Pantai Panrang Luhu

5 Tempat Wisata Yang Harus Kamu Kunjungi di Bontobahari, Bulukumba

5 Tempat Wisata Yang Harus Kamu Kunjungi di Bontobahari, Bulukumba
5 (100%) 1 vote

Bontobahari adalah dua paduan kata dari dua bahasa berbeda, ‘bonto’ adalah kosakata Makassar yang berarti ‘bukit’ sedang ‘bahari’ adalah kosakata Melayu Arkaik yang berarti ‘mengenai laut’. Kecamatan yang terletak di paling ujung selatan Pulau Sulawesi ini memang berbukit, sekaligus memiliki garis pantai yang panjang.

Kecamatan Bontobahari secara administrasi adalah bagian dari Kabupaten Bulukumba yang terletak di bagian selatan Jasirah Sulawesi dan berjarak kurang lebih 153 kilometer dari Makassar, ibukota Propinsi Sulawesi Selatan. Kabupaten yang berjuluk ‘Butta Panrita Lopi’ yang berarti tanah para maestro penghasil kapal berbatasan langsung dengan Laut Flores di sebelah selatan. Bulukumba memang terkenal sebagai daerah dimana para ahli pembuat kapal, dalam hal ini Phinisi. Pusat pembuatan kapal itu sendiri adalah Kecamatan Bontobahari.

Bontobahari memiliki garis pantai sepanjang 48.2 km, sementara total garis pantai Bulukumba adalah sepanjang 128 km. Perjalanan dari Kota Makassar ke Kecamatan Bontobahari dapat dapat ditempuh menggunakan angkutan umum berupa mobil jenis AVP, biasanya Kijang, Panther atau Innova, dengan tarif sebesar Rp 70 ribu sampai ke Kota Bulukumba. Selanjutnya, dari Kota Bulukumba ke Bontobahari bisa menggunakan mobil pete-pete (mikrolet) dengan tarif berkisar antara Rp 10.000 – Rp 15 ribu. Total waktu perjalanan dari Kota Makassar ke Bontobahari adalah berkisar 4 – 5 jam.

Kecamatan Bontobahari memiliki destinasi wisata yang melimpah, baik itu wisata alam maupun budaya. Berikut ini destinasi – destinasi wisata yang tak boleh kamu lewatkan ketika berkunjung ke Bulukumba.

Kapal Phinisi

Phinisi Buatan Haji Muslim Baso di Panrang Luhu

1. Tanah Beru, Pusat Pembuatan Kapal Phinisi

Kawasan pembuatan kapal phinisi ini terletak di Kelurahan Tanahberu, ibukota Bontobahari. Tanahberu merupakan simbol Kabupaten Bulukumba sebagai Butta Panrita Lopi ini berjarak sekira 24 Km dari Kota Bulukumba.

Tradisi pembuatan kapal phinisi di Tanah Beru ini sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Tak terhitung jumlah phinisi karya tangan – tangan seniman pembuat kapal dari daerah ini melayari samudera dan lautan di seluruh dunia.

2.  Tanjung Bira

Tanjung Bira terletak sekira 40 km dari Kota Bulukumba. Tanjung Bira yang terkenal dengan pantai pasir putihnya yang lembut dan air laut jernih ini sangat cocok untuk menjadi destinasi wisata keluarga, bersama teman – teman atau pun bersama pasangan. Aktifitas yang bisa dilakukan di pantai ini sangat beragam, sekadar berenang dan berjemur hingga bermain bola atau voli pantai pun bisa. Bisa juga dengan menikmati matahari terbenam saat senja datang.

Kawasan wisata Tanjung Bira dilengkapi berbagai fasilitas, seperti restoran, penginapan, villa, bungalow, dan hotel dengan tarif mulai dari Rp 150 ribu hingga jutaan per hari. Tanjung Bira juga dilengkapi dengan persewaan perlengkapan diving dan snorkeling bagi yang ingin menikmati pesona alam bawah laut.

3. Pantai Panrang Luhu

Tak jauh dari Pelabuhan Tanjung Bira, terdapat Pantai Pasir Putih Panrang Luhu yang tak kalah cantiknya dari Pantai Tanjung Bira. Di Pantai Panrang Luhu ini juga sudah terdapat kafe dan penginapan. Sekira 1 (satu) kilometer dari pantai ini terdapat pembuatan kapal phinisi milik H. Muslimin Baso di mana pengunjung bisa masuk ke dalam kapal phinisi yang sedang dalam proses pembuatan. Para pekerja kapal phinisi sangat ramah untuk diajak bercakap atau sekadar berfoto.

4. Pantai Bara

Pantai Bara ini masih berada dalam kawasan wisata Tanjung Bira. Pantai Bara ini agak tersembunyi. terletak di sisi selatan dari gerbang masuk Tanjung Bira kita harus melewati kawasan hutan sebelum sampai ke pantai yang eksotik ini. Jika beruntung dalam perjalanan kita bisa menjumpai babi hutan atau monyet dalam perjalanan masuk ke pantai ini.

Pantai Bara ini menjanjikan suasana yang lebih personal dengan pemandangan hamparan laut dan pasir putih yang lembut. Di pantai ini, selain berenang, berjemur atau sekadar menikmati matahari tenggelam, pengunjung juga bisa menikmati alam bawah laut dengan snorkeling. Tersedia juga penyewaan banana boat dengan tarif Rp. 25 ribu sekali naik.

Untuk akomodasi, pengunjung bisa menyewa penginapan atau kamar hotel yang sudah tersedia. Bisa juga dengan memilih memasang tenda di camp area yang berada di tepian pantai di bawah tebing.

Pantai Bara

Pantai Bara dan Pulau Kambing di kejauhan

  1. Pulau Kambing

Pulau Kambing ini berada tepat di hadapan Pantai Bara. Untuk menuju ke pulau ini bisa dengan menyewa speedboat dengan tarif Rp. 350rb perkapal. Hanya butuh waktu tak lebih dari 10 menit dari Pantai Bara. Di pulau ini, pengunjung bisa menikmati pantai, snorkeling atau diving, dan juga bisa melihat penangkaran alami penyu.

Ke 5 (lima) destinasi ini bisa dinikmati dalam 2 – 3 hari/malam namun akan lebih bagus jika meluangkan waktu lebih banyak.

(Visited 7,911 times, 1 visits today)


About

sharing is caring | bebas merdeka 100% | writer and traveller wannabe | peneliti paruh waktu | social media enthusiast |


'5 Tempat Wisata Yang Harus Kamu Kunjungi di Bontobahari, Bulukumba' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool