Warung Bakso Palopo

Bakso Lumayan, Bakso Favorit di Kota Palopo

Bakso Lumayan, Bakso Favorit di Kota Palopo
5 (100%) 1 vote

Ratusan tahun yang lalu, orang-orang di nusantara mulai melakukan interaksi dengan orang-orang dari dataran Tiongkok. Awalnya hanya urusan bisnis dan perdagangan. Orang dari Tiongkok datang ke pelabuhan-pelabuhan yang ada di nusantara, berdagang dengan orang-orang lokal se-nusantara hingga akhirnya terjadi interaksi yang berbuntut panjang.

Jejak-jejak orang Tionghoa itu bisa dilihat di mana saja. Dari arsitektur, budaya hingga makanan. Salah satu jejak Tionghoa yang tidak bisa dihilangkan sampai sekarang adalah bakso. Makanan yang menyebar hampir ke seluruh nusantara ini ditengarai berasal dari interaksi dengan orang Tionghoa. Kata bakso atau baso berasal dari bahasa Hokkian; bak so yang berarti “daging giling”. Meski lebih banyak dihubungkan dengan orang dari Jawa, tapi nyatanya bakso menjadi kesukaan banyak orang, termasuk di Makassar.

Bakso merupakan makanan favorit hampir semua orang. Tua dan muda, laki-laki maupun perempuan rata-rata memfavoritkan makanan yang satu ini. Jika ditanya, alasan mengapa menyukai bakso? Kebanyakan menyebutkan bahwa bakso makanan berkuah yang rasanya enak, gurih dan cukup mengenyangkan. Apalagi saat hujan turun, salah satu makanan favorit ya bakso ini, dimakan dengan sambel yang banyak. Kuah panas dan pedas memang nikmat sekali 😀

Sekarang ini, tren kuliner bakso semakin berkembang. Sudah ada juga tersedia bakso dengan berbagai varian rasa misalnya bakso isi keju, bakso isi jagung, bakso isi telur dan lain-lain. Selain itu, bentuknya pun makin bervariasi, tidak lagi sekedar bulat melainkan berbentuk kotak dan hati. Bahan baku pembuatannya bukan hanya daging sapi saja, bakso juga bisa dibuat dari daging ayam dan bakso yang terbuat dari tahu.

Dalam penyajiannya, semangkok bakso biasanya dilengkapi dengan beberapa macam bakso halus, bakso urat, telur, mie dan disiram dengan kuah kaldu sapi. Taburan bawang goreng, seledri dan kacang goreng menambah lezatnya bakso tersebut.

kuliner di makassar

Saat mudik lebaran kemarin, saya berkesempatan untuk mengunjungi salah satu warung bakso favorit saya di kota Palopo, namanya Warung Bakso Lumayan. Warung Bakso Lumayan ini merupakan salah satu warung bakso yang paling laris sekaligus legendaris di kota Palopo. Dulu saya biasa makan bakso Lumayan di kawasan kota tua Palopo. Namun kali ini kakak saya mengajak makan di Warung Bakso Lumayan II yang berlokasi di depan Asrama Tentara, Jalan Opu Tosappaile No 99 Palopo.

Saat kami tiba di warung bakso tersebut, suasana cukup ramai mungkin karena waktu itu adalah jam makan siang. Kami harus menunggu sekitar 10 menit barulah mendapatkan tempat duduk. Area makan di warung bakso Lumayan II terbagi menjadi dua bagian.

Ada 4 meja dengan kursi panjang di bagian luar yang beratapkan terpal biru sedangkan di bagian dalam warung juga tersedia 4 meja panjang dan kursinya, gerobak bakso dan meja kasir. Fasilitas lainnya adalah toilet yang cukup bersih dan ayunan di pojok halaman yang mungkin saja disediakan sebagai tempat bermain anak-anak sambil menunggu orang tuanya makan bakso.

bakso lumayan palopo

Saat pesanan kami datang, saya agak terkejut. Perasaan dulu baksonya tidak seperti ini deh. Di dalam mangkok bakso ada sedikit mie dan beberapa pentol bakso dengan taburan bawang goreng dan daun seledri. Tak ada tambahan bakso tahu yang menjadi favorit saya dahulu. Rasanya masih enak tapi tidak lagi seenak bakso Lumayan dalam ingatan saya.

Ah mungkin indera perasa saya yang berubah, telah mencicipi rasa bakso di berbagai tempat. Atau mungkin juga ingatan saya yang salah, entahlah. Sayangnya saya lupa menanyakan apa warung bakso Lumayan yang dulu di kawasan pasar lama masih ada atau sudah pindah.

Harga yang harus saya bayarkan untuk semangkok bakso tadi adalah sebesar 16 ribu rupiah. Pun demikian dengan bakso plus tambahan telur yang dipesan Anbhar. Saat saya tanyakan yang membedakan apa? Ternyata hanya perbedaan jumlah pentol baksonya. Untuk bakso dengan telur, pentol baksonya dikurangi.

Masing-masing orang tentu memiliki warung bakso favoritnya. Di kota Palopo, warung bakso favorit saya adalah Warung bakso Lumayan. Sedangkan di kota Makassar tentu beda lagi. Kalau kamu, di mana warung bakso favoritmu?

Mau liburan ke Makassar dan sekitarnya? Cari di sini: tiket pesawat dan hotel
(Visited 213 times, 1 visits today)


About

Mother of #BabyJo || Blogger http://nanie.me || Traveller and Food Lover http://jokkajokka.com || Find me at IG @naniekoe


'Bakso Lumayan, Bakso Favorit di Kota Palopo' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool