Dua Kue Super Manis Dari Tanah SulSel

Dua Kue Super Manis Dari Tanah SulSel
Vote Us

Kalau ada pesta pernikahan, saya selalu ingat masa ketika masih kecil atau setidaknya ketika jauh lebih muda dari sekarang. Hal yang paling membekas di ingatan adalah bagaimana saya begitu tersihir oleh pesona kue pengantin, utamanya kue berwarna kuning terang dan sedikit berair. Kue cucuru bayao namanya.

Ini dia yang namanya cucuru bayao

Ini dia yang namanya cucuru bayao

Cucuru bayao dalam bahasa Indonesia berarti kue cucur telur, kue cucur yang menggunakan telur (khususnya kuning telur) sebagai bahan utamanya. Oh Tuhan! Betapa kue itu selalu membuat saya begitu bersemangat mendatangi acara pernikahan keluarga, acara yang memungkinkan saya duduk di antara ibu-ibu haji dan para tetua dengan bosara (tempat kue khas Bugis-Makassar) yang salah satunya berisi cucuru bayao.

“Eh, sembunyi ki itu cucuru bayao. Datang ki nanti Ipul,” begitu kata seorang tante sebagai isyarat agar cucur bayao itu disembunyikan, takut habis di tangan saya sebelum waktunya tiba.

Entah kenapa saya begitu tunduk pada pesona kue itu, padahal beberapa orang justru menghindarinya karena rasanya yang sungguh manis luar biasa. Bagaimana tidak manis, untuk porsi 5 sampai 7 potong kue cucuru bayao saja kita butuh 10 kuning telur, 100 gr kacang kenari, 50gr margarine dan….250gr gula pasir. 250 gram! Sudah bisa membayangkan bagaimana manisnya?

Selain manis, rasa cucuru bayao juga rasanya eneg. Ya iyyalah ya, 10 butir kuning telur untuk 5 sampai 7 potong kue tentu saja rasanya eneg. Ini yang membuat banyak orang merasa kue cucuru bayao cukup dikonsumsi 1-2 potong saja. Tapi tidak buat saya! 5-7 potong niscaya bisa saya habiskan dalam waktu yang singkat.

Kue ini memang hanya hadir di pesta pernikahan orang Makassar, sulit untuk bisa menemukannya di hari-hari biasa kecuali ada ibu-ibu yang iseng membuatnya sebagai cemilan di sore hari.

Sanggara Balanda.

Nah selain cucuru bayao itu, ada kue manis lainnya yang juga sukses selalu membuat saya bertekuk lutut. Sanggara Balanda namanya, atau dalam bahasa Indonesia berarti pisang goreng Belanda. Sampai sekarang saya masih belum tahu dari mana asal-usul namanya, kenapa menggunakan nama Belanda? Apakah asalnya dibawa oleh orang Belanda? Entahlah.

Nah kalau ini namanya sanggara balanda

Nah kalau ini namanya sanggara balanda

Sesuai namanya, kue ini juga menggunakan pisang sebagai bahan utamanya. Satu sisir pisang raja dicampur 50  gram kacang tanah yang sudah disangrai, plus 100 gram margarin dan 75 gram gula pasir. Sedikit kurang manis kalau dibandingkan dengan cucuru bayao.

Kue ini populer di kalangan orang Bugis, biasanya memang hadir di acara penting seperti pernikahan tapi kadang juga bisa ditemukan sebagai hidangan di meja saat buka puasa. Mungkin karena rasanya yang manis tapi tidak berlebihan, jadi lebih mudah untuk menemukannya.

Rasa yang manis tapi tidak berlebihan itu juga yang membuat sanggara balanda lebih banyak digemari orang. Lumayan, meski makan lebih dari dua porsi tapi tidak juga lantas membuat orang-orang eneg. Makanya, saya juga menempatkan kue ini sebagai salah satu kue favorit.

Terakhir kali menemukan kue ini bersanding dengan cucuru bayao adalah ketika berkunjung ke rumah seorang kawan di Segeri, Kabupaten Pangkep. Bayangkan, dua kue favorit saya bersanding di meja yang sama. Sebenarnya tidak ada masalah, saya bisa menikmati keduanya sepuas-puasnya. Masalahnya, ini baru kue pembuka karena setelahnya masih ada makanan utama sebelum makanan utama berupa ikan bakar keluar, walhasil saya harus menahan diri untuk tidak menghabiskan sebanyak mungkin sanggara balanda dan cucuru bayao.

Sekarang, saya baru menyesali kenapa malam itu saya tidak memuaskan nafsu untuk memakan sebanyak mungkin dua kue favorit itu. Duh, kapan lagi bisa menemukan kedua kue super manis itu bersanding di atas meja yang sama?

(Visited 373 times, 1 visits today)


About

Blogger ~ Suka jalan-jalan gratisan ~ Sedang belajar motret ~ Mengasuh http://daenggassing.com seperti mengasuh anak sendiri


'Dua Kue Super Manis Dari Tanah SulSel' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool