Kota Kalong di Kabupaten Soppeng

Berkunjung ke Kota Kalong di Kabupaten Soppeng

Berkunjung ke Kota Kalong di Kabupaten Soppeng
5 (100%) 1 vote

Kota Kalong, demikian julukan yang diberikan pada Watansoppeng, ibukota Kabupaten Soppeng di Provinsi Sulawesi Selatan. Watansoppeng terletak 150 km di sebelah utara Kota Makassar, dengan jarak tempuh waktu kurang lebih 4 jam menggunakan kendaraan roda empat. Letak Watansoppeng dengan ketinggian 200 meter di atas permukaan laut membuat kota ini memiliki udara yang sejuk. Permukaannya yang tak rata menyebabkan hamparan sawah, gunung, sungai, dan alamnya yang hijau terlihat sangat indah.

Saat memasuki kota Watansoppeng, aroma khas kalong atau kelelawar akan segera menyengat indera penciuman. Umumnya kalong berkembangbiak di tempat gelap, tetapi di Watansoppeng kalong-kalong ini malah beranak pinak di jejeran pohon asam di tengah kota membentuk sebuah koloni. Uniknya lagi, koloni kalong ini hanya ada pohon-pohon asam di sekitar Mesjid Raya Watansoppeng.

Kota Kalong di Kabupaten Soppeng

Pohon asam, tempat koloni kalong beranakpinak

Jika dilihat dari fisiknya, kalong yang mendiami pepohonan di Watansoppeng jauh lebih besar dibandingkan yang biasa ada di gua-gua, kira-kira seukuran kucing dengan bentangan sayap lebih dari 1 meter. Warnanya pun hitam. Meski tampilannya sangat menyeramkan tetapi kalong-kalong ini vegetarian, makanannya adalah buah-buahan seperti mangga, pepaya, jambu dan lain-lain.

Adalah lumrah bagi masyarakat Watansoppeng melihat kalong-kalong tersebut bergelantungan di dahan pepohonan layaknya buah-buahan. Menjelang maghrib, koloni kalong tersebut ramai-ramai beterbangan meninggalkan kota untuk mencari makan. Ribuan kalong akan terbang menghiasi langit senja bahkan terkadang membuat langit jadi tampak gelap. Konon, kalong ini hanya mencari makan di luar wilayah Soppeng dan tidak pernah mengambil buah-buahan milik warga Soppeng.

Di kala subuh menjelang, kalong-kalong kembali beterbangan ke sarangnya dengan menimbulkan suara berisik membangunkan warga kota. Koloni kalong akan menggelantung dan berisitirahat sepanjang siang menunggu maghrib datang. Demikian yang terjadi setiap hari sejak bertahun-tahun lalu.

Kota Kalong di Kabupaten Soppeng

Kalong yang bergelantungan (Foto: nanaharmanto.wordpress.com)

Tak ada yang tahu pasti darimana asal koloni kalong ini. Menurut cerita yang beredar, kalong- kalong ini sudah ada sejak jaman kerajaan kira-kira 400 tahun yang lalu. Tapi tidak ada catatan valid ataupun manuskrip sejarah yang pernah mencatat tentang hal ini. Memang, jika melihat keadaan geografis Watansoppeng yang dikelilingi pegunungan dengan udara sejuk dan buah-buahan yang melimpah, sangat mendukung untuk ditinggali banyak kalong.

Kehadiran kalong ini kemudian menumbuhkan beragam mitos di kalangan masyarakat misalnya pertanda baik dan buruk atau terkait masalah jodoh. Warga setempat percaya bahwa kalong tersebut merupakan penjaga kota. Saat kalong tersebut tak kembali dalam waktu lama, maka ini adalah pertanda buruk bahwa kota Watansoppeng dan akan menghadapi bencana. Pernah mamalia terbang ini pergi tak bersisa dan beberapa saat kemudian, terjadi kebakaran besar di kota tersebut.

Selain itu, beredar mitos bahwa siapapun yang terkena kotoran kalong ini akan menemukan jodoh di kota Watansoppeng. Boleh percaya, boleh tidak. Atau jika berminat membuktikan sendiri, silakan 😀

**

Sayang sekali, saat saya dan teman-teman Makassar Backpacker berkunjung ke kota Kalong ini, tidak sempat melihat dan mendengar gemuruh ribuan kalong terbang menuju sarangnya. Kami terlambat! Kami menginap di Cabbenge yang terletak di luar kota Watansoppeng. Seharusnya jam 4 subuh sudah berangkat dari penginapan tapi karena sesuatu dan lain hal (baca: telat bangun) akhirnya kami baru berangkat menjelang pukul 5 subuh.

Kota Kalong di Kabupaten Soppeng

Jejeran pohon asam tidak jauh dari Mesjid Raya Watansoppeng

Kurang lebih 20 menit di perjalanan dan tiba di Mesjid Raya Watansoppeng untuk sholat subuh. Saat menuju ke deretan pohon asam yang terletak tidak jauh dari Mesjid Raya, koloni kalong sudah bergelantungan dengan santainya di puncak pohon. Hanya beberapa kalong saja yang masih mondar mandir beterbangan mencari posisi yang nyaman untuk beristirahat sepanjang siang. Akhirnya saya harus cukup puas dengan mengambil beberapa foto kalong dari bawah pohon asam, itupun cukup sulit karena rindangnya daun-daun pohon asam.

Suatu hari nanti, saya akan kembali berkunjung ke Gotham City ini, menjumpai bat(man) yang sedang beterbangan menghiasi senja di Watansoppeng. Insya Allah.

(Visited 1,563 times, 2 visits today)


About

Mother of #BabyJo || Blogger http://nanie.me || Traveller and Food Lover http://jokkajokka.com || Find me at IG @naniekoe


'Berkunjung ke Kota Kalong di Kabupaten Soppeng' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool