Toraja

5 Pantangan Jika Berkunjung Ke Toraja

Vote Us

Toraja, siapa yang tidak dengan nama daerah ini? Di mata beberapa pengunjung yang pernah berkunjung, menganggap Toraja adalah Landmark-nya Provinsi Sulawesi Selatan selain Kota Makassar yang terkenal dengan upacara kematiannya yang cukup unik. Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara memang menyimpan banyak keindahan yang menakjubkan dari sisi pariwisata.

Toraja memiliki 3 unsur wisata yang membuatnya jadi andalan pariwisata Sulawesi Selatan, yaitu wisata religi, wisata adat, dan wisata alamnya. Ketiga unsur ini saling berkaitan erat sehingga membuat Toraja memiliki nilai unggul dalam segi pariwisata. Hal inilah yang membuat Toraja terasa istimewa sehingga para pelancong banyak yang berdatangan demi menuntaskan hasrat penasaran mereka.

Namun, tidak banyak yang tahu bahwa sebenarnya ada beberapa hal yang tidak boleh sobat lakukan jika berkunjung ke Toraja.

Memangnya kenapa sih? Terus apa saja pantangannya? Kok jadi merinding dengarnya“,

Oke tenang, sebenarnya pantangan ini tidak berbahaya kok tapi kalau dilanggar saya jamin liburanmu di Toraja akan kurang maksimal. Apa saja pantangannya, cari tahu disini:

1. Jangan Lewatkan Pemandangan Toraja Dari Desa Berawan Batutumonga

Wisata Toraja

Suasana Pagi Hari Desa Batutumonga

Dengan letak yang berada sejajar dengan awan di angkasa membuat Desa Batutumonga dijuluki desa di atas awan. Jarak antara Desa Batutumonga dengan Kota Rantepao adalah 22 Km. Walaupun terbilang cukup jauh tapi keindahan panorama di atasnya akan membuat berdecak kagum.

Di sini kamu akan melihat hijaunya persawahan yang ditemani oleh batu-batu megalitik yang berukuran cukup besar. Jika ingin melihat panorama yang lebih indah, kalian harus bersabar hingga malam hari, kenapa? jika siang hari desa ini akan tertutupi oleh awan, berbeda dengan malam hari kamu bisa melihat gemerlapnya Toraja dari atas gunung sesean tempat Desa Batutumonga berada.

2. Jangan Mengaku Pemberani Kalau Belum Ke Kompleks Pemakaman Toraja

Toraja

Tempat Pemakaman Dalam Tebing Londa Toraja

Salah satu objek yang paling hits dan menjadi magnet wisatawan asing di Toraja adalah Kompleks Pemakaman Toraja. Berbicara tentang pemakaman tentunya kita akan berbicara suatu hal yang berbau mistis, tapi itu tidak berlaku di Toraja karena inilah yang membuat Toraja itu berbeda dari lainnya.

Di Toraja terdapat 4 situs makam yang bisa dikunjungi yaitu Lemo, Londa, Kete’ Ke’su, dan Bori Kalimbuang. Siapkan mental untuk menjelajahi keempat tempat ini jika kamu merasa berani. Sensasi mistis dan spriritualis tentu terasa jika sudah memasuki salah satunya. Jadi jangan sampai melewatkan lokasi-lokasi ini dari rencana perjalananmu di Toraja.

3. Jangan Lupa Mengunjungi Upacara Rambu Solo

Toraja

Salah Satu Bagian Dari Upacara Rambu Solo

Salah satu upacara adat yang paling terkenal di Toraja adalah Rambo Solo. jika umumnya upacara adat daerah diadakan untuk ritual pembersihan pusaka atau semacamnya, di Rambo Solo berbeda. Upacara adat ini disebut-sebut sebagai upacara penyempurnaan kematian seseorang.

Upacara Rambu Solo adalah salah satu upacara pemakaman yang sangat meriah di Toraja, memakan waktu berhari-hari dan bisa menghabiskan biaya ratusan juta hingga milyaran rupiah. Sebelum berkunjung ke Toraja, sebaiknya carilah informasi terlebih dahulu. Untuk saran baiknya kamu berkunjung di Bulan Desember karena jadwal acara Rambu Solo sudah pasti ada.

4. Jangan Heran Jika Bisa Melihat Belut Purba Berkuping

Toraja

Berburu Ikan Massapi di Kolam Tilanga

Siapa sih yang tidak senang kalau bisa bertemu dengan hewan legendaris dan dianggap sakral oleh masyarakat Toraja? Di kolam mata air Tilanga yang terletak di Makale Utara dipercaya tersembunyi seekor hewan air tawar yang berbentuk seperti belut dan mempunyai sepasang kuping.

Masyarakat sering menyebut hewan belut ini dengan nama Ikan Massapi. Tidak sembarang orang bisa melihat apalagi memanggil hewan ini keluar dari sarangnya. Hanya mereka yang memiliki “keistimewaan” yang bisa melihatnya berenang di kolam mata air Tilanga. Apakah kamu salah satunya? Silahkan datang ke Toraja.

5. Jangan Cepat Pulang Dulu Sebelum Mampir Di Lokasi Patung Yesus

Toraja

Menapaki Kaki Menuju Patung Yesus Di Toraja

Pernah terbayangkan tidak kamu pergi ke Brazil dan mengunjungi salah satu ikon terkenal Kota Rio de Janeiro? Tepat sekali! Tempat itu adalah Patung Yesus yang berdiri di gunung dekat Kota Rio. Daripada kamu jauh pergi ke Brazil, di Toraja juga punya lho replika Patung Yesus yang tidak kalah menariknya. Dan katanya lebih bagus dari aslinya.

Patung ini terletak di Desa Buntu Burake-Toraja dengan ketinggian kurang lebih 15.000 mdpl atau posisinya lebih tinggi dari patung di Kota Rio-Brazil. Untuk mencapai patung Yesus ini kamu harus melewati dulu 7.777 anak tangga sejauh 2 kilometer dengan berjalan kaki. Waktu terbaik menikmati pemandangan dibawah Patung Yesus adalah sore hari dimana semburat senja akan tampak indah di mata.

Mau liburan ke Makassar dan sekitarnya? Cari di sini: tiket pesawat dan hotel
(Visited 452 times, 1 visits today)


About

Stories Worth Spreading


'5 Pantangan Jika Berkunjung Ke Toraja' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool