Pulau Sembilan Sinjai

Island Hopping di Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai

Island Hopping di Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai
5 (100%) 2 votes

Pulau Sembilan merupakan destinasi wisata bahari yang ditawarkan oleh Kabupaten Sinjai, salah satu kabupaten pesisir di Sulawesi Selatan. Kambuno, Liang-Liang, Burunglo’e, Kodingare, Batanglampe, Katindoang, Kanalo I, Kanalo II, dan Larea-rea, demikian nama ke-sembilan pulau-pulau tersebut yang membentuk gugusan pulau yang kemudian populer dengan nama Pulau Sembilan.

Di antara sembilan pulau kecil tersebut ada satu di antaranya yang tidak berpenghuni yaitu Pulau Larea-rea, sedangkan pulau-pulau lainnya umumnya berpenghuni bahkan ada kantor kecamatan, kantor polisi dan tower telekomunikasi di salah satu pulau. Jika dipandang dari kejauhan, gugusan pulau ini nampak seperti bukit-bukit kecil nan hijau yang mencuat di tengah laut. Deretan rumah kayu dan rumah batu berpadu menambah keindahannya.

Pulau Sembilan Sinjai Sulawesi

Pulau Kambuno

Pulau Sembilan memang belum seterkenal Kepulauan Spermonde padahal alam bawah lautnya juga tidak kalah indahnya. Ditambah dengan pulau-pulau yang relatif berdekatan sehingga kegiatan island hopping bisa menjadi salah satu aktivitas selain snorkeling, berenang, memancing, menyelam atau kanoing. Jika ingin snorkeling atau diving, jangan lupa bawa peralatan sendiri ya.

Akses menuju Pulau Sembilan adalah melalui Pelabuhan Lappa, sebuah pelabuhan tradisional dengan jarak tempuh 15 menit dari Kota Sinjai. Kota Sinjai sendiri berjarak kurang lebih 250 km dari Kota Makassar dengan jarak tempuh kurang lebih 4-5 jam menggunakan kendaraan bermotor.

Moda transportasi yang bisa anda pilih menuju Pulau Sembilan adalah dengan menggunakan speedboat, perahu kayu dan kapal reguler yang melayani rute TPI Lappa menuju salah satu pulau di Kepulauan Sembilan. Perbedaannya tentu terletak pada kecepatan dan harga. Island hopping di Pulau Sembilan dengan speedboat pastilah lebih mahal jika dibandingkan menggunakan perahu kayu, tapi jangan lupa, kecepatannya juga sebanding.

Pulau Burung Loe Pulau sembilan

Pulau Burung Loe

Jika memutuskan menggunakan perahu kayu, disarankan untuk berangkat pagi-pagi karena waktu tempuhnya tentu semakin lama. Selain itu, jika semakin siang maka air laut di pelabuhan Lappa dikhawatirkan makin surut yang akan menyusahkan perahu untuk keluar dari area pelabuhan. Jam aman untuk berangkat adalah di antara jam 6 pagi hingga jam 12 siang sebab pada rentang waktu tersebut kondisi perairan masih pasang,

Sedangkan jika memilih menggunakan kapal reguler, pastikan anda memiliki tujuan dan tempat penginapan di salah satu pulau tersebut karena kapal ini baru akan kembali ke TPI Lappa keesokan harinya.

**

Saya dan beberapa teman blogger Makassar mendapat kesempatan berkunjung ke Pulau Sembilan atas undangan dari teman-teman Blogger Sinjai. Ketika berangkat dari TPI Lappa, hari sudah beranjak siang. Dengan menumpang perahu kayu, perjalanan menuju Pulau Sembilan pun dimulai.

Siang yang terik jadi tidak terlalu terasa karena hembusan angin sepoi dan obrolan pelan yang ditingkahi deru mesin perahu motor. Indahnya laut biru yang berpadu dengan awan putih dan birunya langit serta perahu-perahu nelayan menjadi pemandangan yang menemani sepanjang perjalanan.

Pulau Kodingare Pulau Sembilan

Pulau Kodingare

Persinggahan pertama adalah Pulau Kodingare, mampir di rumah salah seorang kawan Blogger Sinjai untuk menikmati sajian teh hangat dan kue-kue. Lalu dilanjutkan dengan island hopping ke pulau-pulau lainnya.

Satu hal yang menarik adalah adanya 7 sumur sumber mata air tawar di sekeliling pulau Burung Loe. Pada saat air laut pasang maka ke-tujuh sumur tersebut akan terendam. Akan tetapi pada saat air laut sudah surut, air yang ada di sumur tersebut tetaplah terasa tawar. Selain itu berkembang pula mitos di kalangan masyarakat, bahwa jika ingin cepat menemukan jodoh maka disarankan mandi di sumur tersebut.

Pulau Larea-rea Kepulauan Sembilan

Pulau Larea-rea

Karena berangkatnya kesiangan dan waktu yang terbatas, akhirnya kita tidak sempat mampir di semua pulau-pulau tersebut dan langsung menuju ke Pulau Larea-rea, salah satu pulau kosong di gugusan pulau Sembilan. Pulau Larea-rea menyimpan sejuta pesona. Hamparan pasir putih, bening air laut dan ombaknya yang tenang membuat tidak sabar untuk segera menceburkan diri. Pulau ini tidak terlalu luas, di tengah pulau ada bukit karang yang ditumbuhi semak belukar dan pepohonan. Jika berdiri di puncak bukit ini, pemandangan indah akan terhampar di depan mata.

Pulau Larea-rea

Bukit karang di Pulau Larea-rea

larea-rea

Beningnya air laut di Pulau Larea-rea

Setelah puas bermain air, saatnya menikmati makan siang berupa cumi dan ikan segar yang baru saja dibakar. Makan siang yang dinikmati di pinggir laut lepas ditemani angin sepoi dan ombak yang menjilati kaki akan meninggalkan kenangan yang terasa membekas di hati dan tak akan terlupa.

Pulau Larea-rea

Makan siang yang menyenangkan dan mengenyangkan

Jadi jika anda pecinta wisata bahari, jangan lupa untuk memasukkan ‘Pulau Sembilan’ di itinerary liburan anda untuk menikmati keindahan alam yang ditawarkannya. Selamat berlibur!

(Visited 1,596 times, 1 visits today)


About

Mother of #BabyJo || Blogger http://nanie.me || Traveller and Food Lover http://jokkajokka.com || Find me at IG @naniekoe


'Island Hopping di Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool