pulau-samalona

Diving di Pulau Samalona

Diving di Pulau Samalona
Vote Us

Salah satu pulau di perairan Makassar yang paling sering saya kunjungi bersama teman-teman Blogger Makassar adalah pulau Samalona. Pulau Samalona ini merupakah satu dari 120-an pulau-pulau indah yang ada dalam gugusan Kepulauan Spermonde. Tentang Kepulauan Spermonde ini bisa baca di tulisan saya yang lain : Indahnya Kepulauan Spermonde.

Pulau Samalona hanya berjarak sekitar 6,8 km dari Kota Makassar dan dapat ditempuh dengan perahu motor selama 30-40 menit dari Dermaga Kayu Bangkoa. Selain dari Dermaga Kayu Bangkoa, perahu sewaan milik nelayan ini juga bisa dijumpai di Dermaga Kayangan atau dermaga di depan Benteng Rotterdam.

pulau samalona

Biayanya sekitar 400 atau 500ribu pergi pulang, dengan kapasitas penumpang hingga 10 orang. Jika pergi bersama teman-teman blogger, kami biasanya menyewa perahu milik Daeng Tayang. Sudah langgananlah pokoknya. Nah berhubung waktu mau belajar diving saya nebeng di rombongan divers, jadinya saya ikut ke perahu yang mereka sewa yang berangkat dari dermaga depan Fort Rotterdam. Sedangkan teman-teman blogger menyusul dengan perahu Daeng Tayang yang berangkat dari dermaga Kayu Bangkoa.

Di dermaga Pulau Samalona tergantung papan pengumuman yang menyebutkan beberapa nama pemilik pulau tersebut. Memang di pulau ini didiami oleh beberapa keluarga. Konon, pulau ini dahulu hanya merupakan pulau tempat nelayan beristirahat sepulang melaut. Tetapi karena keindahan bawah lautnya, ditambah dengan pasir putih dan peraian yang jernih menjadikan pulau Samalona sebagai salah satu destinasi wisata populer di Makassar.

Di pulau ini terdapat warung yang menjual beberapa kebutuhan seperti makananan, minuman, sabun, atau barang lainnya tapi jangan kaget dengan perbedaan harga yang lumayan mahal ya. Namanya juga di pulau, otomatis harga akan berbeda. Selain itu ada rumah penduduk yang bisa disewa, bale-bale, penginapan, kamar bilas dan toilet.

samalona

Salah satu pesona yang ditawarkan di pulau Samalona adalah keindahan alam bawah lautnya berupa terumbu karang dengan school of fish yang berenang-renang di sekeliling, juga ragam ikan lainnya. Pemandangan bawah laut Pulau Samalona ini sudah terkenal hingga keluar negeri. Tak heran jika pulau ini hampir setiap harinya dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Titik menyelam untuk mengamati kehidupan bawah laut berada di bagian timur dan utara pulau yang bebas dari perahu-perahu yang tertambat, sedangkan untuk berenang, pengunjung biasanya memilih sisi utara pantai yang berdekatan dengan dermaga atau lokasi perahu ditambat. Bagi yang ingin snorkeling juga bisa, perairan pulau Samalona yang dangkal dan jernih  cocok dijadikan sebagai lokasi snorkeling. 

diving-samalona

Foto by mba Jowvy

Diving di pulau Samalona menawarkan pemandangan bawah laut yang cukup berbeda. Selain menawarkan pesona biota laut yang beraneka ragam, di sini terdapat bangkai kapal karam sisa perang dunia ke-2 yang telah berubah wujud menjadi karang dan menjadi tempat tinggal ratusan biota laut. Bangkai Lancaster Bomber yang merupakan kapal pengebom ini bisa dijumpai di kedalaman sekitar 30 meter.

Jangan tanya saya ya, bagaimana indahnya pemandangan di bawah sana. Soalnya saat diving di pulau Samalona saya ikutan paket belajar DSD, Discovery Scuba Diving, jadi hanya di kedalaman sekitar 5 meter saja. Tapi di kedalaman tersebut cukup banyak ikan-ikan yang seliweran di samping saya.

Foto by mba Jowvy

Foto by mba Jowvy

Jika tidak punya perlengkapan snokeling, bisa menyewa dari penduduk di pulau Samalona, mereka menyediakan peralatan snorkeling lengkap. Tapi untuk peralatan diving sebaiknya sih bawa sendiri ya, atau bisa juga menyewa di dermaga Kayu Bangkoa. Di sini ada beberapa dive club yang menyewakan peralatan diving atau selam. Bahkan tersedia paket penyelaman dengan instrukturnya. Oya jika  ingin menyelam, pastikan sudah memiliki lisensi menyelam ya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Akan lebih baik lagi jika didampingi oleh instruktur.

Selain berenang, snorkeling dan diving, pesona lain yang ditawarkan oleh pulau Samalona adalah menikmati sunset  dan sunrise. Waktu yang paling tepat adalah saat musim kemarau. Jangan berkunjung di musim penghujan karena awan tebal akan bertumpuk, gagal deh dapat sunset ataupun sunrise. Di malam hari, kerlip lampu-lampu kota Makassar bisa dinikmati dari pulau Samalona. Dan jika beruntung, kita juga bisa menyaksikan indahnya milky way di gelapnya malam.

Saya belum pernah sampai menginap di Pulau Samalona, tapi menurut teman-teman yang pernah, sebaiknya menyeberang ke Samalona di siang hari kemudian kembali ke Makassar keesokan harinya. Jangan lupa bawa obat-obatan pribadi dan lotion anti nyamuk, soalnya nyamuk-nyamuk di pulau ini haus darah hehehhe.

Jadi yuk berkunjung ke Pulau Samalona, konon kabarnya pulau ini akan habis tergerus ombak di tahun 2020.

(Visited 345 times, 1 visits today)


About

anbhar.net | AngingMammiri.Org | AC Milan | PSM | Sobatpadi | Suka Dunia Militer & Penerbangan | Berenang & Snorkeling | Ngemil | Jalan2 | | AB+


'Diving di Pulau Samalona' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool