Gerobak Cokelat

Gerobak Cokelat, Cafe Serba Cokelat di Makassar

Gerobak Cokelat, Cafe Serba Cokelat di Makassar
5 (100%) 1 vote

Makassar adalah salah satu kota yang sedang giat-giatnya melakukan perkembangan. Salah satu kota di Indonesia Timur yang wajib kalian jadikan tempat liburan adalah Makassar. Disini kalian akan bertemu dengan aneka tempat yang bisa membuat mulut kalian tidak akan berhenti mengunyah, dengan menikmati suasana santai yang diberikan oleh masing-masing tempat saat berwisata kuliner. Di Makassar kalian bisa memilih tempat rumah makan dengan konsep modern, atau tradisional, karena semuanya tersedia di Makassar. Kali ini saya ingin membahas satu lagi lokasi berwisata kuliner yang menawarkan konsep modern dan tradisional.

Nama cafe ini adalah Gerobak Cokelat. Cafe ini menawarkan menu-menu dengan sentuhan cokelat. Buka dari jam 09.00 pagi sampai jam 11.00 malam. Lokasinya berada di jalan Karunrung, di depan warung Coto Daeng. Ketika mendengarkan nama cafe ini yang terbayang pasti adalah konsep sederhananya sebuah gerobak dan jualan-jualan serba cokelat. Ternyata dugaan saya itu benar.

Gerobak Cokelat 1

Tampilan depan Gerobak Cokelat

Gerobak Cokelat 3

Suasana lantai dua Gerobak Cokelat

Saat pertama datang kesini saya sudah merasakan aura kesederhanaan. Tidak jauh dari pintu masuk, kita akan disambut oleh sebuah gerobak yang berfungsi sebagai meja kasir. Saya baru sadar kalau gerobak itu pada dasarnya mempunyai banyak fungsi. Di semua penjual gerobakan kalian bisa menemukan fungsi bar (tempat memesan makanan/atau minuman) yang berfungsi juga sebagai kasir (tempat membayar pesanan yang sudah di pesan), tapi gerobak yang ada di dalam Gerobak Cokelat hanya berfungsi sebagai kasir saja. Jika kalian datang kesini, kalian cukup langsung datang saja ke tempat yang buat kalian nyaman. Kalau saya kemarin sih langsung naik di lantai duanya. Katanya lantai duanya itu lebih menarik. Ternyata benar. Di lantai dua kalian menemukan perpaduan modern dan tradisional. Di lantai dua kalian akan menemuka ruangan yang seperti terbagi dua, ada yang tempat duduk sofa, dan ada juga yang tempat duduknya lesehan. Makan sambil melantai atau lesehan memang merupakan gaya tradisional. Konsep ini ditawarkan di Gerobak Cokelat agar memberikan suasana santai. Makan sambil cerita dengan teman sambil kakinya selonjoran bisa mengingatkan saya dengan rumah. Kalian yang di rumahnya sering makan lesehan, pasti akan memilih duduk di sebelah kiri, tempat lesehan di cafe ini.

Hari ini saya memilih beberapa menu-menu ringan; roti meriang, dan choco freeze. Kebetulan perut sudah agak terisi makanya lebih pilih menu ringan. Kalian akan kaget dengan harga yang ditawarkan dari cafe ini. Muras sekali, gaes. Murah dalam artian sesuai dengan kantong mahasiswa yang belum bekerja. Makanan dan minuman yang ada disini ternyata dijual mulai harga Rp. 5000-an.

Gerobak Cokelat 2

Penampakan Choco freeze (sebelah kiri), dan Roti Meriang (sebelah kanan)

Mari kita mencicipi menu minuman dingin yang ada disini, choco freeze. Minuman ini mempunyai tampilan cokelat yang kental, tapi dikemas sebagai minuman dingin. Sebelum diaduk kalian pasti melihat minuman ini seperti mempunyai toping parutan cokelat.  Minuman cokelat yang mempunyai toping parutan cokelat akan membuat mulut kalian terasa serba cokelat. Kalian bisa menikmati minuman cokelat dingin ini dengan menggunakan sedotan atau menggunakan sendok. Kemarin saya lebih suka menikmatinya dengan menggunakan sendok. Ini seperti proses memakan cokelat cair yang dingin. Efek toping cokelat tadi membuat cokelat yang masuk dimulut bisa sedikit kalian kunyah. Kalian harus mencicipinya sendiri minuman ini. Silahkan cicipi choco freeze saat kondisi Makassar sedang terik-teriknya karena sensasi cokelat dingin ini akan terasa berkali-kali lipat nikmatnya.

Sekarang saya akan mencicipi menu roti meriang. Tahukah kalian kenapa roti ini dinamakan roti meriang? Roti ini dinamakan roti meriang dikarenakan roti ini awalnya dibakar terlebih dahulu, kemudian jika telah jadi akan diberikan tambahan dua sendok es krim vanila diatasnya. Diatas es krim tadi diberikan pemanis yaitu potongan strawberry, dan terakhir dilumuri oleh cokelat cair. Perpaduan panas dan dingin secara bersamaan dapat membuat rasa seseorang menjadi meriang, tapi roti ini malah membuat saya menjadi ketagihan. Saat saya memotong roti ini, di dalam roti ini ternyata hanya berisi mentega manis. Sesuatu yang istimewanya ternyata berada diluar roti meriang ini. Dilapisan teratas es krim vanila tadi telah dilumuri oleh cokelat cair, dan inilah sesuatu yang istimewa itu, cokelat cair. Sehingga kalian bisa menikmati roti ini dengan cara  mencolekkan ke lumuran cokelat cair tersebut. Saran saya ketika kalian menikmati roti meriang ini, kalian harus menghabiskannya dengan cepat agar es krimnya tidak mencair sebelum rotinya habis.

Masih banyak menu lain yang serba cokelat disini. Berhubung saya baru sempat mencicipi menu-menu ini saja, jadi tugas kalian nanti kalau liburan ke Makassar harus mencicipi menu-menu cokelat yang ada disini dan menceritakan rasanya ke saya. Saya tunggu cerita seru kalian saat berwisata kuliner di Makassar, yah.

(Visited 3,505 times, 1 visits today)


About

Saya adalah salah seorang penggiat social media di Makassar. Aktif memanfaatkan social media sejak tahun 2012. Berusaha memanfaatkan social media lebih dari media pertemanan.


'Gerobak Cokelat, Cafe Serba Cokelat di Makassar' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool