Articles by Ahmad MA

Blogger yang juga senang jalan dan fotografi, sibuk jadi buruh online.


coto makassar
0

Nikmatnya Wisata Kolesterol di Makassar

Nikmatnya Wisata Kolesterol di Makassar5 (100%) 1 vote “Makassar betul-betul unik, hanya di sini ada wisata kolesterol”, ujar pria berbadan gemuk itu sambil mengusap-usap perutnya. Akbar- 28 tahun seorang teman dari Kalimantan yang mempunyai perut yang sangat buncit. Entah berapa ukuran perut teman saya ini, yang jelas bila sedang melancong ke kampung orang, ia harus…

naik becak di makassar
0

Melintasi Makassar Tempo Dulu dengan Becak

Melintasi Makassar Tempo Dulu dengan Becak5 (100%) 1 vote Dari belakang, napasnya terdengar terengah-engah, sesekali pria yang berperawakan agak kurus itu membasu karingatnya dengan handuk kecil putih yang ditaruhnya pada sela-sela besi tempatnya mengontrol kendaraan becak. Pria itu bernama Daeng Rewa yang berumur sekitar 65 tahun, warga Jeneponto yang mengadu nasib ke Makassar dengan bekerja…

danau tempe
2

Cerita Yang Mengapung Dalam Keindahan Danau Tempe

Cerita Yang Mengapung Dalam Keindahan Danau TempeVote Us Bunyi bising mesin kapal keras terdengar di gendang telinga, kapal kayu sepanjang 6 meter tersebut membela riak-riak air berwarna kuning di sungai pagi itu. Si pria bertopi yang memiliki kulit hitam legam terlihat serius mengarahkan perahu bermesin tersebut untuk menghindari sampah-sampah dan eceng gondok (eichhornia crassipes) yang…

kampung berua rammang-ramang maros
4

Daeng Beta dan Megahnya Karst Rammang-Rammang Maros

Daeng Beta dan Megahnya Karst Rammang-Rammang Maros5 (100%) 1 vote Rammang-rammang (yang dalam arti bahasa Indonesia yakni awang-awang) adalah salah satu destinasi primadona baru bagi wisata di Sulawesi Selatan yang menawarkan keindahan dinding-dinding Karst yang sangat Indah, jarak tempuh Rammang-Rammang sekitar kurang lebih 40 kilometer dari pusat kota Makassar. Pengemudi dari perahu motor (jolloro) terlihat…

arak-arakan jenazah toraja
10

“Rambu Solo”, Sakralnya Makna Kematian di Toraja

“Rambu Solo”, Sakralnya Makna Kematian di Toraja3 (60%) 2 votes Hawa dingin yang menyengat seakan masuk menggerogoti pori-pori kulit, orang-orang dengan menggunakan sarung seakan tak hentinya hilir mudik sembari melempas senyum pagi itu. Di kelilingi bukit-bukit hijau yang menjulang angkuh dari kejauhan serta sambutan hangat rumah tongkonan seakan memberitahukan bahwa tanah ini indah dan ramah….

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool