Jalangkote Lasinrang

Jalangkote, Menu Setia Saat Berbuka Puasa

Jalangkote, Menu Setia Saat Berbuka Puasa
5 (100%) 1 vote

“Jalan apa yang bisa dimakan?”

“Jalangkote!”

Teka – teki di atas mungkin hanya bisa dipahami oleh warga Makassar atau orang yang pernah bermukim di Makassar. Lidah orang Makassar memang seringkali mengucapkan kata yang berakhiran ‘n’ dengan tambahan ‘huruf g’ di belakang. Seperti ‘jalang’ untuk kata ‘jalan’ di atas. Jalangkote sendiri adalah salah satu penganan khas dari Makassar, berbentuk mirip kue pastel.

Sekilas bentuk Jalangkote memang mirip pastel, tetapi ada perbedaan antara Jalangkote Makassar dengan pastel. Perbedaan paling mencolok antara Pastel dan Jalangkote Makassar terletak pada pada kulitnya. Kulit Pastel biasanya sedikit lebih tebal dibandingkan jalangkote. Selain itu, perbedaan lainnya adalah pada cara makannya, biasanya pastel dimakan bersama cabe rawit sedangkan Jalangkote dinikmati bersama sambel cair yang dibuat dari campuran cabe merah, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, garam, cuka dan gula pasir.

Boleh dibilang, jalangkote adalah salah satu penganan yang paling dikenal di Makassar. Apalagi memasuki bulan suci Ramadhan, bisa dipastikan Jalangkota akan menjadi salah satu pilihan favorit untuk berbuka puasa selain Es Pisang Ijo dan Pallubutung.

jalangkote

Jalangkote dan Saus

Jalangkote adalah penganan gorengan yang terbuat dari terigu, mentega, kentang, wortel, tauge, telur, mi dan bihun. Ada juga yang menambahkan daging ayam atau sapi untuk menambah kelezatannya. Terigu yang telah dicampur mentega diolah menjadi adonan, digumpalkan dan dibentuk lingkaran menyerupai telur dadar.

Adonan kering ini kemudian dipakai membungkus bahan isi yaitu; wortel dan kentang yang dipotong kecil menyerupai dadu, potongan – potongan telur, tauge dan mie atau bihun. Sebagai peneman Jalangkote kuah saus, atau dalam bahasa Makassar ‘Lombok’, adalah wajib hukumnya.

Tak sulit untuk menemukan Jalangkote di Makassar.  Penganan ini adalah bisa dijumpai di kios – kios atau warung, pasar atau seringkali dijajakan oleh dengan berkeliling kompleks rumah. Hampir semua kampus di Makassar juga tak lepas dari penjaja penganan yang biasanya menenteng keranjang berisi Jalangkote dan botol berisi saus. Biasanya, penjaja ini meneriakkan “Oee Jalangkoteeee” saat menjajakannya.

Bagi yang sedang berkunjung ke Makassar, ada beberapa kios yang bisa disambangi jika ingin menyantap Jalangkote. Salah satu kios Jalangkote yang tersohor di Makassar adalah Jalangkote Lasinrang di Jl. Lasinrang milik Lily Montolalu. Kios Jalangkote yang berdiri sejak 1985 juga menyediakan aneka penganan lain seperti Lumpia, Kroket, Bikang Doang, Air Tahu dan penganan lainnya.

jalangkote

Penghargaan MMF Award 2013 di bidang Kuliner – foto: southcelebes(dot)wordpress(dot)com

Rasa yang gurih, garing, rasa sambal yang pas, apalagi jika dinikmati selagi panas menjadikan Kios Jalangkote ini tak pernah sepi dari pengunjung. Tak sedikit pula orang – orang yang ingin  menjadikan Jalangkote sebagai oleh-oleh datang ke kios ini.  Berkat resep Jalangkote mereka yang terus terjaga hingga sekarang, Kios Jalangkote Lasinrang pada tahun 2013 memperoleh penghargaan Makassar Most Favourite Award yang diadakan oleh salah satu majalah lokal.

Jalangkote Lasinrang ini telah memiliki beberapa cabang yang tersebar di kota Makassar, salah satunya berlokasi di Jl. Pengayoman. Jika berkunjung ke Makassar, silakan mampir dan mencoba Jalangkote.

(Visited 2,292 times, 1 visits today)


About

sharing is caring | bebas merdeka 100% | writer and traveller wannabe | peneliti paruh waktu | social media enthusiast |


'Jalangkote, Menu Setia Saat Berbuka Puasa' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool