boeken huis koffie

Boeken Huis Koffie, Ketika Buku dan Kopi Bertemu

Boeken Huis Koffie, Ketika Buku dan Kopi Bertemu
5 (100%) 1 vote

Kamu suka membaca? Kamu suka nongkrong ngopi-ngopi di warung kopi modern dengan suasana nyaman? Atau kamu suka keduanya? Nah sepertinya Boeken Huis Koffie bisa menjadi pilihan tempat nongkrong asik di Makassar. Boeken Huis Koffie adalah salah satu dari sedikit cafe baca di Makassar.

Boeken Huis Koffie dibuka secara resmi pada tanggal 30 April 2013 pukul 19.00 Wita. Awal mula Boeken Huis didirikan sebagai café baca oleh 6 orang pendirinya sebagai upaya menggalakkan budaya baca dengan menghindari kesan ‘membaca’ merupakan kegiatan yang berat. Mereka memang berangkat dari hobi yang sama yaitu membaca.

Papa Sam Pop Art Café, Makan Enak Dengan Harga Terjangkau

boeken huis koffie

Café baca ini diharapkan dapat membantu meningkatkan minat baca masyarakat Makassar, khususnya para anak muda. Memang, kita tidak bisa mengharapkan minat baca langsung muncul secara instan dengan adanya café baca di Makassar seperti ini, akan tetapi ini bisa jadi pilihan untuk kebutuhan rekreasi intelektual.

Duluuu di tahun 2015, kami pernah menjadwalkan untuk jumpa-jumpa Ammacaki’ (komunitas kecil pecinta buku) di  café ini. Tapi entahlah, sepertinya karena kurang update info, ketika menuju ke Jalan Serigala No. 86 ternyata Boeken Huis sudah tutup dan pindah entah kemana. Akhirnya lokasi jumpa-jumpa dipindah secara dadakan ke Kios La Galigo, sebuah rumah makan terkenal di Jalan Arief Rate. Belakangan, salah satu anggota Ammacaki’ menginfokan di group soal lokasi baru Boeken Huis ini. Akhirnya kami pun janjian’ untuk meet up bulanan sekaligus arisan buku di café ini.

Setelah berpindah dari Jalan Serigala, sekarang Boeken Huis Koffie dibuka kembali di Jl. Abdullah Daeng Sirua No.226. Lokasinya gampang ditemukan, tepat di samping ALIAH Abdesir, sebelah kiri jalan jika arahnya dari SMP 8 Batua Raya. Ada logo Boeken Huis digambar di dinding parkiran.

Bagian outdoornya menyatu dengan lokasi parkir motor. Sekitar 3 atau 4 pasang meja dan kursi kayu ditempatkan di teras. Dua pasang meja sudah terisi oleh 8-10 orang yang sepertinya sedang mengerjakan tugas berkelompok. Beberapa laptop terbuka, berdampingan dengan buku-buku yang berserakan,  cangkir kopi dan piring cemilan yang memenuhi meja kayu.

boeken huis koffie

Karena lupa reservasi sebelumnya, kami akhirnya harus rela berdesak-desakkan di meja luar. Padahal suasana dalam ruangan café tampak sangat nyaman dan homey, sayangnya semua meja dan kursi sudah penuh dengan pengunjung. Arisan buku pun dimulai dengan mengumpulkan buku-buku yang sudah disampul dengan kertas koran. Sambil menunggu yang lain datang, Unga mengajarkan cara membuat pembatas buku. Konon, bila berkaitan dengan buku, hanya ada dua jenis manusia; yang pertama si pemakai bookmark satunya lagi si monster yang suka melipat buku. Kamu masuk jenis yang mana? 😀

Kurang lebih sejam kemudian saya melirik ke dalam café, eh ternyata ada meja yang kosong. Yuhuuu, dengan segera semua barang diangkut ke dalam. Ada sekitar 5 atau 6 pasang meja dan kursi di bagian dalam Boeken Huis Koffie. Sepasang kursi dengan meja kecil nampak tersembunyi, dibatasi oleh rak buku tinggi yang penuh berisi buku-buku. Ada beberapa rak di dinding yang juga berisi buku-buku. Sayangnya saya tidak ngecek ada buku apa saja, karena sibuk menyelesaikan pembatas buku.

Kata Afdhal, salah seorang anggota Ammacaki, “Ngumpul di sini serasa berada di kampus. Meja samping membahas rumus fisika, meja belakang membahas genetika sementara meja kami sibuk saling tusuk. Menusukkan jarum ke kain-kain. Tak ada hossipp!”

boeken huis koffie

Kata si mba barista, rata-rata pengunjung di Boeken Huis Koffie memang datang untuk diskusi ataupun kerja tugas. Ya keliatan sih pas kami berkunjung kemarin itu. Semua meja sibuk dengan aktivitasnya, entah membaca buku ataupun membuka laptop mengerjakan tugas. Sementara di meja terhidang secangkir kopi menemani. Tak ada batasan waktu, enjoy your time.

Siapa yang gak mau traveling hemat? Ambil promo murahnya di: Tiket Pesawat Jakarta Makassar & Hotel di Makassar. Eits, gak mau ribet? Ambil paket perjalanan wisata aja!

Jadi untuk kamu dan teman-teman yang ingin meluangkan waktu membaca, berdiskusi atau menikmati segelas kopi nikmat sambil membaca dapat mampir ke Boeken Huis Koffie yang buka setiap hari mulai dari pukul 10.00 – 00.00 WITA. Boeken Huis Koffie juga menfasilitasi dan membuka ruang seluas-luasnya untuk komunitas yang ingin mengadakan kegiatan. Drink coffee . Read book . Be happy .

(Visited 277 times, 1 visits today)


About

Mother of #BabyJo || Blogger http://nanie.me || Traveller and Food Lover http://jokkajokka.com || Find me at IG @naniekoe


'Boeken Huis Koffie, Ketika Buku dan Kopi Bertemu' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool