4 Hal Yang Harus Kamu Tahu Sebelum ke Makassar

4 Hal Yang Harus Kamu Tahu Sebelum ke Makassar
5 (100%) 2 votes

Yuhuu! Libur lebaran sudah di depan mata, selain mudik biasanya ada juga orang yang menyisipkan agenda berwisata selama libur lebaran yang biasanya lumayan panjang. Nah, kalau Anda salah satu yang punya agenda wisata maka sepertinya Makassar bisa jadi salah satu tujuan wisata. Apalagi kalau Anda belum pernah sekalipun menjejakkan kaki di ibu kota provinsi Sulawesi Selatan ini.

Sebenarnya berwisata ke Makassar bisa dilakukan kapan saja, tak perlu menunggu libur lebaran atau libur panjang. Percayalah, banyak hal yang bisa dinikmati di kota ini dan tempat-tempat lain di sekitarnya. Tapi, sebelum ke Makassar Anda sebaiknya membaca beberapa informasi dasar tentang kota ini, utamanya informasi yang mungkin bisa membantu melancarkan rencana wisata Anda.

Apa saja? Yuk disimak.

Makassar

Percayalah, kami juga bisa tersenyum koq

A. Orang Makassar Tidak Kasar.

“Bang, aku sekarang yakin kalau orang Makassar gak kasar koq.” Itu isi pesan WhatsApp seorang teman yang baru saja menghabiskan waktu di Makassar untuk pertama kalinya. Dia kemudian melanjutkan, “Tadi aja waktu mau ke Bantimurung aku dibantuin sama ibu-ibu yang sampai wanti-wanti si supir angkot buat jagain aku. Padahal aku sama sekali gak kenal tuh ibu.”

Selama ini banyak orang yang salah mengira tentang karakter orang Makassar yang dianggap kasar dan suka merusuh. Mungkin karena media lebih senang meliput aksi-aksi demonstrasi atau tawuran yang kadang memang berakhir rusuh. Padahal aksi seperti itu juga terjadi di banyak kota lain di Indonesia, plus aksi-aksi seperti itu terjadi hanya di satu titik kecil di kota yang luas ini.

Percayalah, Makassar tidak seseram itu. Pun orang-orangnya juga tidak melulu memasang wajah keras, seram dan tanpa senyuman. Makassar masih penuh dengan orang yang ramah dan siap membantu Anda yang mungkin butuh bantuan ketika berwisata atau sekadar berkunjung ke sini.

Makassar

Salah satu sudut kota Makassar

B. Di Makassar Tidak Ada “Aku”.

Ini memang salah satu ciri khas dalam percakapan orang di Makassar dan Sulawesi Selatan pada umumnya. Kami terbiasa menyebut orang pertama tunggal dengan kata “saya”, alih-alih dengan “aku”.

Bagi orang Jawa, kata “saya” mungkin akan terkesan sangat kaku dan baku sehingga kurang nyaman digunakan untuk percakapan sehari-hari. Tapi, bagi kami kata “aku” justru terkesan arogan dan tidak nyaman. Makanya, jangan heran kalau Anda akan lebih sering (atau bahkan selalu) mendengar kami menyebut diri sendiri dengan “saya” dan bukan “aku”.

Makassar

Mobil sampah dengan slogan bahasa Makassar

C. “Kita” tidak selamanya berarti orang kedua jamak.

Jadi kalau Anda sempat berkunjung ke Makassar, lalu bertemu dengan seseorang yang kemudian bertanya, “Kita’ mau ke mana?” maka jangan heran dulu. Mungkin dalam hati Anda akan bertanya-tanya, “Kita? Elo aja kalee.” Tapi sebelum salah paham bertambah panjang, saya coba jelaskan ya.

Kata “kita” (dengan tekanan di akhir kata) bagi orang Makassar bukan hanya berarti orang kedua jamak, tapi juga sebagai pengganti orang kedua tunggal yang lebih halus dari “kamu” atau lebih lentur dari kata “Anda” yang terkesan kaku. Kata “kita” sama dengan “panjenengan” atau “sampeyan” bagi orang Jawa. Kami menggunakan kata “kita” saat berbicara dengan orang yang lebih tua, yang lebih dihormati atau yang baru dikenal.

Tapi ingat ya, kami juga tetap menggunakan “kita” sebagai pengganti orang kedua jamak. Dengar baik-baik akhirannya, kalau “kita” seperti dihentak di akhir kata berarti itu untuk pengganti “kamu” atau “Anda”. Kalau “kita” diucapkan seperti biasa saja maka itu berarti pengganti orang kedua jamak, seperti kata “kita” pada umumnya.

D. Banyak Mi di Makassar.

Mi yang dimaksud di sini bukan makanan yang terbuat dari tepung dan berbentuk pipih panjang dari tanah Tiongkok ya. Mi di sini adalah partikel yang diucapkan di akhir sebuah kata. Contohnya; ambilmi, besarmi, pulangmi.

Sebelum saya cerita lebih lanjut tentang mi yang ini, saya cerita sesuatu dulu. Sulawesi Selatan punya 3 suku besar; Bugis, Makassar dan Toraja. Ketiganya punya bahasa yang berbeda-beda dan ketiganya punya sub suku yang kadang juga punya bahasa yang berbeda-beda. Ramainya suku dan sub suku itu kemudian membutuhkan satu bahasa pemersatu yang bisa melancarkan komunikasi mereka dan tentu saja Bahasa Indonesia adalah pilihannya. Tapi, meski berbahasa Indonesia tetap saja sentuhan khas daerah tetap ada. Salah satunya adalah partikel-partikel yang mengikuti kata-kata.

Ada banyak macam partikel kata yang digunakan orang Sulawesi Selatan, tapi yang paling populer dan paling sering digunakan adalah partikel mi seperti contoh di atas. Partikel mi digunakan untuk menunjukkan penegasan tentang kata di depannya bahwa kegiatan tersebut telah terlaksana atau boleh dilaksanakan. Fungsi lainnya menegaskan bahwa sesuatu itu telah terjadi. Contohnya: Ambilmi (ambil saja), besarmi (sudah besar), sembuhmi (sudah sembuh).

Itu baru satu partikel, kita belum membahas partikel lain seperti pi, ji, ki. Saya akan membahasnya di lain waktu. Setidaknya Anda sekarang sudah mengenal satu partikel yang paling sering dipakai oleh kami orang Sulawesi Selatan.

Nah, itulah 4 petunjuk awal yang bisa digunakan sebagai pedoman dasar bagi Anda yang ingin berwisata ke Makassar atau Sulawesi Selatan. Percayalah, berwisata ke kota ini bisa membuat mata Anda terbuka melihat betapa kaya dan beragamnya Indonesia. [dG]

(Visited 5,236 times, 1 visits today)


About

Blogger ~ Suka jalan-jalan gratisan ~ Sedang belajar motret ~ Mengasuh http://daenggassing.com seperti mengasuh anak sendiri


'4 Hal Yang Harus Kamu Tahu Sebelum ke Makassar' have 4 comments

  1. July 6, 2015 @ 7:16 pm Anggara

    Kapan2 saya mampir ke makassar, ajak makan mie ya mas :p

    Reply

    • July 6, 2015 @ 9:34 pm iPul Gassing

      boleh, nanti kita makanmi..bukan makan mie hahaha

      Reply

  2. July 12, 2015 @ 8:22 am Bimo Aji Widyantoro

    Satu yang mesti diketahui orang Makassar tidak semuanya Kasar, memang begitulah nada bicaranya, tapi jujur bicara tentang persaudaraan Makassar paling solid deh

    Reply

  3. July 30, 2015 @ 9:11 pm DarellXLortz

    Thanks for finally writing about >Hello MAKASSAR / 4 Hal Yang Harus Kamu Tahu Sebelum ke Makassar <Loved it!

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloMakassar.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool