Jalan-Jalan Ke Pare-Pare Yuk

Jalan-Jalan Ke Pare-Pare Yuk
Vote Us

Setelah memperkenalkan objek-objek wisata di berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan, seperti: Gowa, dan Takalar, Maros – Pangkep, dan Barru, kini Hello Makassar ingin mengajak kamu jalan-jalan ke Pare-Pare.

Kota Parepare adalah sebuah kota di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kota ini memiliki luas wilayah 99,33 km² dan berpenduduk sebanyak ±140.000 jiwa. Apa saja yang bisa kamu kunjungi saat jalan-jalan ke Pare-Pare? Yuk kita simak.

Pengen tahu destinasi wisata di Maros dan Pangkep? Simak di sini yuk!

 

Monumen cinta Habibie-Ainun (foto: wajibbaca.com)

Monumen Cinta Habibie – Ainun

Salah satu tokoh terkenal yang lahir di kota ini adalah B. J. Habibie, Presiden ke-3 Indonesia. Habibie dan Ainun berkenalan saat mereka sama – sama berada di bangku sekolah menengah atas. Setelah terpisah selama 7 (tujuh) tahun, mereka bertemu kembali dan saling jatuh cinta. Mereka pun menikah selama 48 tahun hingga Ibu Ainun meninggal karena penyakit yang dideritanya. Ainun, bagi Habibie, adalah cinta pertama sekaligus terakhir. Mantan Presiden ke 3 RI ini adalah sosok lelaki yang romantis.

Wujud cinta Habibie hingga kini masih terus bisa kita saksikan meski secara fisik Ibu Ainun sudah tidak mendampinginya lagi. Sebagai penghargaan dan bentuk apresiasi akan cinta Habibie – Ainun itu, Pemerintah Kota Pare – Pare membangun sebuah monument yang mereka namakan Monumen Cinta Sejati Habibie – Ainun.

Monumen Cinta sejati Ainun Habibie, ini adalah kado pernikahan untuk Habibie di hari ulang tahun pernikahannya dengan Ibu Ainun. Peresmian ini bertepatan dengan peringatan hari dan tanggal pernikahan BJ Habibie dan Istrinya (alm) Ainun Habibie yaitu 12 Mei 2015.

Monumen ini terletak di salah satu sudut Lapangan Andi Makkasau yang merupakan alun-alun kota Pare=Pare. Biasanya sangat ramai dikunjungi saat sore hari. Para pengunjung biasanya berfoto bersama pasangan mereka. Saat jalan-jalan ke Pare-Pare jangan lupa ajak pasangan kamu berfoto di depan monumen ini yah.

Saat jalan-jalan ke Pare-Pare, jangan lupa berkunjung Kebun Raya Jompie.

Saat jalan-jalan ke Pare-Pare, jangan lupa berkunjung Kebun Raya Jompie. Foto: Pare-Paredotgo.jpg

Kebun Raya Jompie

Kebun Raya Jompie merupakan hutan kota Parepare yang dibangun sejak tahun 1920. Hutan kota ini menyimpan keanekaragaman hayati serta menjadi objek wisata dan pusat penelitian tumbuhan tropis, terutama tanaman endemik Sulawesi.

Kebun yang mempunyai luas 13,5 hektar ini menawarkan wahana rekreasi seperti kolam renang, area perkemahan, dan jalan setapak untuk wisatawan yang ingin menikmati hutan dan pepohonan dengan berjalan-jalan. Dalam kawasan ini terdapat beberapa fasilitas fisik, antara lain kolam renang, 14 unit shelter (tempat istirahat), arena perkemahan (camping ground), gedung pertemuan, saluran drainase, dan jalan setapak yang menjangkau setiap sudut kawasan.

Jarak dari pusat Kota Parepare yakni sekitar 3,5 km. Kebun Jompie juga sangat strategis karena mudah dijangkau, baik dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

 

Teras Empang Parepare – foto Manrejolo

Teras Empang 

Tak seperti warug kopi biasa lainnya, di Warkop Teras Empang, Kelurahan Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, ini pengunjung bisa menikmati segelas kopi sambil memancing ikan. Tidak hanya bisa menikmati segelas kopi sambil mancing, warkop ini juga menyediakan masakan bebek khas setempat yang disebut nasu palekko dan aneka menu lainnya seperti pada umumnya kafe yang ada di Parepare.

Di sore hari, pengunjung warkop ini bisa juga menikmati segelas kopi sambil menunggu matahari terbenam dari balik jembatan Sungai Karajae. Menikmati segelas kopi toraja yang sangat khas, sambil menunggu pancingan yang dipasang di muara sungai tentu pengalaman mengasyikkan.

Warkop Teras Empang berada tepat di samping Muara Sungai Karajae. Sangat gampang menemukannya. Begitu melewati jembatan panjang sebelum kota Parepare, warkop ini berada di sebelah kanan dari arah Makassar.

Roti Mantau Parepare

Roti Mantau, salah satu jajanan yang bisa kamu cicipi saat jalan-jalan ke Pare-Pare

 

Roti Mantau

Jalan-jalan ke Pare-Pare, kota kelahiran Presiden RI ke 3 ini tak akan lengkap bila tak mencicipi atau membawa pulang Roti Mantau. Menurut cerita yang berkembang, roti mantau sebenarnya berasal dari negeri Cina sana, namun menjadi salah satu panganan khas kota Pare-pare. Hal ini dikarenakan dulunya kota Pare-Pare menjadi salah satu tempat transit bagi pedagang-pedagang asal Cina yang berniaga di Sulawesi Selatan.

Saat ini roti mantau menjadi panganan khas daerah yang wajib dicoba jika sedang berada di Kota Pare-pare ataupun Makassar. Yang unik dari roti mantau adalah cara penyajiannya yang tidak seperti rosi biasa. Roti ini harus digoreng atau dipanggang jika ingin dikonsumsi, meskipun telah dikukus. Roti mantau paling enak dinikmati dengan teh hangat.

Siapa yang gak mau traveling hemat? Ambil promo murahnya di: Tiket Pesawat Jakarta Makassar & Hotel di Makassar. Eits, gak mau ribet? Ambil paket perjalanan wisata aja!

Nah, itulah sedikit pengantar tentang apa saja yang bisa kita lakukan di ParePare. Di tulisan lainnya mungkin saya akan membahas lebih jauh tentang potensi wisata di kota terbesar kedua di Sulawesi Selatan ini. Nantikan ya.

(Visited 97 times, 1 visits today)


About

sharing is caring | bebas merdeka 100% | writer and traveller wannabe | peneliti paruh waktu | social media enthusiast |


'Jalan-Jalan Ke Pare-Pare Yuk' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool