Benteng Fort Rotterdam

Fort Rotterdam, Saksi Bangun-Jatuhnya Kerajaan Gowa-Tallo

Fort Rotterdam, Saksi Bangun-Jatuhnya Kerajaan Gowa-Tallo
5 (100%) 1 vote
Bagian dalam Benteng Rotterdam

Bagian dalam Benteng Rotterdam

Makassar menyimpan banyak catatan sejarah perseteruan dengan orang kulit putih ratusan tahun yang lalu. Ada beberapa sisa perjalanan sejarah yang menjadi salah satu tujuan wisata di kota Makassar yang bisa dinikmati. Salah satunya adalah Benteng Rotterdam.

Sejarah benteng ini terbentang jauh ke belakang, ke masa ketika Kerajaan Gowa-Tallo adalah kerajaan besar yang dulu menjadikan Makassar sebagai salah satu wilayahnya. Sebelum jatuh ke tangan VOC melalui perjanjian Bongayya tahun 1867, Makassar bukanlah apa-apa. Hanya sebuah wilayah di antara pusat kerajaan Gowa dan kerajaan Tallo.

Di wilayah ini berdiri sebuah benteng yang dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa ke-9 yang bernama I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa’risi’ kallonna. Awalnya benteng ini berbahan dasar tanah liat, namun pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-14 Sultan Alauddin konstruksi benteng ini diganti menjadi batu padas yang bersumber dari Pegunungan Karst yang ada di daerah Maros.

Benteng ini diberi nama Benteng Ujung Pandang atau Benteng Jumpandang. Benteng ini berbentuk seperti seekor penyu yang hendak merangkak turun ke lautan. Dari segi bentuknya sangat jelas filosofi Kerajaan Gowa, bahwa penyu dapat hidup di darat maupun di laut. Begitu pun dengan Kerajaan Gowa yang berjaya di daratan maupun di lautan. Karena bentuknya itu pula benteng ini sering disebut sebagai Benteng Pannyua (benteng penyu).

Ketika akhirnya VOC menundukkan Gowa-Tallo, Cornelis Spellman sang gubernur jenderal VOC memilih benteng ini sebagai pusat pemerintahan mereka. Seluruh bangunan Benteng Jumpandang dirubuhkan dan sebagai gantinya dibangun sebuah benteng baru yang bentuknya tetap sama bila dilihat dari udara, berbentuk penyu.

Sejak saat itulah kota Makassar mulai tumbuh. Sementara itu pusat kerajaan Gowa-Tallo berangsur-angsur mulai sepi dan akhirnya ditinggalkan. Sebagai gantinya, kota baru yang dulunya bernama Ujung Pandang atau Jumpandang ini perlahan-lahan mulai ramai dan beratus-ratus tahun kemudian menjadi sebuah kota paling ramai di Indonesia Timur.

Sisi lain Benteng Rotterdam

Sisi lain Benteng Rotterdam

Ratusan tahun berlalu sejak pertama kali Spellman dan pasukannya mendarat di Makassar, benteng Rotterdam masih berdiri tegak. Benteng ini diberi nama sesuai kota tempat lahirnya Spellman sang gubernur jenderal VOC waktu itu. Benteng ini berdiri kokoh menghadap ke Barat, berdiri tak jauh dari bibir pantai.

Benteng ini menjadi salah satu tempat nyaman bagi warga kota Makassar untuk sekadar berkumpul dan bercengkerama di sore hari menjelang matahari terbenam. Sesekali benteng ini juga menjadi tempat dilangsungkannya beragam acara, baik acara seni, budaya ataupun semacam eksebisi.

Beberapa warga yang berkumpul Benteng Rotterdam

Beberapa warga yang berkumpul Benteng Rotterdam

Di dalam kawasan benteng terdapat museum yang menyimpan banyak catatan sejarah perjalanan kerajaan Gowa-Tallo. Cukup dengan membayar Rp. 5.000,- Anda bisa masuk ke dalam museum dan mencoba mengikuti jejak kota Makassar dari masa ke masa.

Kalau tak sempat masuk museum, sekadar duduk di halaman dalam Benteng Rotterdam bersama teman-teman, atau duduk di tepian dinding utama benteng sudah cukup. Kadang kita bisa bersua dengan indahnya matahari yang beranjak pulang, sesuatu yang entah sudah berapa juta kali terjadi.

Jadi, kalau sempat ke Makassar jangan lupa untuk mengunjungi Benteng Rotterdam, benteng yang menyimpan jejak panjang sejarah perlawanan dan penaklukan kerajaan besar Gowa-Tallo.

(Visited 469 times, 1 visits today)


About

Blogger ~ Suka jalan-jalan gratisan ~ Sedang belajar motret ~ Mengasuh http://daenggassing.com seperti mengasuh anak sendiri


'Fort Rotterdam, Saksi Bangun-Jatuhnya Kerajaan Gowa-Tallo' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool