Anging Mammiri’ dan Pisang Epe’ Makassar

Anging Mammiri’ dan Pisang Epe’ Makassar
4.33 (86.67%) 3 votes

Jalang – jalangki dipantai losari / jangki lupa singgah makang pisang epe
gulana manis pake duriang / enakna mamo biking lupa utanga.

Jangang lupa making ki ikang bakar / diwarung tumba kayu bangkoa
sayur santanna cobe-cobe’na / mandi karingat basah tommi bajuta

Duduki dipantai losari / anging mamiri seju’ sepoi –sepoi
ada cewekta duduk di dekatta bedeng / enakna mamo sampe lupaki pulang

Banyak tommi tenda tenda kape / tempa’ ngumpulna ana mudayya
yang tuayya ndak mau tong kalah / pallana mamo ikutongi bagadang

Lagu di atas adalah lagu Pantai Losari yang diciptakan dan dinyanyikan oleh Anci Laricci. Lagu yang diciptakannya ini mulai hits pada tahun 90-an memberi kesan tersendiri bagi para pendengar, apalagi sambil menikmati anging mammiri’ di Pantai Losari.

Pisang epe’, keberadaannya tak bisa lepas dari sejarah Pantai Losari. Penjual pisang epe’ di Pantai Losari telah ada sejak tahun 70-an, bersamaan dengan meningkatnya keramaian di Pantai Losari. Bermula dari sedikitnya 5 (lima) gerobak dorong, kini sudah ratusan gerobak dorong pisang epe yang bisa ditemui di pinggiran Pantai Losari yang beroperasi mulai sore hingga tengah malam. Bahkan dulu Pantai Losari pernah dijuluki restoran pisang epe terpanjang di dunia sebelum terjadi revitalisasi di Pantai Losari.

Pisang Epe

Jejeran gerobak pisang epe’ di Sepanjang Pantai Losari

Tak sah rasanya ke Makassar apabila belum mencoba pisang epe’, penganan yang berbahan dasar pisang kapok dan gula merah ini. Dalam bahasa Indonesia, epe’ berarti jepit, jadi pisang epe’ berarti pisang yang dijepit di antara dua bilah kayu.

Pisang Epe

Pisang diepe’

Proses pembuatan pisang epe’ sangatlah mudah, mula-mula pisang kepok dibakar di atas pemanggang, setelah setengah matang, pisang diangkat dan dijepit lalu dibakar lagi sampai pembakarannya sempurna. Hal tersebut yang membuat pisang epe’ ini terasa legit pada saat digigit. Saus gula merah yang terdiri dari campuran air, santan, garam, sagu dan daun pandan, menambah gurihnya pisang epe’.

Pisang Epe

Pisang epe rasa original

Beberapa tahun belakangan ini pisang epe’ mulai berevolusi dengan berbagai macam pilihan rasa. Dengan tambahan serutan coklat, serutan keju, susu kental, nangka, kacang panggang atau kelapa sangrai di atasnya tergantung selera. Pada musim durian, pisang epe’ biasa ditambahkan juga dalam campuran saus gula merahnya sehingga terasa lebih harum dan menarik.

Pisang Epe

Pisang epe rasa coklat keju

Di beberapa daerah juga telah mengenal penganan sejenis ini. Di Padang menyebutnya dengan pisang gepeng, Samarinda menyebutnya dengan pisang gapit, di Ambon dan Kupang menyebutnya dengan pisang gepe, bahkan di Jawa dan Bali lebih populer dengan istilah banana press.

Pisang Epe

Salah satu warung pisang epe’ di depan Pantai Losari

Sekarang pisang epe’ bisa kalian jumpai di sepanjang Jalan Penghibur, depan Benteng Rotterdam, Jalan Lamaddukelleng, restoran-restoran, serta hotel-hotel di Makassar. Harga rata-rata per porsi isi 3 (tiga) buah pisang epe’ di sepanjang Pantai Losari mulai dari Rp 8.000,- hingga Rp 13.000,-. Tergantung variasi topping-nya.

Nah! Kalau mau menikmati angin sepoi-sepoi dan sunset Pantai Losari lebih lengkap lagi kalau sambil makan pisang epe’, bukan?

(Visited 1,302 times, 1 visits today)


About

Social Media Junkie | Urban Farmer | Moody Chef | Moody Blogger | Admitted as a Backpacker


'Anging Mammiri’ dan Pisang Epe’ Makassar' have 1 comment

  1. June 10, 2015 @ 8:50 am Herna Waty

    sedap banget tuh,,,
    numpang info ya kak, siapa tahu berguna,
    ini mengenai resep membuat piscok (pisang coklat) meler yang lagi trend itu
    http://qudapan.blogspot.com/2015/06/resep-membuat-piscok-meler-plus-keju.html
    makasih sebelumnya 🙂

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool