dengan model furniture yang terkesan usang dan kuno. Funitur ini ya bisa saja baru diproduksi di masa sekarang tapi ditonjolkan kesan vintage pada desainnya. Berbeda dengan barang antik (yang juga kadang disebut vintage) yang mengacu pada barang yang memang diproduksi di masa lalu. Saya juga baru tau nih hihihihi 😀

kafe di Makassar

Nah, memasuki Adapada Kedai ini, kesan vintage sangat terasa. Di pojok sebelah kiri pintu masuk kafe di Makassar ini, ada gramophone besar diletakkan. Sedangkan di pojok kanan ada tumpukan koper tua, poster (atau foto ya, saya kurang memperhatikan)  The Beatles dan Queen serta sepasang meja kursi. Meja kursinya mengingatkan saya akan perabotan rumah di kampung sebelum berganti sofa modern. Sama persis seperti ini.

Yang unik lainnya di Adapada Kedai Ratulangi adalah barnya yang berada di tengah cafe dikelilingi kursi-kursi. Jadi pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan barista ataupun melihat aksi barista menyiapkan pesanan. Ini memang jadi sebuah model yang banyak dikembangkan oleh coffee shop saat ini, termasuk beberapa kafe di Makassar. Pengunjung bisa langsung melihat barista bekerja dan bahkan bisa bertanya-tanya tentang kopi. Orang menyebutnya Coffee 2.0.

kafe di Makassar

Temukan berbagai penawaran wisata menarik di sini Booking tiket online, Bikin tiket passport online, dan Beragam paket wisata

Nah, jadi buat kalian yang sedang ada di kota Makassar dan ingin menikmati sensasi menikmati kopi dengan suasana vintage, Adapada Kedai bisa jadi pilihan menyenangkan. Menikmati kopi dan merasakan suasana vintage kafe di Makassar, hmm..sepertinya menarik bukan?

(Visited 120 times, 1 visits today)


About

Mother of #BabyJo || Blogger http://nanie.me || Traveller and Food Lover http://jokkajokka.com || Find me at IG @naniekoe


'Adapada Kedai dan Konsep Vintage yang Keren' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool