Istana Tamalate

Balla Lompoa, Secuil Sisa Kejayaan Kerajaan Gowa

Balla Lompoa, Secuil Sisa Kejayaan Kerajaan Gowa
3 (60%) 1 vote
Museum Balla Lompoa

Tampak depan museum Balla Lompoa

Matahari bersinar malas siang itu, sinarnya tersaput mendung. Angin juga seperti malas bertiup, udara terasa gerah. Beberapa bulir keringat mengalir di dahi dan sekujur badan. Saya masih asyik mengintip dari lubang rana kamera, mencari posisi terbaik untuk memotret sebuah bangunan kayu berwarna cokelat tua. Sore itu saya sedang berada di depan sebuah museum yang jadi salah satu pilihan wisata sejarah yang tidak jauh dari kota Makassar.

Bangunan itu bernama Balla Lompoa yang dalam bahasa Makassar berarti rumah besar. Balla Lompoa adalah istana raja Gowa, meski sebenarnya bukan istana asli karena bangunan ini dibangun pada tahun 1936 di akhir masa kerajaan Gowa. Adalah raja Gowa ke  XXXV I Mangimangi Daeng Matutu Karaeng Bonto Nompo Sultan Muhammad Tahur Muhibuddin Tuminanga ri Sungguminasa yang membangun istana itu di jantung kota Sungguminasa, sekitar 8 km sebelah Selatan kota Makassar.

Istana asli kerajaan Gowa sudah tidak bisa dilacak lagi. Pusat kerajaan ini memang berpindah-pindah, dari bukit Tamalate ke delta sungai Jeneberang lalu pindah lagi ke bukit sampai akhirnya raja Gowa terakhir membangun Balla Lompoa.

Kejayaan kerajaan Gowa berada di puncak ketika pusat kerajaannya berada di delta Sungai Jeneberang sekitar abad ke-16. Ketika itu kerajaan Gowa menjadi kerajaan yang besar dan populer di Nusantara. Kawasan benteng Somba Opu, pusat kerajaan Gowa kala itu menjadi pelabuhan yang ramai didatangi oleh para pedagang dari dalam dan luar Nusantara. Tercatat 6 negara asing mendirikan perwakilan dagang di dalam kawasan benteng Somba Opu.

Sesaat setelah jatuh ke tangan VOC lewat perjanjian Bongayya tahun 1667 pamor kerajaan Gowa menjadi surut. Sultan Hasanuddin yang patah semangat memindahkan pusat kerajaannya menjauh dari benteng Somba Opu. Perlahan-lahan benteng itu mulai sepi dan ditinggalkan.

Balla Lompoa yang berdiri tegak di pusat kota Sungguminasa menjadi satu-satunya sisa kejayaan kerajaan Gowa yang bisa dilihat sekarang. Balla Lompoa berbentuk rumah panggung dari kayu. Di bagian depan ada teras yang berisi beragam pakaian adat suku Makassar beserta beberapa buku yang menceritakan sejarah dan budaya Makassar.

Museum Balla Lompoa

Ruang utama yang didekorasi seperti ruang pesta perkawinan

Koleksi Pusaka Kerajaan Gowa

Salah satu koleksi pusaka kerajaan Gowa

Silsilah Kerajaan Gowa

Silsilah kerajaan Gowa

Di bagian utama ada ruang besar yang didekorasi menyerupai pelaminan dalam adat suku Makassar. Di sisi tembok berjejer barang-barang pusaka kerajaan beserta beberapa buku dan catatan sejarah yang menceritakan kejayaan kerajaan Gowa. Salah satu yang paling menarik adalah pohon silsilah kerajaan Gowa. Sayang karena kondisi semua barang seperti kurang terawat.

Hal paling menarik dari kunjungan ke Balla Lompoa adalah kesempatan berfoto menggunakan pakaian adat Makassar. Balla Lompoa yang dialihfungsikan sebagai museum itu memang menyiapkan beragam pakaian adat bagi para pengunjung yang ingin merasakan menjadi raja dan ratu Makassar dalam sehari.

Di hari libur museum ini banyak dikunjungi wisatawan yang datang untuk mencari tahu sedikit tentang kerajaan Gowa atau sekadar berfoto dengan pakaian adat Makassar.

Istana Tamalate

Balla Lompoa dan istana Tamalate

Di samping Balla Lompoa berdiri sebuah istana lain yang bentuknya diduplikasi dari Balla Lompoa. Istana itu dinamakan istana Tamalate, dibangun tahun 2007 dengan besaran yang jauh lebih besar dari Balla Lompoa. Bangunan ini difungsikan sebagai bangunan serbaguna, kadang dipakai untuk acara perkawinan atau acara-acara lain. Tahun 2008 bangunan ini menjadi pusat kegiatan Festival Keraton Nasional.

Balla Lompoa memang tidak bisa menjadi referensi lengkap tentang kebesaran kerajaan Gowa di jaman dahulu, tapi buat sekadar berjalan-jalan mengintip sekilas kisah kerajaan Gowa atau berfoto dengan pakaian adat raja dan ratu kerajaan Gowa, Balla Lompoa bolehlah menjadi pilihan kala berwisata ke Makassar.

(Visited 1,938 times, 1 visits today)


About

Blogger ~ Suka jalan-jalan gratisan ~ Sedang belajar motret ~ Mengasuh http://daenggassing.com seperti mengasuh anak sendiri


'Balla Lompoa, Secuil Sisa Kejayaan Kerajaan Gowa' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool