Jalan Alternatif Makassar

Jalan Alternatif Menghindari Macet di Simpang Lima Bandara Makassar

Jalan Alternatif Menghindari Macet di Simpang Lima Bandara Makassar
5 (100%) 1 vote

Apa yang kamu lakukan jika akan melintasi daerah langganan macet? Menunggu macetnya terurai? Jalan terus? Putar balik? Atau cari jalan alternatif? Tiap orang mungkin memiliki jawaban yang berbeda. Namun jika saya harus memilih, tentu akan mencari jalan alternatif, atau jalan terus jika tidak menemukan jalan alternatif.

Salah satu titik macet yang sulit dihindari adalah persimpangan bandara. Simpang ini menghubungkan jalan Perintis Kemerdekaan – Tol Ir. Sutami – Poros Maros – Lanud – dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Simpang yang biasa dikenal dengan simpang 5 bandara ini merupakan pintu masuk ke Kota Makassar. Baik mereka yang datang dari daerah yang ada di utara (poros Maros), maupun yang datang melalui bandara. Simpang ini juga merupakan pintu keluar dari Kota Makassar, baik melalui jalan perintis kemerdekaan, maupun melalui jalan tol. Boleh dibilang, simpang lima bandara inilah gerbang utara Makassar yang sesungguhnya.

Sejak tinggal di daerah Maros yang berada di utara Makassar, kami terpaksa harus sering lewat sini. Artinya akan sering merasakan kemacetan persimpangan tersebut. Apalagi sejak dimulainya proyek pembangunan underpass yang rencananya untuk mengurai kemacetan. Tak jarang kemacetan kendaraan yang mengarah ke Makassar mengular hampir mencapai pertigaan bandara lama yang jaraknya sekitar 2 km dari persimpangan tersebut. Demikian juga sebaliknya kendaraan yang mengarah ke luar kota.

Belakangan baru kami tahu, ada beberapa jalan alternatif yang bisa dilalui demi menghindari kemacetan simpang lima bandara tersebut. Berikut beberapa jalan alternatif yang biasa kami lalui dari arah Maros ke Makassar:

  1. Lewat Pangkalan

Pangkalan yang dimaksud di sini adalah Pangkalan Udara TNI AU Sultan Hasanuddin (Lanud HND). Jalan poros pangkalan ini membentang dari bandara lama sampai lampu merah simpang 5 bandara. Akses masuknya melalui bandara lama dan belok kanan ke gerbang pos pangkalan. Tidak semua orang bisa masuk karena merupakan kawasan militer dan dijaga oleh provost TNI AU. Namun jika punya stiker Lanud Hasanuddin (dikeluarkan oleh pihak Lanud) yang ditempel di kendaraan, kamu bisa lewat tanpa diberhentikan.

Tapi jika tidak punya stiker tersebut, kamu bisa masuk tanpa lewat pos tersebut melalui samping pasar Bulu-bulu yang juga langsung tembus dekat lapangan Paskhas. Namun hanya kendaraan roda 2 yang bisa lewat karena di tengah jalan dipasang beberapa drum. Dari sini tinggal menyusuri jalan poros pangkalan dan keluar langsung di lampu merah persimpangan. Tapi perlu diingat, ketika melewati pos (keluar), harap memelankan kendaraan. 

Jalan Alternatif Makassar

Gerbang Lanud HND dekat Persimpangan 5 Bandara (sumber: twitter)

  1. Belakang Bandara

Jalan alternatif ini mayoritas digunakan warga Maros yang tinggal di sekitar jalan poros Kariango. Rute ini menghubungkan poros Kariango dengan Komplek Kuburan Islam Sudiang. Akses masuknya melalui samping kantor kepala desa Tenri GangkaE, menyusuri jalan beton hingga ujung dan ketemu pagar bandara. Sebenarnya akses jalan yang digunakan sebagian besar adalah KKOP (kawasan keselamatan operasi penerbangan), dan berbatasan langsung dengan pagar bandara. Jadi kita juga bisa menyaksikan pesawat yang take-off dan landing dari dekat.

Jalan Alternatif Makassar

Menyaksikan Hercules mendarat dari dekat

Di sore hari di bulan Ramadhan, tempat ini lebih ramai karena jadi tempat ngabuburit anak muda sekitar dengan mengadakan balap liar (drag bike). Jalanan lurus dan beraspal masih bagus, ditambah relatif sepi memang jadi tempat yang pas untuk kegiatan ini.

Sayangnya hanya kendaraan roda 2 yang bisa lewat karena jembatan penyeberangan darurat yang ada, belum bisa dilalui mobil. Sebagian jalanannya memang beraspal mulus, namun sebagian juga masih berkerikil sebelum mencapai wilayah Sudiang.

  1. Patte’ne

Jalan alternatif ini menghubungkan jalan poros Makassar-Maros dengan daerah Patte’ne yang ada di samping Tol. Akses masuknya bisa melalui tanah kosong dekat lampu pendaratan (approach light) di seberang ujung runway lama. Atau bisa juga melalui lorong yang ada di seberang jalan masuk bandara lama (dekat Alfa Midi). Jalur ini bisa dilalui mobil dan motor.

  1. MoncongloE

Nah, ini rute favorit kami. Jalur ini bisa tembus banyak wilayah di Makassar seperti Daya, BTP, Antang, bahkan Gowa. Rute ini banyak digunakan warga yang tinggal di sekitar jalan poros Kariango. Jalanannya masih relatif sepi walaupun sudah ada penanda yang dipasang di dekat patung polwan Maccopa dan Pasar Batangase, Maros. Mungkin karena aksesnya jauh dari jalan poros Makassar-Maros. Padahal jalur ini jalanannya sudah dibeton semua. Rambu petunjuk jalan juga sangat jelas jadi tidak perlu khawatir tersesat. Pemandangan yang umum ditemui adalah sawah di kiri dan kanan jalan.

Jalan Alternatif Makassar

Pemandangan sawah di kiri kanan jalan jalur MoncongloE

Jika ditarik lagi ke belakang, jalur ini sebenarnya tembus sampai Bantimurung. Jadi tidak menutup kemungkinan, nantinya jalur ini bisa jadi alternatif warga dari Bantimurung ke Makassar/Gowa atau sebaliknya tanpa melalui Kota Maros (Turikale) dan simpang lima bandara.

Jalur-jalur alternatif di atas bisa dilalui sepanjang hari. Hanya saja banyak yang menyarankan untuk menghindari jalur tersebut di malam hari, terutama poin nomor 2 sampai 4. Hal ini karena jalur tersebut masih relatif sepi di malam hari. Walaupun menurut pengalaman, selama ini masih aman-aman saja.

Kita tentu berharap pengerjaan underpass simpang lima bandara bisa lancar dan cepat selesai. Sehingga warga yang ingin berwisata di Makassar tidak perlu lagi pusing mencari jalan alternatif menghindari macet.

Sumber gambar: tribun-timur.com

(Visited 1,448 times, 1 visits today)


About

anbhar.net | AngingMammiri.Org | AC Milan | PSM | Sobatpadi | Suka Dunia Militer & Penerbangan | Berenang & Snorkeling | Ngemil | Jalan2 | | AB+


'Jalan Alternatif Menghindari Macet di Simpang Lima Bandara Makassar' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool